Tag: Rheinmetall Defence

Tanpa Ungkap Identitas Negara Pembeli, Rheinmetall Umumkan Raih Kontrak Baru untuk Skyshield MK3

Karena menyangkut alasan kerahasiaan dari kustomer, Rheinmetall Defence kerap merahasiakan informasi penjualan produknya, seperti pada November 2018, pabrikan asal Jerman ini menjelaskan bawah Indonesia akan menerika second batch sistem hanud kanon Oerlikon Skyshield pada akhir 2019. Namun ada yang khusus dari kontrak Skyshield jilid kedua, yakni pihak Rheinmetall menutup rapat informasi jumlah unit kanon berikut sistem pendukungnya (radar), dengan alasan kerahasiaan. (more…)

AD Australia Terima Unit Perdana Boxer 8×8, Era Baru Ranpur Negeri Kangguru

Bila TNI AD menjatuhkan pilihan ranpur berpenggerak 8×8 dari platform Pandur II (Pindad Cobra), maka AD Australia (Australian Army) juga punya andalan di kelas ranpur 8×8, yaitu Boxer 8×8 buatan Rheinmetall Defence. Bedanya, bila Indonesia masih dalam proses menanti, lain halnya dengan Australia yang pada 24 September lalu telah menerima unit perdana dari total 244 unit Boxer yang bernilai akuisisi US$3,53 miliar. Sebagai tonggak baru dalam sejarah alutsista Australia, Boxer lewat program Land 400 Phase 2 kelak akan menggantikan ranpur roda rantai M113. (more…)

Rheinmetall Defence Luncurkan Mortir RSG60 “Two in One” untuk Infanteri dan Pasukan Khusus

Nama Rheinmetall Defence cukup dikenal di Indonesia, lantaran manufaktur senjata yang berbasis di Jerman ini sukses memasok kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield untuk Paskhas TNI AU dan Oerlikon Millennium untuk frigat RE Martadinata Class. Dan ada kabar terbaru, kali ini Rheinmetall Defence bukan merilis senjata golongan “berat,” melainkan jenis mortir, pun ini bukan mortir kaliber besar. Yang digadang Rheinmetall Defence adalah RSG60, jenis mortir ringan untuk unit infanteri dan pasukan khusus di kaliber 60 mm. (more…)

Oerlikon High Energy Laser Gun: Sistem Hanud Masa Depan dari Rheinmetall Defence

Sosok kanon hanud yang satu ini rasanya sudah tak asing bagi kebanyakan netizen di Tanah Air. Lumayan sering dipamerkan, wujud kanon Oerlikon Skyshield besutan Rheinmetall Defence terbilang akrab di mata. Namun, apa jadinya bila wujud kubah Skyshield yang serupa, larasnya diganti dengan jenis senjata lain, bukan lagi kanon konvensional, melainkan senjata futuristik yang awalnya digadang untuk peperangan di luar angkasa, yaitu senjata laser. (more…)

Rheinmetall: Indonesia Akan Terima Second Batch Kanon Oerlikon Skyshield di Akhir 2019

Tugas yang dipercayakan kepada Detasemen Pertahahan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang tidak mudah, pengamanan maksimal pada Lanud tipe A serta deployment pada beberapa obyek vital nasional, menjadikan fungsi penggelaran sista hanud titik punya tantangan tersendiri. Lepas dari proses pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) yang kini sedang berjalan, tumpuan hanud titik masih dipercayakan pada kombinasi kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield dan rudal Chiron untuk meladeni elemen SHORAD (Short Range Air Defence). (more…)

Oerlikon Skyranger: Sistem Hanud ‘Tactical Response’ Untuk Natuna

Dalam suatu presentasi di Jakarta belum lama ini, Kolonel Stefan Schädler, Vice President Sales Asia Rheinmetall Air Defence memaparkan konsep pertahanan udara (hanud) komposit untuk melindungi ruang udara di Pulau Natuna. Seperti telah diulas dalam artikel berjudul “Inilah Solusi Rheinmetall Air Defence Untuk Pertahanan Udara Di Natuna,” sistem hanud komposit terdiri dari rudal hanud jarak sedang, rudal hanud SHORAD MANPADS, FCU (Fire Control Unit) kanon Oerlikon Skyshield 35 mm dan Skyranger. (more…)

Oerlikon Revolver Gun MK3: Varian Terbaru Kanon Skyshield Untuk Denhanud Paskhas TNI AU

Sukses dalam beberapa kali uji penembakkan membuat Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas cukup puas dengan kinerja kanon Oerlikon Skyshield 35 mm. Bahkan di HUT RI Ke-71 tahun 2016, Fire Control Unit (FCU) yang terdiri dari dua pucuk Skyshield dipercaya untuk mengamankan wilayah obyek vital Istana Negara dan Lapangan Monumen Nasional. Berita terakhir terkait kanon buatan Swiss ini tentu sangat menyenangkan bagi pihak manufaktur, pasalnya KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam pernyataannya di beberapa media telah mengungkapkan rencana untuk menambah pengadaan kanon Skyshield untuk memperkuat hanud di Lanud-Lanud strategis. (more…)

Inilah Solusi Rheinmetall Air Defence Untuk Pertahanan Udara di Natuna

Dalam perspektif manufaktur persenjataan, bila alutsista yang mereka jual benar-benar menjadi andalan di negeri pembeli, maka hal tersebut ibarat prestasi luar biasa, artinya ada kepercayaan dari aspek kualitas. Dan jika berkaca di Indonesia, salah satu hotspot yang menjadi konsentrasi pertahanan TNI ada di Pulau Natuna, dimana gelar alutsista tercanggih dari ketiga matra TNI semaksimal mungkin dikerahkan dalam berbagai uji dan latihan tempur di kawasan yang langsung berhadapan dengan Laut Cina Selatan. (more…)

DSEI 2017: Rheinmetall Defence Tampilkan Leopard 2 Varian Advanced Technology Demonstrator

Siapa yang tak kenal Rheinmetall Defence dengan produknya Leopard 2 Revolution, atau di Indonesia dikenal dengan label Leopard 2Ri (Republic Indonesia). Dan kini manufaktur asal Jerman yang juga produsen kanon CIWS Skyshield untuk Paskhas TNI AU ini tengah memperkenalkan paket uprade terbaru, berupa peningkatan pada Leopard 2 Revolution, yang disebut Advanced Technology Demonstrator (ATD) pada ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 di ExCel, London. (more…)