Misi Project Overwatch: Lockheed Martin Sukses Uji AI pada F-35 untuk Identifikasi Cepat Kontak Tak Dikenal

Lockheed Martin baru saja mengumumkan keberhasilan uji terbang fitur Kecerdasan Buatan (AI) terbaru pada jet tempur stealth F-35 Lightning II. Fitur ini dirancang khusus untuk membantu pilot mengidentifikasi kontak atau emisi tak dikenal secara otomatis dan instan, sebuah langkah besar menuju peperangan udara masa depan.
Baca juga: “Jailbreak” F-35 Bak iPhone: Manuver Berani Belanda Hadapi Kontrol Ketat Software dari AS
Uji coba yang dilakukan di Pangkalan Angkatan Udara Nellis, Nevada, menandai tonggak sejarah baru dalam penerbangan militer. Untuk pertama kalinya, model AI taktis digunakan dalam penerbangan untuk menghasilkan Combat ID (Identifikasi Tempur) independen yang langsung ditampilkan pada layar kokpit pilot.
Dikenal dengan nama Project Overwatch, sistem AI ini dilatih untuk membedakan berbagai jenis emisi frekuensi radio (RF) dari sistem komunikasi dan radar. Dalam konteks militer, “emisi” seringkali menjadi data yang membingungkan bagi pilot. Sebuah transmisi frekuensi baru bisa berarti apa saja—mulai dari ancaman jenis baru hingga radar musuh yang sekadar berpindah mode operasional.
Selama uji coba, model pembelajaran mesin (machine learning) buatan Lockheed Martin ini terbukti mampu menyelesaikan ambiguitas ID, membedakan antara berbagai pemancar (emitters) yang meragukan, meningkatkan kesadaran situasional dengan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada pilot mengenai siapa dan apa yang ada di sekitar mereka.
A new edge for the F-35. ⚡✈️@LockheedMartin just flight tested Project Overwatch, an AI‑enhanced Combat Identification capability delivering advanced, real‑time threat intel, keeping the F-35 at the cutting edge of air dominance. pic.twitter.com/KpggASaxWp
— F-35 Lightning II (@thef35) February 23, 2026
Dan yang tak kalah penting, mempercepat waktu yang dibutuhkan pilot untuk mengambil tindakan tanpa harus bingung menerjemahkan data mentah sensor.
Salah satu aspek paling revolusioner dari Project Overwatch adalah kemampuannya untuk “belajar” dengan sangat cepat. Algoritma AI ini cukup ringkas sehingga mampu berjalan langsung di komputer onboard F-35.
Lockheed Martin menjelaskan bahwa setelah penerbangan selesai, para insinyur di darat menggunakan alat otomatis untuk memberi label pada pemancar baru yang ditemukan, melatih ulang model AI hanya dalam hitungan menit, dan memuat ulang model yang telah diperbarui untuk penerbangan berikutnya. Semua proses ini dilakukan dalam satu siklus perencanaan misi yang sama, sebuah peningkatan drastis dibandingkan proses konvensional yang biasanya memakan waktu berjam-jam atau bahkan berbulan-bulan pada pesawat generasi lama.
Angkatan Udara AS Kembangkan F-16 Fighting Falcon dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
F-35 adalah jet tempur stealth yang dirancang untuk menyerang musuh jauh sebelum terlihat oleh mata manusia. Oleh karena itu, pilot sangat bergantung pada perangkat lunak untuk mengubah data sensor yang kompleks menjadi ikon yang mudah dikenali.
Jake Wertz, Wakil Presiden Combat Systems F-35 di Lockheed Martin, menyebut inovasi ini sebagai “demonstrasi teknologi Generasi ke-6 yang dibawa ke platform Generasi ke-5.” Dengan kata lain, Project Overwatch memberikan kemampuan setara jet tempur masa depan kepada armada F-35 yang ada saat ini.
Menariknya, pengembangan Project Overwatch ini dilakukan atas inisiatif mandiri Lockheed Martin menggunakan dana penelitian dan pengembangan internal (Internal Research and Development – IRAD), bukan melalui kontrak spesifik dari Angkatan Udara AS.
Langkah ini dipandang sebagai strategi Lockheed untuk memenangkan persaingan teknologi, terutama di saat militer dunia mulai beralih ke Spectrum Warfare (perang spektrum elektromagnetik). Dengan kemampuan AI ini, F-35 kini tidak hanya unggul dalam hal siluman dan persenjataan, tetapi juga menjadi platform intelijen yang mampu beradaptasi dengan ancaman baru hampir secara real-time. (Bayu Pamungkas)
Berkat ‘Keystone’ F-35A Lightning II Punya Kemampuan Sebagai Pemandu Tembakan Artileri Darat


