Rudal GAM-102LR Kamboja Disita Thailand: Senjata Anti Tank Generasi Kelima Buatan Cina

Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja di perbatasan memasuki babak baru, yaitu dengan digunakannya rudal anti tank canggih generasi kelima. Beberapa media sosial mengungkap penemuan beberapa rudal anti tank GAM-102LR yang ditinggalkan pasukan Kamboja di area yang disebut Hill 677.

Baca juga: Gempur Thailand, Kamboja Kerahkan Norinco Type 90B 122mm: Self Propelled MLRS yang ‘Sarat Masalah’

Uniknya, GAM-102LR adalah rudal anti tank multi-purpose ultra long-range tidak hanya digunakan oleh Kamboja, Thailand yang punya hubungan dekat dengan Cina, disebut juga merupakan operator rudal ini. GAM-102LR merupakan bagian dari keluarga rudal GAM-10X buatan Norinco, Cina, yang dipasarkan secara internasional oleh Poly Defense di bawah bendera Poly Technologies.

Kehadiran rudal canggih ini menggarisbawahi upaya modernisasi militer yang dilakukan oleh kedua negara, mengingat baik Thailand maupun Kamboja memiliki hubungan militer dan procurement yang erat dengan Cina.

Meskipun secara resmi rudal ini dikenal di pasar ekspor sebagai GAM-10X, di dalam militer Cina (PLA), sistem rudal ini dikenal sebagai Hongjian-10 (HJ-10) atau kadang disebut Blue Arrow-10 (BA-10) untuk varian yang diluncurkan dari udara.

Pengembangan keluarga rudal GAM-10X dimulai di Cina pada pertengahan tahun 2000-an, didorong oleh kebutuhan untuk menciptakan sistem anti tank yang dapat menandingi bahkan melampaui rudal Barat seperti AGM-114 Hellfire Amerika atau Spike Israel. Tujuannya adalah melampaui kemampuan rudal generasi ketiga yang hanya mengandalkan guidance laser, menuju sistem generasi kelima yang mampu beroperasi di luar garis pandang (Beyond Line-of-Sight – BLOS).

GAM-10X dirancang sebagai sistem modular yang mampu diluncurkan dari berbagai platform, mulai dari kendaraan tempur ringan, helikopter tempur, hingga drone besar. Puncaknya adalah varian GAM-102LR (Long Range) yang memiliki jangkauan diperpanjang, memenuhi kebutuhan akan rudal anti tank yang dapat menyerang target dari jarak aman di luar jangkauan tembakan balasan musuh.

GAM-10X dikenal sebagai rudal multi-purpose yang canggih, memungkinkannya tidak hanya menghancurkan MBT (Main Battle Tank) tetapi juga menyerang benteng, bunker, atau kapal kecil.

Keunggulan ruda ini terletak pada sistem panduannya yang inovatif, yaitu Pemandu Pencari Ganda (Dual Seeker). Rudal ini menggunakan kombinasi pencari inframerah (Imaging Infrared – IIR) dan millimeter wave radar (MMW) atau kamera visual/TV. Kombinasi ini memastikan rudal dapat mengunci target dan tetap melacaknya dalam segala kondisi cuaca (All-Weather Capability) dan pada siang atau malam hari.

Dari Ranpur Norinco QSL-92, Cina Uji Tembak Rudal Anti Tank HJ-9 di Dataran Tinggi Xinjiang

Kemudian ada mode Man-in-the-Loop (Fire-and-Update), ini adalah fitur khas generasi kelima. Setelah diluncurkan, rudal dapat mengirimkan video feed langsung kepada operator. Operator dapat mengoreksi jalur terbang rudal, memilih titik tumbukan yang paling rentan (seperti atap tank), atau bahkan membatalkan misi. Kemampuan Fire-and-Update ini sangat meningkatkan akurasi dan fleksibilitas taktis.

Varian GAM-102LR dirancang untuk mencapai jangkauan hingga 10 kilometer atau lebih, memberikannya keunggulan signifikan atas rudal anti-tank standar lainnya.

Norinco Red Arrow 12 – Rudal Anti Tank ‘Jiplakan’ FGM-148 Javelin

Rudal GAM-10X dilengkapi dengan hulu ledak Tandem High-Explosive Anti-Tank (HEAT). Desain tandem ini sangat penting karena dirancang khusus untuk mengatasi Explosive Reactive Armour (ERA) yang digunakan oleh MBT modern. Tahap pertama hulu ledak meledakkan ERA, dan tahap kedua menembus baja utama kendaraan, memastikan tingkat kehancuran yang sangat tinggi.

GAM-10X paling sering terlihat dan dirancang untuk diintegrasikan pada platform kendaraan tempur dan taktis, yang memberikannya stabilitas, mobilitas tinggi, dan kapasitas amunisi yang lebih besar. Varian seperti BA-10 (Blue Arrow-10) adalah versi yang sedikit dimodifikasi untuk diluncurkan dari helikopter serang modern atau drone medium-altitude, long-endurance (MALE) Cina.

Bikin Ranpur Lapis Baja Israel Gosong, Rudal Anti Tank Norinco HJ-8 (Red Arrow-8) Beraksi di Gaza

GAM-10X memiliki konfigurasi untuk diluncurkan dari tripod (kaki tiga) di darat, mirip dengan sistem anti tank berat lainnya. Konfigurasi ini memungkinkan infanteri untuk mengoperasikannya dari posisi yang telah disiapkan, seperti di atas bukit atau dalam benteng pertahanan.

Meskipun dapat dibawa oleh regu, GAM-10X jauh lebih besar dan lebih berat daripada sistem Man-Portable sejati seperti Javelin. Sistem ini membutuhkan beberapa personel untuk membawa tabung rudal yang besar, tripod peluncuran, dan unit kontrol terpisah. Karena ukurannya yang besar dan jangkauan ultra-jauhnya, rudal ini lebih berfungsi sebagai sistem senjata pendukung regu berat daripada senjata anti-tank perorangan. (Gilang Perdana)

Korps Marinir Cina Lengkapi Ranpur Lapis Baja Amfibi ZBD05 dengan Rudal Anti Tank HJ-10

2 Comments