Antisipasi Serangan Udara AS, Venezuela Siapkan Decoy ‘Murah’ untuk Sistem Senjata Hanud

Merasa bakal mendapat serangan dari Amerika Serikat dalam waktu dekat, maka militer Venezuela kini tengah bersiap untuk kemungkinan terburuk di tengah penggelaran kekuatan mesin-mesin perang AS di sekitar Laut Karibia. Berdasarkan ‘tradisi’, maka sasaran utama AS umumnya adalah mengeliminasi sistem pertahanan udara lawan terlebih dahulu, dalam hal ini serangan udara secara presisi adalah kunci.
Terkait potensi sistem pertahanan udara yang akan lebih dulu dilumat, maka Venezuela dilaporkan kini tengah membangun umpan (decoy) untuk mengelabui pengawasan dan serangan udara dari AS.
Komando regional Venezuela, ZODI 34 Cojedes, merilis video pada 3 November 2025 yang menampilkan maket skala penuh dari kanon ZU-23, mortir 120 mm, dan rantis lapis baja VN-4. Para analis mengatakan bahwa maket ini dimaksudkan untuk menjenuhkan pengumpulan data udara dan membesar-besarkan susunan kekuatan tempur Caracas yang dipersepsikan (perceived order of battle).
Kampanye penggunaan umpan berbiaya rendah (bukan inflatable decoy) semacam itu adalah upaya mempersulit penekanan pertahanan udara, memaksa aset ISR (Intelijen, Pengawasan, dan Pengintaian) serta serangan tambahan untuk dikerahkan, dan meningkatkan biaya operasional serta waktu bagi para perencana serangan AS.
Venezuela rolls out weapon DECOYS to fool potential attackers
Decoy systems mimic mortars, air-defences and armoured vehicles
Makes you wonder how many ‘targets’ invading forces would actually hit… https://t.co/5jUlD5NfkX pic.twitter.com/z0V5IUi5mN
— RT (@RT_com) November 4, 2025
ZODI 34 Cojedes adalah komando regional FANB Venezuela yang mencakup negara bagian Cojedes di dalam REDI Los Llanos. Komando ini mengoordinasikan tentara, Garda Nasional, polisi, dan otoritas sipil untuk pertahanan integral, ketertiban umum, dan kontrol teritorial. Mayor Jenderal Elvis Rafael Durán Lobo tercatat sebagai komandannya.
Meski bukan tandingan AS, namun sistem pertahanan udara (hanud) Venezuela terintegrasi oleh baterai rudal hanud jarak jaiuh S-300VM dan sistem mobile Buk-M2E, dengan sistem lapis bawah diisi oleh Pechora-2M, ZU-23, dan MANPADS.
Venezuela Kerahkan Sukhoi Su-30MK2, Bawa Rudal Kh-31 untuk Ancam Armada AS di Karibia
Maket umpan tersebut dibuat meniru siluet-siluet alutsista tersebut, mulai dari peluncur S-300VM TEL beroda rantai dan radar pelacak kelas 9S32 hingga Buk-style TELAR beroda ban yang mengancam ketinggian menengah. Jika sebagian kecil saja dari penanda-penanda ini adalah umpan, maka setiap serangan penekanan akan memakan waktu lebih lama dan biayanya lebih besar.
Dalam praktiknya, umpan yang meyakinkan tidak memerlukan hasil akhir yang sempurna; sumber panas, kabel dasar, dan dimensi yang akurat sudah cukup untuk mengalahkan pantauan satelit cepat atau pandangan sekilas drone kamilaze berkeliaran. Konflik baru-baru ini menunjukkan bagaimana kayu lapis, komposit, dan cangkang tiup dapat meniru kendaraan lapis baja, artileri, dan bahkan peluncur SAM dengan biaya yang jauh lebih murah, melindungi aset nyata sementara penyerang menghabiskan amunisi mereka yang mahal.
Perusahaan pertahanan milik negara Venezuela, CAVIM, memiliki basis manufaktur untuk mendukung produksi serial umpan dan simulator termal, dan rekaman lokal menunjukkan manufaktur yang tersebar dapat meningkatkan hasilnya dengan cepat menggunakan bahan komersial.
Pada saat yang sama, para pejabat dan media Rusia mengklaim pengiriman baru sistem pertahanan udara jarak pendek dan menengah ke Caracas, terutama Pantsir-S1 dan Buk-M2E tambahan dengan menggunakan pesawat kargo Ilyushin Il-76 yang terbang dramatis dari Moskow. (Gilang Perdana)
Ilyushin Il-76 Rusia ke Venezuela: Misi Kargo Rahasia Militer Hindari Wilayah Udara Barat



Kesalahan Maduro adalah menunggu diserang, bukan menyerang duluan, dia harusnya belajar dari serangan AS ke iran, AS gak pake drama, langsung serang & hancur, & Maduro harus contoh pinoy, segera borong Bastion sebelum diserang armada AS🚀😁