Tag: Raytheon

Yasser – Rudal Udara ke Permukaan ‘Mutan’ Hasil Kawin Silang MIM-23 Hawk dan Bom MK117

Raytheon Company, manufaktur persenjataan kondang asal Amerika Serikat, mungkin tidak pernah menyangka, bahwa produk buatannya bisa beralih fungsi hingga sedemikian berbeda. Netizen pemerhati dunia alutsista tentu mahfum dengan sosok rudal hanud jarak sedang MIM-23 Hawk, yang kebetulan juga dioperasikan oleh Singapura. Rudal hanud battle proven ini punya berat 627 kg dan mampu melesat hingga Mach 2.7 sampai ketinggian 18 km. Namun di tangan Iran, rudal Hawk dapat ‘disulap’ sebagai rudal udara ke permukaan. Kok bisa? (more…)

Raytheon MK54 – Torpedo Ringan Pemburu Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Jika bukan karena keterbatasan anggaran, tentu setiap negara pembeli tak ingin status alutsista canggihnya tampil ‘kosongan.’ Contohnya seperti AL India yang mengoperasikan pesawat intai maritim canggih P-8I Poseidon, tentu ingin memaksimalkan kemampuan Poseidon sebagai elemen penindak di lautan, dimana artinya Poseidon harus dilengkapi persenjataan pemukul untuk sasaran di permukaan dan bawah permukaan laut. (more…)

Ternyata, AIM-9X Sidewinder Mumpuni Sebagai Rudal Udara ke Permukaan

Seiring modernisasi armada F-16 A/B Block15 OCU dan rencana pengadaan dua skadron F-16 Viper oleh TNI AU, maka kedatangan rudal udara ke udara jarak dekat mutakhir AIM-9X Sidewinder menjadi begitu dinantikan. Dari dokumen yang dirilis pada tahun 2015, setidaknya Indonesia akan menerima 30 unit rudal AIM-9X-2 Sidewinder Block II, 20 unit AIM-9X-2 captive air training missiles (CATM), 2 unit CATM-9X-2 Block II tactical missile guidance units, 4 unit CATM-9X-2 Block II guidance units, dan dua dummy air training missile. Namun, tahukah Anda, bahwa AIM-9X Sidewinder dapat di-setting sebagai rudal udara ke permukaan? (more…)

Di Tangan NASA, Rudal Udara ke Udara Legendaris AIM-54 Phoenix Dipasang di F-15 Eagle

Siapa yang tak kenal dengan AIM-64 Phoenix, rudal udara ke udara jarak jauh produksi Hughes Aircraft (sekarang – Raytheon) ini begitu fenomenal debutnya pada dekade 80/90-an. Rudal ini begitu spesial, lantaran hanya mampu diluncurkan dari jet tempur F-14 Tomcat. Punya bobot mencapai 470 kg, Phoenix menjadi salah satu rudal udara ke udara terberat dan tercepat yang pernah diciptakan. Bahkan nama Phoenix begitu harum, karena mampu menyabet air-to-air kills sampai 62 kali selama Perang Iran-Irak. (more…)

Tangkal Serangan Drone di Arab Saudi, Washington Kirim Phaser High Power Microwave Counter Drone

Rangkaian serangan drone ke fasilitas kilang minyak Aramco Arab Saudi di Abqaiq tak hanya membuat wajah militer negeri kaya Minyak di Timur Tengah itu babak belur. Pun Amerika Serikat mulai dibuat cemas dengan gaya serangan drone mini konvensional yang mampu menghasilkan kerusakan berat. Di Indonesia, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) pun sampai menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna menganalisa serangan drone yang kemungkinan menyasar obyek vital. (more…)

Rudal Javelin Sukses Diluncurkan dari Robot Tank

Nama rudal anti tank Javelin belum lama ini ramai diberitakan, lantaran rudal panggul besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini ikut diuji cobakan pada Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura. Dan dari ajang DSEI (Defence and Security Equipment International) 2019 yang dihelat di London, rudal yang kenyang pengalaman tempur di Afghanistan ini dirilis dalam platform robot tank mini alias Unmanned Ground Vehicle (UGV). (more…)

Radar Hanud S-400 (92N6E) vs Radar Patriot (AN/MPQ-65), Mana yang Lebih Unggul?

Pengiriman paket sistem rudal S-400 Triumf dari Rusia ke Turki dalam beberapa hari lalu sontak membuka tabir ‘persaingan’ di segmen rudal hanud jarak sedang/jauh, dimana lawan S-400 oleh publik dipersepsikan sebagai sosok hanud MIM-104 Patriot buatan Amerika Serikat. Maklum sebelum memutuskan mengakuisisi S-400, awalnya Turki mengidamkan rudal Patriot plus alih teknologinya. (more…)

Raytheon AN/MPQ-64 F1 Sentinel, Radar Intai Pada Sistem Hanud NASAMS

Dalam kontrak pengadaan dua baterai sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) pada tahun 2017, dipastikan Indonesia nantinya akan juga mendapatkan unit radar AN/MPQ-64 F1 Sentinel X band 3D. Radar tersebut nantinya akan ditempatkan dalam kendaran taktis 4×4 dan akan melekat langsung pada penggelaran sistem NASAMS yang nantinya bakal dioperasikan Detasemen Pertahanan Udara Paskhas TNI AU. Radar buatan Raytheon ini mengandalkan resolusi tinggi dan pancaran sinyal tiga dimensi. (more…)

Sistem Hanud NASAMS Kini Bisa Luncurkan Rudal AIM-9X Sidewinder

Publik pemerhati di Indonesia pastinya menantikan hadirnya sistem rudal hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System). Dan sampai saat ini yang sudah jelas adalah kontrak pengadaan untuk peluncurnya, sementara untuk rudal yang menggunakan basis AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) masih belum ada update lebih lanjut. Namun ada kabar baik datang dari Kongsberg dan Raytheon, pasalmya NASAMS kini dapat pula meluncurkan rudal selain AIM-120, persisnya sistem NASAMS kini dapat meluncurkan AIM-9X Sidewinder. (more…)

Dogfight di Kashmir Usai, Puing Rudal AIM-120C-5 AMRAAM Masih Jadi ‘Misteri’

Kronologi seputar duel udara di atas langit Kashmir sampai saat ini masih mengundang perdebatan, maklum ada perbedaan klaim antara Pakistan dan India tentang peristiwa pada 27 Februari lalu. Namun, ada beberapa fakta yang bisa jadi acuan, seperti rontoknya MiG-21 Bison India, lantaran ada pilotnya yang berhasil ditawan. Sebaliknya juga ada fakta, bahwa rudal yang digunakan dalam duel tersebut, salah satunya adalah AIM-120 AMRAAM. (more…)