Tag: Rheinmetall Defence

Rheinmetall Kirim Batch Perdana 25 Unit Ranpur Boxer 8×8 ke Australia

Modernisasi alutsista besar-besaran tengah dijalankan Australia, di lini darat, selain sedang mengevaluasi dua ranpur roda rantai lapis baja, antara IFV (Infantry Figting Vehicle) Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence. Rupanya ada kabar bahwa Angkatan Darat Australia akan segera kedatangan gelombang (batch) pertama dari ranpur IFV roda ban Boxer 8×8. (more…)

Bertarung di Negeri Kanguru, Ranpur IFV Lynx KF41 dan Redback Tampil dalam Demo Statis

(DTR Magazine)

Untuk pertama kalinya, dua ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai yang tengah berkompetisi dalam program Land 400 Phase 3, ditampilkan di muka publik. Tepatnya pada 12 Maret 2021 di Canberra, Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence diperlihatkan secara statis. Posisi dua ranpur yang sudah di cat loreng khas gurun Australia itu dipisahkan oleh satu unit ranpur M113 yang nanti akan digantikan oleh salah satu dari keduanya. (more…)

Rheinmetall Rilis New Skyranger, Kanon Reaksi Cepat, Rudal Hanud dan Radar AESA dalam Satu Kubah

(Twitter @nicholadrummond)

Oerlikon Skyranger dari Rheinmetall Air Defence bukanlah produk asing dalam jagad alutusista hanud (pertahanan udara). Kilas balik ke akhir 2017, Skyranger pernah ditawarkan sebagai unsur tactical response dalam sistem hanud di Pulau Natuna. Skyranger pada prinsipnya mengintegrasikan keunggulan mobilitas dan lapis baja dalam gelar operasi hanud, lantaran unit hanud taktis ini mengusung platform kendaraan tempur (ranpur) lapis baja. (more…)

Sistem Hanud Oerlikon Skyshield Paskhas Dibekali GPS Jammer dan Terintegrasi dengan Radar Kohanudnas

Kecepatan dalam merespon pada potensi serangan udara adalah kunci dari suksesnya penggelaran sistem hanud titik. Dan bicara tentang kecepatan respon pada satuan tembak (satbak) rudal atau kanon hanud, maka yang menjadi tumpuan adalah kemampuan deteksi dini dari elemen radar. Saat bicara soal kinerja dan akurasi, kanon Oerlikon Skyhield milik Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang dapat diandalkan. Meski begitu, sistem radar ‘organik’ pada satbak Skyshield punya keterbatasan. (more…)

Ada ‘Merah Putih,’ Uji Tembak Skyguard 3 Air Defence Dikira di Wilayah Indonesia

Sebuah video di akun YouTube Rheinmetall Defence yang diposting 14 Agustus 2020 telah menyita perhatian netizen di Tanah Air. Pasalnya dalam video berdurasi 2,5 menit ditampilkan uji tembak sistem hanud Oerlikon Skyguard 3 Air Defence yang terasa ganjil, lantaran ada bendera merah putih, ditambah sejumlah awak lokal berkulit sawo matang, plus kondisi geografis pegunungan hijau khas Indonesia. Yang membuat bingung, sejauh ini tidak ada rencana akuisisi sistem hanud tersebut oleh Indonesia. (more…)

Meski Belum Terpasang VL Mica, Instalasi Millennium Gun Tuntas di KRI I Gusti Ngurah Rai 332

Setelah instalasi sistem persenjataan tuntas pada frigat KRI RE Martadinana 331, kini dikabarkan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai 332 telah melewati tahapan instalasi persenjataan kanon CIWS (Close In Weapon System) Rheinmetall Oerlikon 35 mm Millennium Gun pada bagian depan anjungan. Namun operasional penuh kapal perang yang juga disebut Perusak Kawal Rudal (PKR) ini baru akan tercapai pada awal 2021. (more…)

Tanpa Ungkap Identitas Negara Pembeli, Rheinmetall Umumkan Raih Kontrak Baru untuk Skyshield MK3

Karena menyangkut alasan kerahasiaan dari kustomer, Rheinmetall Defence kerap merahasiakan informasi penjualan produknya, seperti pada November 2018, pabrikan asal Jerman ini menjelaskan bawah Indonesia akan menerika second batch sistem hanud kanon Oerlikon Skyshield pada akhir 2019. Namun ada yang khusus dari kontrak Skyshield jilid kedua, yakni pihak Rheinmetall menutup rapat informasi jumlah unit kanon berikut sistem pendukungnya (radar), dengan alasan kerahasiaan. (more…)