Tag: DSCA

Tingkatkan Fire Power, Armed AD Australia Akan Diperkuat 20 Unit M142 HIMARS

Uji penembakkan HIMARS AD Singapura.

Guna meningkatkan fire power di lini artileri medan (armed), Angkatan Darat Australia bakal diperkuat dengan sistem senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System) M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) produksi Lockheed Martin Missiles. Kabar ini merupakan buah dari persetujuan US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) yang telah mengumumkan potensi penjualan 20 unit M142 HIMARS ke Australia pada 26 Mei 2022. (more…)

Tandingi Kontrak Rafale, Washington Resmi Tawarkan 36 Unit F-15ID ke Indonesia Senilai US$13,9 Miliar

Ibarat tak ingin ketinggalan momentum atas tercapainya kontrak antara Indonesia dan Perancis untuk pengadaan 42 unit Rafale senilai US$8,1 miliar, kubu Amerika Serikat di hari yang sama juga melancarkan ‘serangan’ penawaran ke Pemeritah Indonesia. Dan yang selama ini dinanti-nanti dirilis juga, yakni persetujuan penjualan jet tempur F-15EX untuk Indonesia senilai US$13,9 miliar. (more…)

Washington Beri Lampu Hijau Penjualan 29 Unit AH-64E Apache Guardian untuk Australia

(Boeing Australia)

Pada Januari 2021, Departemen Pertahanan Australia telah mengonfirmasi atas keputusannya memilih Boeing AH-64E Apache Guardian sebagai pengganti helikopter serang Airbus Tiger ARH. Meski pemenang tender dalam Project LAND 4503 telah diungkapkan, namun saat itu belum ada persetujuan atas pembelian dan penjualan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui US Defence Security Cooperation Administration (DSCA). (more…)

Tangkal Serangan Rudal MANPADS, Pesawat Kepresiden Mesir Airbus A340-200 Dipasangi AN/AAQ-24 LAIRCM

Airbus A340-200 “Air Force One” Mesir

Sistem proteksi anti serangan rudal sudah menjadi kelengkapan yang lumrah melengkapi pesawat Kepresidenan. Bila pesawat Kepresidenan RI mengacu pada teknologi CAMS (Civilian Aircraft Missile Protection System) yang dikembangkan Saab dan Innoviator Flight Science, maka lain halnya dengan Mesir, yang mempercayakan sistem perlindungan anti rudal pada solusi dari LAIRCM dari Northrup Grumman. (more…)

Amerika Serikat Resmi Tawari Indonesia Delapan Unit MV-22 Osprey Senilai US$2 Miliar, Mungkinkah Diambil?

Tampilan desain grafis V-22 Osprey dengan warna loreng dan logo Puspenerbad TNI AD dalam situs bellflight.com beberapa waktu lalu sempat menyita perhatian netizen pemerhati dunia alutsista di Tanah Air. Dan rupanya tampilan grafis tersebut punya makna lain, tidak hanya sekedar promosi ‘iseng’ dari pihak manufaktur, persisnya Defence Security Cooperation Agency (DSCA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, baru-baru ini telah merilis dokumen, yang isinya menyetujui akuisisi delapan unit MV-22 Osprey Block C senilai US$2 miliar lewat program Foreign Military Sale (FMS), alias government to government. (more…)