Tag: Rheinmetall Defence

Rheinmetall Kembangkan Munisi Airburst untuk Kanon 30mm di Kapal Perang AL AS

Kanon MK46 30 mm di LPD San Antonio class.

Rheinmetall lewat anak perusahaannya di Amerika Serikat, American Rheinmetall Munitions, telah mengumumkan akan mengembangkan munisi untuk kanon MK46, persisnya Rheinmetall mendapatkan kontrak senilai US$14,3 juta (setara €13,5 juta) untuk mengembangkan prototipe munisi airburst solution di kaliber 30 x 173 mm untuk kebutuhan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy). (more…)

Panther KF51 Jadi MBT Pertama yang Mengadopsi ‘Built In’ Peluncur Drone Kamikaze

Rheinmetall Panther KF51 kini resmi menyandang predikat sebagai Main Battle Tank (MBT) pertama di dunia yang dibekali dengan kemampuan meluncurkan drone kamikaze (loitering munition). Bukan sekedar meluncurkan saja, lebih hebat lagi, Panther KF51 mengadopsi konsep peluncur yang terintegrasi (built in) pada desain kubahnya. Dan paket drone kamikaze itu telah dikemas secara kompak oleh Rheinnetall Defence sebagai Future Gun System. (more…)

Bikin Kejutan! Rheinmetall Tampilkan Ranpur Boxer dalam Platform Roda Rantai

(Foto: Istimewa)

Banyak hal menarik ditampilkan dalam pameran militer Eurosatory 2022 di Paris, Perancis (13 – 17 Juni 2022). Salah satu yang membetot perhatian di hari pertama adalah static display dari kendaraan tempur (ranpur) lapis baja roda ban besutan Rheinmetall, yakni Boxer. Bila selama ini publik mengenal Boxer dalam platform roda ban 8×8, maka di Eurosatory 2022, pertama kalinya Rheinmetall memperlihatkan Boxer dalam wujud lain. (more…)

Rheinmetall Rilis Skyranger 30 HEL – Kombinasikan Kanon Hanud, Rudal SHORAD dan Senjata Laser

Sejak tahun 2018 Rheinmetall Defence telah memperkenalkan prototipe High Energy Laser (HEL) Gun yang disematkan pada desain kanon Oerlikon Skyshield. Namun, kala itu adopsi HEL pada kubah Skyshield masih dirasa kurang pas dan ergonomis, sehingga jika ditawarkan ke pasar, senjata dengan konsumsi energi besar itu akan sulit terjual. Nah, guna menyiasati perkembangan dan tentunya kebutuhan pasar, kemudian HEL diintegrasikan sebagai bagian dari sistem senjata pada kanon Skyranger. (more…)

Rheinmetall Luncurkan Lynx Combat Support Vehicle – Rantis Reparasi Modern untuk Australian Army

Lynx CSV

Rheinmetall dan Hanwha kini sedang bertarung dalam program Land 400 Phase 3 yang nilainya mencapai Aus$18,1 miliar atau setara 11,1 miliar euro, yakni tender untuk memasok ranpur roda rantai IFV (Infantry Fighting Vehicle) untuk Angkatan Darat Australia (Australian Army). Dalam pertarungan ini, Rheinmetall asal Jerman menawarkan Lynx KF41, sedangkan Hanwha dari Korea Selatan menawarkan Redback. (more…)

Rheinmetall Kirim Batch Perdana 25 Unit Ranpur Boxer 8×8 ke Australia

Modernisasi alutsista besar-besaran tengah dijalankan Australia, di lini darat, selain sedang mengevaluasi dua ranpur roda rantai lapis baja, antara IFV (Infantry Figting Vehicle) Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence. Rupanya ada kabar bahwa Angkatan Darat Australia akan segera kedatangan gelombang (batch) pertama dari ranpur IFV roda ban Boxer 8×8. (more…)

Bertarung di Negeri Kanguru, Ranpur IFV Lynx KF41 dan Redback Tampil dalam Demo Statis

(DTR Magazine)

Untuk pertama kalinya, dua ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai yang tengah berkompetisi dalam program Land 400 Phase 3, ditampilkan di muka publik. Tepatnya pada 12 Maret 2021 di Canberra, Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence diperlihatkan secara statis. Posisi dua ranpur yang sudah di cat loreng khas gurun Australia itu dipisahkan oleh satu unit ranpur M113 yang nanti akan digantikan oleh salah satu dari keduanya. (more…)