Dengan bobot direntang 8.000 sampai 10.000 ton, Multi-Role Combat Vessel (MRCV) untuk Angkatan Laut Singapura (RSN) yang saat ini sedang dibangun oleh ST Engineering Marine, bakal menjelma sebagai kapal perang terbesar di Asia Tenggara, yakni dengan jadwal penyerahan unit perdana pada tahun 2028. Bukan hanya menjadi kapal kombatan terbesar, tapi MRCV juga bakal jadi kapal perang permukaan dengan persenjataan paling canggih di kawasan. (more…)
Airbus Helicopters dan mitranya telah melakukan demonstrasi skala penuh sistem kerja sama wahana berawak-nirawak atau manned-unmanned teaming (MUM-T) system yang dikembangkan sebagai bagian dari proyek yang didanai oleh Uni Eropa dan diberi nama kode MUSHER. (more…)
Lantaran bakal dihuni oleh petinggi negeri ini, maka sistem pertahanan udara pada Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur akam menjadi prioritas. Sebut saja tentang radar, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI lewat akun X (d/h Twitter) menyebut bahwa sistem hanud IKN Nusantara akan di-cover oleh radar Ground Control Interception (GCI) Thales GM403, yang notabene akan menjadi radar tercanggih di arsenal Koopsudnas (Komando Operasional Udara Nasional). (more…)
Meski kurang publikasi, ada kabar yang lumayan membanggakan terkait alutsista buatan dalam negeri, yakni rantis serbu lapis baja P6-ATAV (All Terrain Assault Vehicle) produksi PT SSE (Surya Sentra Ekajaya), ikut dipamerkan dalam pameran pertahanan Eurosatory 2024 yang dihelat di Paris, Perancis (17 – 21 Juni 2024). Dalam foto yang beredar di media sosial, P6-ATAV V3 4×4 tampil di Paris lengkap dengan turret RCWS untuk senapan mesin berat kaliber 12,7 mm. (more…)
Dua tahun sejak diluncurkannya DEFEND ID, PT Len Industri (Persero) dan Thales memulai tonggak penting dengan penandatanganan perjanjian JV (Joint Venture) pada tanggal 30 Mei 2024, disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dan Pascale Sourisse, President and CEO, Thales International dan Fabien Penone, Duta Besar Perancis untuk Indonesia. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) / Holding DEFEND ID dan Nicolas Bouverot, Vice President Thales Asia di Jakarta. (more…)
Guna meningkatkan kemampuan pengawasan udara di wilayah perbatasan, pada 8 Desember 2023, Kementrian Pertahanan Malaysia menyepakati kontrak dengan Thales untuk pengadaan radar intai jarak jauh – long range surveillance radar GM (Ground Master) GM400α (Alpha) untuk kebutuhan Angkatan Udara Malaysia. (more…)
Meski kodratnya adalah jet tempur ringan, namun Polandia mempersiakan FA-50PL Fighting Falcon dengan fitur terdepan berikut paket persenjataan lengkap. Maklum, Polandia yang berbatasan dengan Ukraina khawatir ikut terdampak perang. Selain dibekali dengan radar active electronically scanned array (AESA) dan sistem pengisian bahan bakar di udara (air refueling), ada kabar terbaru bahwa FA-50 pesanan Polandia akan dilengkapi Helm Mounted Display (HMD) besutan Thales. (more…)
Sebuah video muncul beberapa hari yang lalu yang menampilkan Main Battle Tank (MBT) T-90M Proryv Rusia. Yang menarik perhatian bukan tentang penambahan sistem proteksi yang ramai dipublikasikan, melainkan ada label Thales pada sistem pengendali tembakan – fire control system (FCS) pada MBT andalan Rusia tersebut. Adanya label Thales tentu mengundang tanya, pasalnya manufaktur alat pertahanan asal Perancis itu telah mundur dari Rusia, yakni pasca invasi Moskow ke Ukraina pada Februari 2022. Maka spekulasi pun beredar. (more…)
Flyby Technology dari Turki terbilang beruntung dalam meraih order penjualan drone bersenjata, setelah sebelumnya bersama Thales dipinang untuk memperkuat lini Unmmaned Combat Aerial Vehicle (UCAV) Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force). Kini kabar terbaru datang dari Taiwan, yang mana drone quadcopter bersenjata Jackal, meraih pesanan untuk Angkatan Darat dan Korps Marinir Taiwan. (more…)
Dalam sebuah pernyataan di media nasional, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, frigat Merah Putih (Arrowhead 140) baru akan selesai terbangun pada lima hingga enam tahun ke depan. Adapun netizen pada 25 Agustus lalu telah mendapat kabar baik dengan dilakukannya peletakan lunas (keel laying) unit perdana frigat Merah Putih oleh PT PAL Indonesia. Terlepas dari lamanya proses pembangunan flagship TNI AL ini, rupanya ada kendala teknis yang harus dituntaskan agar tidak terjadi delay pada proses penyerahan kapal perang ini. (more…)