Update Krisis IranKlik di Atas

RD-120 Raijin: Drone Kamikaze Sayap Belah Ketupat Garapan MBDA Sasar Medan Naval

Dunia persenjataan nirawak kembali disuguhkan inovasi radikal melalui kolaborasi strategis antara raksasa pertahanan Eropa, MBDA, dengan perusahaan desain inovatif asal Perancis, FLY-R. Keduanya memperkenalkan RD-120 Raijin, sebuah munisi loitering (drone kamikaze) yang mengusung arsitektur sayap belah ketupat (rhomboidal wing).

Baca juga: Fury 120: Jet Pencegat Mini Perancis Spesialis Pemburu Drone Kamikaze Shahed-136

Desain sayap belah ketupat bukan sekadar urusan estetika, melainkan langkah berani untuk mencapai efisiensi aerodinamis dan kekakuan struktural yang maksimal dalam paket yang sangat ringkas.

Filosofi sayap belah ketupat pada Raijin memungkinkan drone ini memiliki struktur yang sangat kokoh namun tetap ringan. Dengan dua pasang sayap yang saling terhubung di bagian ujung, RD-120 Raijin mampu bermanuver lincah pada kecepatan tinggi tanpa risiko deformasi sayap yang sering dialami drone bersayap lebar konvensional.

Selain itu, bentuknya yang efisien sangat mempermudah Raijin untuk diluncurkan dari tabung (canister), sebuah keunggulan krusial bagi unit infanteri yang bergerak cepat maupun platform kapal perang dengan ruang dek yang terbatas.

Mengenai performa tempurnya, RD-120 Raijin dirancang untuk misi serangan presisi jarak menengah dengan jangkauan operasional hingga 50 kilometer. Di bagian hidungnya, tersimpan hulu ledak seberat 1,5 kilogram yang dirancang khusus untuk melumpuhkan kendaraan lapis baja ringan, instalasi komunikasi, hingga sistem radar lawan.

Sistem kendalinya mengandalkan teknologi data link canggih dengan prinsip Man-in-the-loop, di mana operator tetap memegang kendali penuh melalui sensor optik dan inframerah hingga detik-detik terakhir serangan guna memastikan akurasi maksimal.

Daya tarik utama yang menjadi pembeda adalah spesifikasi Raijin yang dioptimalkan untuk medan naval. Material penyusun drone ini telah disesuaikan agar tahan terhadap lingkungan korosif air laut, menjadikannya senjata ideal untuk misi pertahanan pesisir atau intersepsi terhadap kapal cepat lawan.

Kemampuan peluncuran dari tabung memungkinkannya diintegrasikan dengan mudah pada berbagai jenis kapal, mulai dari kapal patroli kecil hingga korvet. Hal ini memberikan armada laut jangkauan serangan presisi yang lebih luas tanpa harus selalu mengandalkan rudal anti-kapal besar yang berbiaya tinggi.

Melalui RD-120 Raijin, MBDA dan FLY-R menawarkan solusi cerdas yang menggabungkan kecepatan, ketangguhan struktur sayap belah ketupat, dan fleksibilitas operasi di dua alam. Kehadirannya menandai era baru di mana presisi tingkat tinggi kini dapat dibawa dalam tas punggung prajurit atau dek kapal kecil, siap dilepaskan kapan saja untuk menetralisir ancaman dengan efisiensi mematikan. (Bayu Pamungkas)

Gandeng Sektor Otomotif, MBDA Luncurkan “One Way Effector (OWE)” – Drone Kamikaze Jarak Jauh dengan Biaya Produksi Rendah