Terkenal sadis dalam memberi ganjaran hukuman, murkanya pemimpin Korea Utara Kim Jong Un atas kegagalan peluncuran unit kedua kapal perusak (destroyer) Choe Hyon class masih mengemuka dalam pemberitaan global. Dan lewat citra satelit, kini dapat dianalisis tingkat kerusakan dan kerugian yang terjadi atas kegagalan peluncuran di Chongjin, yang oleh Kim Jong Un disebut sebagai “tindakan kriminal yang disebabkan oleh kecerobohan mutlak.” (more…)
Tak mau dianggap punya alutsista ‘kaleng-kaleng’, hanya beberapa hari sejak diluncurkan di Galangan Nampo, kapal perusak (destroyer) ‘Karya Anak Bangsa’ Korea Utara, Choe Hyon dengan nomer lambung 51, dikabarkan telah melakukan uji tembak untuk semua jenis sistem persenjataan yang ada di kapal perang berbobot 5.000 ton itu. (more…)
Tanpa ‘omon-omon’, Korea Utara kembali menggemparkan jagad alutsista global, yakni dengan peluncuran kapal perusak (destroyer) ringan dengan bobot 5.000 ton. Berlokasi di kota pelabuhan Nampo, Korea Utara, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meresmikan destroyer Choe Hyon dengan nomer lambung 51. Dibangun dalam waktu 400 hari, multipurpose destroyer ini dilengkapi persenjataan yang mampu membetot perhatian para analis pertahanan. (more…)
Pada akhir November lalu, Angkatan Laut Korea Selatan meresmikan operasional ROKS Jeongjo the Great, yakni kapal perusak (destroyer) KDX-III Batch II class atau Sejong the Great class yang dibangun HD Hyundai Heavy Industries di Ulsan. (more…)
HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)
Ilustrasi kapal perusak dan kapal penjaga pantai yang dimodelkan berdasarkan Type 052D.
Dengan misi berlayar jarak jauh dalam durasi yang lama, plus dapat dipersenjatai secara kustom, maka tak jarang armada kapal Penjaga Pantai Cina (China Coast Guard/CCG) punya dimensi dan bobot yang sangat besar, di luar kelaziman kapal patroli penjaga pantai pada umumnya. (more…)
Hanya sandar selama tiga hari (5-7 November 2023) di dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, keberadaan kapal perusak (destroyer) dari Korea Selatan ROKS Gwanggaeto The Great (DDH-971), seolah luput dari perhatian. Namun, setiap kapal perang dari negara sahabat yang bertandang dalam pelayaran jarak jauh ke Indonesia, selalu menarik untuk dicermati, terlebih dari keunggulan dari teknologi dan sistem persenjataanya. (more…)
Saat tulisan ini diposting, dua kapal perusak (destroyer) Armada Pasifik Rusia – Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548 (Udaloy class) sedang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, yakni dalam misi pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski punya kemampuan peperangan anti serangan udara, anti permukaan dan anti kapal selam, namun, titik berat kemampuan Udaloy class adalah untuk mengadapi kapal selam, khususnya kapal selam NATO. (more…)
Dua kapal perang Armada Pasifik Rusia dari jenis destroyer pada hari Minggu (22/10/2023) sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan secara resmi menjadi tamu kehormatan Lantamal 5 Koarmada II. Kedua kapal perusak itu adalah Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548, yang melakukan pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski bukan pertama kalinya berlayar ke Indonesia, namun kehadiran destroyer dengan kemampuan anti kapal selam ini menarik untuk dicermati, khususnya dari persenjataan dan tonasenya yang besar. (more…)
Tak berselang lama setelah Hudong-Zhonghua Shipyard meluncuran frigat multirole Type 054B class di Shanghai, maka pada akhir Agustus lalu, Dalian Shipbuilding Industry Company telah meluncurkan kapal perusak (destroyer) Type 052DL class dengan sistem peluncuran vertikal – vertical launch system (VLS) terbesar di dunia untuk rudal balistik anti-kapal hipersonik YJ-21. (more…)