Lobi Washington tidak hanya merestui penjualan 24 jet tempur F-16 Fighting Falcon dari Denmark ke Argentina, lain dari itu, lampu hijau telah diberikan kepada Argentina untuk memborong persenjataan dan paket ground support untuk jet tempur terkait. (more…)
Sebagai sekutu ring satu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, sudah barang tentu pasokan arsenal untuk Israel adalah “is the best” yang diberikan Washington. Dengan kebijakan standar ganda khas AS di kawasan tersebut, salah satunya diperlihatkan dengan izin penjualan jet tempur F-35 Lightning II hanya kepada Israel di kawasan Timur Tengah. (more…)
Tak ada yang meragukan kemampuan lobi Yahudi dalam mempengaruhi kebijakan politik dan pertahanan Amerika Serikat, terlebih dalam kondisisi ‘kepepet’ atas konflik terbukanya dengan Iran. Setelah pada bulan April lalu Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant meminta percepatan pengiriman 25 unit jet tempur F-15EX produksi Boeing, maka ada kabar lanjutan bahwa Israel kian menekan Washington, kali ini dengan meminta pengalihan slot produksi F-15EX. (more…)
Secercah harapan untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) terhadap masa depan militer udara mereka melalui Program Next Generation Air Dominance (NGAD) generasi ke-6 kini mulai membuahkan hasil. Setelah melakukan revisi besar-besaran, kini masa depan USAF terlihat lebih nyata untuk direalisasikan dan ternyata bisa lebih ramah di kantong. (more…)
Ketegangan militer Rusia dan Amerika kembali memanas setelah pesawat tempur multirole Rusia, Sukhoi Su-35 melakukan manuver headbutt terhadap burung besi milik Angkatan Udara AS (USAF), F-16 pada 23 September 2024 silam di daerah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska. Tentu saja, manuver ini dinilai sangat membahayakan baik untuk pihak Rusia dengan Su-35-nya dan pihak Amerika dengan F-16-nya.
Sepintas, pesawat ini mirip dengan Antonov An-225 Mriya, yang membedakan hanya bagian tails-nya saja. Dari segi fungsi, pesawat ini juga sama-sama didapuk sebagai pesawat kargo udara. Ya, Lockheed C-5 Galaxy merupakan pesawat angkut militer besar bersayap tinggi yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) untuk keperluan angkut-angkut kargo strategis. (more…)
Setelah mewujudkan kerja sama pertahanan dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir (AUKUS class), maka tiga negara anggota pakta pertahanan AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini mewujudkan berkolaborasi dalam pengembangan sistem terpadu pada drone tempur (UCAV). Persisnya kemitraan ketiga negara mencapai tonggak penting dengan keberhasilan uji coba drone berteknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence). (more…)
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) telah memberikan kontrak 12 bulan bagi Mack Defense untuk memulai pengembagan prototipe truk taktis generasi baru – Medium Tactical Truck (MTT) . Kontrak tersebut diberikan guna nantinya menggantikan armada Medium Tactical Vehicle Replacement (MTVR) Korps Marinir yang saat ini digunakan dalam misi satuan tugas lintas udara. (more…)
Berstatus sebagai ‘anak kesayangan’ yang tidak diakui, Taiwan rupanya punya kesan tersendiri dalam pengadaan persenjataan utama yang dipasok oleh Amerika Serikat. Berbeda dengan negara-negara pembeli alutsista dari AS, maka kecenderungan yang diterima oleh Taipei lebih lama ketimbang pesanan negara lain, meski dalam beberapa kasus Taiwan memesan jenis senjata yang dimaksud lebih dahulu. Sebut saja Taiwan memiliki waktu tunggu terlama kedua untuk pesanan jet tempur F-16 Block 70 Viper dari Lockheed Martin. (more…)
Sejak pecah perang Rusia versus Ukraina, Swedia berusaha untuk menanggalkan statusnya sebagai negara netral, yakni dengan mengajukan permohonan untuk bergabung sebagai anggota NATO. Namun, niat Swedia bergabung dengan NATO mendapat penolakan dari Turki. Penolakan dari Turki membuat cemas Stockholm, pasalnya Swedia tak punya sandaran aliansi pertahanan, sementara negeri Skandinavia tersebut berpotensi konflik dengan Rusia. (more…)