Ada kesamaan antara Indonesia dan Turki, yakni sama-sama punya obsesi dalam mengembangkan rudal MANPADS (Man Portable Air Defence Systems). Di Indonesia, pengembangan rudal MANPADS sempat digawangi PT Pindad pada tahun 2017 lalu. Sementara di Turki, pengembangan rudal MANPADS dilakukan oleh manufaktur alutsista, Roketsan, dalam label Sungur Air Defence Missile System. (more…)
Pelan namun pasti, modernisasi terus dilakukan oleh TNI AL. Bila sebelumnya beberapa KCR (Kapal Cepat Rudal) terlihat dipasangi meriam ‘sementara’ Bofors 40 mm pada haluannya, kini beberapa telah berganti dipasangi meriam modern otomatis Bofors 57 MK3 atau AU-220M 57 mm. Pun demikian dengan rudal anti kapal, bila sebelumnya ada yang dipasangi peluncur rudal anti kapal C-705 buatan Cina, kini nampak sudah dipasangi peluncur rudal anti kapal Exocet MM40 Block 3 buatan MBDA Perancis. (more…)
Salah satu tantangan dalam adopsi radar AESA (Active Electronically Scanned Array) adalah masih terbatasnya platform pesawat yang dapat menggunakannya. Lantaran merupakan jenis radar yang relatif baru dan mahal, radar AESA kebanyakan hadir untuk jenis jet tempur keluaran baru. Namun, belum lama ini ada kabar bahwa jet tempur lawas seperti A-4 Skyhawk ternyata dapat pula dipasangi radar AESA. (more…)
Selain Rusia yang kabarnya tengah mendatangkan drone dari Iran, rupanya ada negara eks Uni Soviet lain yang tertarik pada kemampuan drone tempur/kamikaze produksi Iran. Yang dimaksud adalah adalah Tajikistan, Negeri di Asia Tengah ini sejak pertengahan Mei 2022 dilaporkan telah meresmikan sebuah perusahaan yang memproduksi drone Ababil 2. (more…)
Bahwa jet tempur stealth Shenyang J-35 punya kemiripan dengan Lockheed Martin F-35 Lightning II tentu tak bisa disangkal. Dan baru-baru ini beredar foto J-35 untuk pertama kalinya dalam resolusi tinggi dan memperlihatkan lekuk jet tempur yang akan beropersi di kapal induk ini dengan lebih detail. Dibalut dengan cat abu-abu, sosok J-35 dikatakan netizen sebagai ‘peranakan’ dari desain F-35 dan keluarga Sukhoi Su-27. (more…)
Pasca Indonesia memilih untuk mengakuisisi drone tempur (UCAV) CH (Chang Hong)-4 Rainbow dari Cina, maka rangkaian kerja sama antara Indonesia dan Turki dalam pengembangan drone tempur serasa meredup, hal itu bisa dimaklumi, pasalnya Turki kandas dalam menawarkan drone tempur Anka ke Indonesia, padahal serangkaian kerja sama riset telah dilangsungkan cukup intens antara BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan Turkish Aerospace, termasuk menjalankan program pengembangan drone dalam uji di terowongan angin (wind tunnel). (more…)
Setelah manuvernya di Laut Cina Selatan yang membuat Beijing cenat – cenut, kini kapal induk nuklir USS Ronald Reagan dari Armada Ketujuh Amerika Serikat telah tiba di Singapura. Bukan sekedar tiba, melainkan kapal induk nuklir berbobot 113.600 ton itu telah sandar di dermaga Lanal (pangkalan angkatan laut) Changi pada Jumat, 22 Juli 2022. Oleh media lokal, momen merapatnya kapal induk di Changi menjadi tajuk berita, lantaran inilah pertama kalinya kapal induk AS merapat di Singapura sejak 2019. (more…)
Konsep robot anjing (robot dog) yang kerap tampil di film sci-fi rupanya telah membawa pengaruh pada desain dan pengembangan persenjataan berbasis robotik di masa depan. Dicitrakan mampu bergerak lincah, memasuki area yang sulit dijangkau manusia, menjadikan desain robot anjing menarik untuk kelak diadaptasi pada strategi perang di tengah kota. (more…)
Jauh dari hiruk pikuk pemberitaan seputar alutsista, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat ini sedang sandar kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) yang tonasenya lumayan besar, namun dari segi pencitraan terasa kurang dikenal. Kapal yang dimaksud adalah USS Frank Cable (AS-40), dimana kehadirannya diumumkan oleh Dispen Koarmada1 pada 21 Juli 2022, dimana prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III dipercaya untuk melakukan proteksi dan pengamanan terkait kedatangan kapal perang dari jenis submarine suport tersebut. (more…)
Taurus Systems Korea Co, Ltd pada November 2020 pernah menyebut akan merancang varian baru rudal jelajah Taurus dengan desain yang lebih kecil, namun punya jangkauan lebih jauh. Hal tersebut dikatakan Christoffer Drevstad, President of Taurus Systems Korea, dimana dinyatakan rudal Taurus K2 (Taurus 350K-2) nantinya dapat diluncurkan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon, FA-50 Eagle dan pesawat tempur masa depan Korea Selatan dan Indonesia, KF-21 Boramae. (more…)