
Saat SYPAQ Systems, startup yang berbasis di Melbourne mengirim jenis drone berbahan karton untuk militer Ukraina, maka tak sedikit orang yang menyindir dan mengecilkan kemampuan drone yang mampu terbang sejauh 120 km. Kemudian, mata dunia terbelalak, kala drone berbahan karton itu mampu menembus sistem pertahanan udara Rusia, dan berbasil menyerang basis jet tempur Su-30 dan MiG-29. (more…)

Selain mengembangkan varian Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3 tanpa awak (Udar), Rusia kini mencoba terobosan baru dengan uji coba Main Battle Tank (MBT) T-72 tanpa awak. Dengan beroperasi tanpa awak, maka sosok MBT dengan berat puluhan ton dapat beroperasi laksana drone, atau sebagai kendaraan tempur darat tanpa awak disebut Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). (more…)

Dalam peperangan modern, salah satu yang akan dilibatkan adalah kendaraan darat tanpa awak – unmanned ground vehicle (UGV). Meski belum dipentaskan secara maksimal, militer Rusia telah mengerahkan UGV roda ban dan rodan rantai untuk operasi lawan , bantuan tembakan infanteri dan penyapuan medan ranjau. Di Army 2023 (14-20 Agustus 2023) yang dihelat di Patriot Park, Moskow, ditampilkan jenis UGV 4×4 terbaru yang diberi label “Zubilo.” (more…)

Desain robot tempur lapis baja masih mencari kematangan, para manufaktur persenjataan terus melakukan pengembangan dan penyempurnaan dari model yang sudah dibangun, terutama dari pengalaman operasi di medan peperangan. Seperti Turki yang dikenal adaptif pada kemajuan ranpur lapis, belum lama ini meluncurkan apa yang disebut sebagai Alpar, yakni robot Infantry Fighting Vehicle (IFV). (more…)
Tak lama lagi, militer Rusia akan menggelar hajatan besar, yakni ‘menyambut’ kedatangan ranpur favorit asal Amerika Serikat dan Barat, mulai kelas Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley sampai Main Battle Tank (MBT) papan atas, seperti Leopard 2A4, Challenger dan M1A2 Abrams. Guna menyambut tamu spesial yang akan tampil di Ukraina, rangkaian persiapan telah dilakukan Moscow. (more…)

Tak bisa dipungkiri bahwa pergerakan pasukan infanteri dan kavaleri di medan peperangan, kerap mendapatkan perlawanan dan hambatan, salah satu yang tak terlihat namun bisa membuat kerugian besar adalah keberadaan ranjau darat. Maka tak heran kemampuan satuan zeni tempur atau combat engineer selalu menjadi tumpuan tatkala unit infanteri dan kavaleri akan memasuki suatu wilayah. (more…)

Seperti halnya Indonesia yang telah merilis beberapa prototipe rantis nirawak – unmanned ground vehicle (UGV), maka negara tetangga Malaysia juga telah merintis hal serupa. Diberi label “Kawbra,” UGV dengan empat roda ini baru saja ditampilkan dalam ajang DSA 2022 (28 – 31 Maret 2022) di Kuala Lumpur. Dirancang oleh Science and Technology Research Institute for Defence (STRIDE), Kawbra didedikasikan untuk dioperasikan angkatan bersenjata Malaysia. (more…)

Masih ingat berita tentang War-V1? Prototipe hybrid tactical vehicle karya CV BDLTech yang berperan sebagai blocker, backup dan sweeper untuk eskalasi pertempuran sedang. Model War-V1 memang jadi topik bahasan menarik, pasalnya robot ranpur ini digadang mampu memberi dukungan bantuan tembakan, khususnya pada laju unit infanteri. Meski tak sama pelak, konsep War-V1 ternyata ada rivalnya dari Estonia. Inilah THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System), drone robot darat beroda rantai buatan Milrem. (more…)