Rekor Januari 2026: Rusia Jatuhkan 5.717 Bom Udara di Ukraina, Su-34 dan Bom FAB Jadi Andalan

Masih dalam suasana musim dingin, ada kabar Rusia telah memecahkan rekor serangan udara bulanan sejak awal operasi militernya. Berdasarkan data pemantauan terbaru dari pihak Ukraina, militer Rusia disebut telah menjatuhkan sebanyak 5.717 bom udara hanya dalam kurun waktu satu bulan, yakni Januari 2026.
Baca juga: Pembom Tempur Sukhoi Su-34 Fullback Luncurkan Bom Udara Termobarik Berpemandu ODAB-500
Angka fantastis ini menunjukkan peningkatan drastis dalam intensitas bombardir Rusia, yang kini lebih mengandalkan serangan udara masif untuk menghancurkan garis pertahanan depan maupun infrastruktur di belakang garis musuh.
Dominasi serangan ini tidak terlepas dari peran vital armada jet tempur taktis Angkatan Udara Rusia (VKS). Sebagian besar bom tersebut diluncurkan dari platform Sukhoi Su-34 Fullback, jet tempur-bomber yang memang dirancang khusus untuk serangan darat presisi jarak jauh. Selain Su-34, jet tempur Sukhoi Su-35S juga sering terlibat untuk memberikan perlindungan udara sekaligus meluncurkan proyektil tambahan.
Penggunaan Su-34 menjadi kunci karena pesawat ini memiliki kapasitas angkut beban yang besar dan sistem penargetan yang telah dioptimalkan untuk membawa persenjataan berat dalam jumlah banyak dalam satu kali sortie.
Rusia Produksi ‘Bom Pintar’ FAB-3000, Punya Bobot 3 Ton dengan Radius Ledakan 900 Meter
Jenis bom udara yang paling dominan dan menjadi momok mengerikan bagi pasukan Ukraina adalah seri FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba), terutama varian FAB-250, FAB-500, hingga FAB-1500. Yang membuatnya jauh lebih berbahaya dibanding awal perang adalah integrasi modul UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya i Korrektsii). Modul ini merupakan kit sayap lipat dan sistem navigasi satelit yang mengubah bom besi “bodoh” menjadi bom pintar peluncur (glide bombs).
Dengan teknologi UMPK, jet tempur Rusia dapat melepaskan bom dari jarak puluhan kilometer jauhnya—di luar jangkauan sebagian besar sistem pertahanan udara jarak pendek dan menengah Ukraina—sehingga pesawat pembawa tetap aman dari ancaman rudal darat-ke-udara.
Rusia Mulai Gunakan FAB-3000 “Tsar Bomba” – Bom Udara Konvensional dengan Berat Tiga Ton
Dampak dari penggunaan bom pintar seri FAB ini sangat menghancurkan. Dengan berat hulu ledak yang mencapai 1,5 ton pada varian FAB-1500, satu hantaman presisi mampu meratakan gedung bertingkat atau menghancurkan bunker pertahanan yang paling kokoh sekalipun.
Strategi ini menunjukkan pergeseran taktis Rusia yang kini lebih memilih “menghujani” area lawan dengan daya ledak tinggi guna meminimalkan kontak langsung pasukan infanteri di darat. Bagi Ukraina, rekor 5.717 bom di bulan Januari ini menjadi alarm keras akan mendesaknya kebutuhan tambahan sistem pertahanan udara jarak jauh.
Data mengenai rekor 5.717 bom yang dijatuhkan Rusia sepanjang Januari 2026, pertama kali dirilis dan dikompilasi oleh Pusat Strategi Pertahanan Ukraina (Centre for Defence Strategies) serta akun pemantau militer sumber terbuka (Open-Source Intelligence/OSINT) yang berafiliasi dengan militer Ukraina. (Gilang Perdana)
Rusia Sulap ‘Dumb Bomb’ FAB-250 Jadi Bom Berpemandu di Perang Ukraina


