Digempur habis-habisan lewat serangan udara oleh Amerika Serikat, maka tak ada pilihan bagi milisi Houthi di Yaman untuk melancarkan serangan balasan yang juga dilakukan secara masif atas sasaran strategis armada laut AS di Laut Merah. Dan yang ditakutkan AS selama ini nyaris kejadian, yakni serangan rudal balistik diarahkan ke kapal induk nuklir USS Harry S. Truman (CVN-75). (more…)
Di tengah masifnya serangan udara Amerika Serikat ke sekutunya, Houthi di Yaman, Iran belum lama ini justru memamerkan kekuatan otot militernya kepada dunia, kali ini dengan memperlihatkan keberadaan “Kota Rudal (Missile City) yang ada di bawah tanah. (more…)
Setelah sukses menghantam pembangkit listrik Israel di kota Haifa pada awal Januari 2025, nama rudal balistik hipersonik Palestine-2 yang diluncurkan milisi Houthi di Yaman sontak naik daun. Tangan Iran jelas berada dibalik serangan rudal berkecepatan tinggi ini, pasalnya Palestine-2 merupakan pengembangan lebih lanjut dari rudal balistik Iran, Fateh-110. (more…)
Operasi “Outstretched Arm” pada 20 Juli lalu telah membuka mata dunia, untuk pertama kalinya jet tempur stealth melakukan serangan udara jarak jauh. Dengan jarak terbentang sekitar 2.000 kilometer antara Pangkalan Udara Nevatim dan kota Al Hudaydah di Yaman, flight penyerang yang terdiri dari lima unit F-35I Adir dengan dukungan pesawat tanker Boeing 707 Re’em sukses melakukan serangan presisi ke fasilitas penyimpanan minyak di pelabuhan Al Hudaydah. (more…)
Tak tinggal diam atas serangan drone Samad-3 yang menghamtam kota Tel Aviv, Israel pada hari Sabtu, 20 Juli 2024, melakukan serangan balasan ke Yaman, yakni ke ke kota pelabuhan Al Hudaydah yang dikuasai milisi Houthi. Serangan yang dilancarkan Israel menimbulkan kerugian besar, pasalnya menyasar fasilitas penyimpanan minyak di pelabuhan, dan telah mengakibatkan korban jiwa dan luka, meski tidak disebut secara spesifik. (more…)
Terbang rendah dari arah laut di malam hari, sebuah drone kamikaze yang diluncurkan milisi Houthi di Yaman berhasil menembus jantung pertahanan udara Israel. Bukan sembarang jantung, drome kamikaze bersuara berisik (bertenaga propeller) telah menyasar Tel Aviv, persisnya menghantam bangunan tak jauh dari kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat. (more…)
Krisis di Laut Merah rupanya mendorong Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) untuk mendongkrak kemampuan serangan jarak jauh ke daratan (permukaan). Hal ini dipicu oleh aksi milisi Houthi di Yaman yang melakukan serangan dengan rudal balistik dan drone kamikaze ke kapal tanker/kargo sipil yang berlayar di koridor Laut Merah/Bal-el-Mandeb/Teluk Aden dengan tujuan Israel. (more…)
Meski tidak terkait langsung dengan operasi tempur, namun, peran dari drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) tak bisa dianggap remeh. Berukuran relatif kecil dengan adopsi beragam sensor, AUV identik sebagai perangkat canggih. AUV yang operasinya dibalut sebagai misi penelitian hidro oseanografi, kerap digunakan untuk misi intai dan pengumpulan data-data kelautan, yang pada konkritnya dibutuhkan untuk pelayaran kapal selam sampai menunjang pendaratan amfibi. (more…)
Inggris dan Amerika Serikat telah membuka serangan ke basis Houthi di pesisir Yaman. Merespon serangan tersebut, Houthi bersiap untuk melancarkan serangan balasan kepada aset AS dan sekutunya di sekitaran Laut Merah. Nah untuk menunjang serangan, Houthi akan bertumpu pada elemen rudal jelajah anti kapal dan rudal balistik anti kapal. Uniknya, dua di antara rudal yang digunakan Houthi, dulunya pernah dioperasikan oleh Indonesia. (more…)
Jet tempur Eurofighter Typhoon kembali memperlihatkan debut tempurnya di Timur Tengah. Hal ini setelah Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak memberikan lampu hijau untuk dilakukannya serangan udara ke basis Houthi yang berada di pesisir Yaman. Untuk melancarkan serangan ke Yaman, Angkatan Udara Inggris mengerahkan flight Typhoon FGR4 ke Pangkalan Udara Akrotiri di Siprus. (more…)