
Belum lama ini, video pendek yang dibagikan akun X @Osinttechnical memperlihatkan sebuah drone yang disebut An-196 terbang rendah sebelum akhirnya menuk tajam dan meledakan d fasilitas pabrik Rusia di kota Cheboksary. Yang menarik perhatian, Cheboksary berada sangat jauh dari garis perbatasan Rusia-Ukraina, sehingga tidak terlalu mendapat perhatian dalam aspek pertahanan udara, khususnya dalam menghadapi serangan drone kamikaze. (more…)

Dipicu oleh penggunaan drone kamikaze yang masif pada perang di Ukraina, mendorong manufaktur rudal kampiun asal Perancis, MBDA, untuk meluncurkan solusi drone kamikaze pada Paris Airshow 2025 (16 – 22 Juni 2025). Menargetkan untuk kebutuhan militer Perancis, MBDA meluncurkan apa yang disebut sebagai “One Way Effector (OWE)”. (more…)

KNDS France selama ini kondang sebagai manufaktur persenjataan berat. Namun, melihat eskalasi konflik di Ukraina, KNDS France mulai memproduksi drone kamikaze (loitering munition), dengan produk pertama MV-25 OSKAR yang ditampilkan perdana pada pameran pertahanan Eurosatory 2024. (more…)

Serupa tapi tidak sama, modus serangan Israel dalam Operasi “Singa Bangkit” (Rising Lion) ada kemiripan dengan Operasi “Jaring Laba-laba” (Operation Spider’s Web) yang digelar Ukraina untuk menyerang basis pangkalan pembom strategis Rusia, yang mana kedua operasi dilakukan dengan meluncurkan serangan drone kamikaze dari dalam wilayah lawan. (more…)

Inovasi baru datang dari laga perang Ukraina, yakni dengan diperkenalkannya jenis mother drone, yakni drone fixed wing yang dapat meluncurkan dua drone FPV (First Person View) quadcopter kamikaze. (more…)

Pasca serangan swarm drone quadcopter FPV (First Person View) dalam operasi “Jaring Laba-laba” (Operation Spider’s Web), netizen global masih dihantui pertanyaan besar, seperti mungkinkah operasi sekenat ini murni dilakukan oleh intelijen Ukraina, dan bagaimana teknik serangan yang dilakukan jauh di dalam wilayah Rusia dapat berlangsung tanpa terdeteksi. (more…)

Operasi “Jaring Laba-laba” (Operation Spider’s Web) yang melibatkan ratusan drone FPV (First Person View) telah membuat kerugian besar bagi militer Rusia. Lantaran dilakukan jauh di dalam wilayah Rusia, maka Ukraina membutuhkan persiapan yang matang dalam serangan ini, yang salah satunya melengkapi drone dengan teknologi kecerdasan buatan. (more…)

Ibarat serangan Pearl Harbor, Rusia pada 1 Juni 2025 menerima serangan drone paling masif dan destruktif sepanjang berlangsungnya konflik yang meletus pada Februari 2022. Persisnya, Ukraina melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia dalam Operasi “Jaring Laba-laba” (Operation Spider’s Web). (more…)

Kilas balik ke Zhuhai Airshow 2024 yang dihelat pada bulan November tahun lalu, Cina kala itu memperlihatkan prototipe drone kombatan berukuran besar SS-UAV yang mampu membawa ratusan drone. Diberi nama ‘Jiu Tian (High Sky), kini ada kabar bahwa drone tersebut dijadwalkan akan melakukan uji penerbangan perdana pada bulan Juni 2025. (more…)

Selain alutsista buatan Cina seperti jet tempur JF-17 Thunder dan Chengdu J-10C berikut rudal udara ke udara jarak jauh PL-15, militer Pakistan diketahui juga menggunakan sistem senjata buatan Turki untuk menyerang sasaran strategis India di wilayah perbatasan. Jenis senjata asal Turki yang dimaksud adalah drone kamikaze (loitering munition) YIHA-III. (more…)