Di tengah eskalasi ketegangan yang mencapai titik didih akibat potensi serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran telah mengubah garis pantainya menjadi benteng pertahanan yang mematikan. Kekuatan utama dari strategi “sea denial” atau penolakan akses laut Iran tidak hanya terletak pada kapal perangnya, melainkan pada satuan elit yang dikenal sebagai Komando Rudal Angkatan Laut Republik Islam Iran (IRIN Missile Command) serta unit kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). (more…)
Dunia intelijen dan peperangan modern kini tidak lagi hanya ditentukan oleh ledakan mesiu, melainkan oleh penguasaan spektrum elektromagnetik. Salah satu teknologi yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat adalah sistem peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW) Rusia yang dikenal dengan nama Topol. (more…)
Lockheed Martin mengumumkan langkah ambisius untuk melipatgandakan produksi pencegat sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Langkah ini diambil guna memenuhi lonjakan permintaan global dan mengatasi kekosongan inventaris pertahanan udara yang kian mengkhawatirkan di tengah ketidakpastian keamanan dunia. (more…)
Iran kini berada dalam pusaran krisis ganda yang mengancam stabilitas nasionalnya. Sejak awal Januari 2026, gelombang unjuk rasa besar-besaran kembali meletus di berbagai kota utama, namun kali ini dengan intensitas yang lebih destruktif. Teheran secara resmi menuding bahwa gejolak politik ini bukanlah sekadar gerakan akar rumput, melainkan hasil dari operasi intelijen tingkat tinggi yang dirancang secara sistematis oleh Amerika Serikat (CIA) dan Israel (Mossad). (more…)
Memasuki awal tahun 2026, Rusia dilaporkan tengah mempercepat proyek ambisius dalam teknologi drone (UAV) dengan memperkenalkan Geran-5. Berbeda total dengan seri Geran 2 yang lambat, Geran-5 merupakan hasil adaptasi langsung dari drone Karrar milik Iran yang bermesin jet. (more…)
Langit Iran dalam beberapa hari terakhir menjadi saksi bisu dari peningkatan aktivitas logistik militer yang luar biasa. Berawal dari pantauan pergerakan empat unit pesawat angkut berat Il-76 (dan beberapa Il-96) asal Belarusia dan Rusia yang mendarat secara beruntun dalam waktu kurang dari 48 jam, misteri mengenai “kargo rahasia” tersebut kini mulai terkuak. (more…)
Mengawali tahun 2026, ketegangan logistik di Timur Tengah mendadak memuncak seiring terpantaunya jembatan udara rahasia dari Minsk menuju Teheran. Radar pemantau penerbangan global mencatat aktivitas luar biasa, dalam kurun waktu 24 jam, empat pesawat angkut berat Ilyushin Il-76—yang teridentifikasi sebagai armada dari Belarusia—mendarat secara berurutan di Teheran, Iran. (more…)
Bukan satu atau dua, faktanya ada beberapa jenis drone kamikaze (loitering muniton) dengan desain mirip Shahed-136 yang diproduksi oleh manufaktur pertahanan Cina. Setelah sebelumnya diulas tentang Sunflower 200, Feilong-300D dan PD-2900, rupanya ada sosok baru yang juga mirip Shahed-136, yaitu Loong M9. (more…)
Sebagai negara yang berkonflik dan merasakan benar ancaman sabotase dari drone kamikaze (loitering munition) yang diluncurkan agen intelijen Israel di dalam negeri, maka Iran harus mempersiapkan skenario jitu untuk secara efektif menetralisir serangan drone kamikaze di ketinggian rendah yang menyerang dalam pola kawanan (swarming). (more…)
Setiap negara yang sukses memproduksi persenjataan atau alutsista dengan predikat battle proven, boleh jadi harus waspada, pasalnya tidak butuh waktu lama, tiruan (copy-an) dari alutsista tersebut mungkin sudah berhasil diproduksi oleh Cina. Tidak itu saja, produk copy-an yang dimaksud bahkan siap dibandrol untuk pasar ekspor dengan harga miring. (more…)