
Pengalaman operasi di Ukraina membawa pelajaran berharga, salah satunya adalah pentingnya kendaraan khusus (ransus) pelibas medan ranjau. Selain varian yang hadir berupa kendaraan tanpa awak, dalam banyak hal tetap dibutuhkan kehadiran ransus lapis baja berawak yang menawarkan keunggulan performa, seperti K600 Korean Combat Engineering Vehicle (KCEV) dan M1150 Assault Breacher Vehicle, yang keduanya dirancang dengan sasis Main Battle Tank (MBT). (more…)

Dengan restu dan dukungan dari pihak manufaktur, para insinyur dan pengembang Ukraina punya keleluasaan untuk meracik dan mengkombinasikan antar jenis senjata menjadi bentuk baru yang selama ini belum ada di pasaran. Sebut saja seperti kunculan USV (Unmanned Surface Vehicle) kamikaze bersenjata rudal R-73 “FrankenSAM” dan rudal udara ke udara ASRAAM yang diubah jadi rudal hanud pada Supacat 6×6. Nah, rupanya giliran segmen Main Battle Tank yang akan mendapat sentuhan “Frankenstein”. (more…)

Setelah diluncurkan pada April 2023, Light Air Assault Vehicle Caracal 4×4 hasil kemitraan Rheinmetall dengan Mercedes-Benz dan ACS Armored Car Systems, mendapatkan kontrak pengadaan jumbo dari pemerintah Jerman dan Belanda, yakni dengan total pesanan mencapai 3.000 unit. Terkait dengan kontrak akuisisi tersebut, ada kabar bahwa Caracal 4×4 juga akan dibekali dengan perangkat Inertial Navigation System (INS) produksi Excail (bagian dari Exail Technologies). (more…)

Dua nama besar dalam indusrti pertahanan dari Eropa dan Amerika Serikat, yakni Rheinmetall dan Lockheed Martin, berkolaborasi dalam pengembangan peluncur roket baru yang disebut Global Mobile Artillery Rocket System (GMARS). (more…)

Aspek daya tembak meriam melekat dalam peperangan kavaleri, sebut saja saat MBT (Main Battle Tank) M1A1 Abrams Ukraina berhasil dieleminasi oleh tembakan meriam dari MBT T-72 Rusia dalam skema pertemuran ‘tank on tank’. Belajar dari kasus yang terjadi dalam perang di Ukraina, mendorong Angkatan Darat Inggris (Royal Army) untuk menggenjot aspek daya tembak pada MBT terbaru mereka Challenger 3 yang diklaim sebagai MBT terbaik di lingkup NATO. (more…)

Metode penghancuran drone lewat tembakan rudal masih menjadi pilihan, pasalnya rudal hanud (pertahanan udara) mampu menetralisir laju drone dari jarak jauh. Meski begitu, penggunaan rudal hanud untuk menjatuhkan drone masih menjadi simalakama, pasalnya harga rudal hanud dengan presisi tinggi tak sebanding dengan harga drone yang dijatuhkan. (more…)

Bila tiada aral melintang, Jerman untuk pertama kali dalam 50 tahun terakhir akan memproduksi jenis amunisi dengan kaliber baru. Raksasa perusahaan pertahanan Jerman Rheinmetall dilaporkan telah menandatangani kontrak penelitian dan pengembangan beberapa minggu lalu untuk membuat versi produksi meriam dan amunisi di kaliber 130 mm. (more…)

Setelah diperlihatkan dalam presentasi di IQPC International Armoured Vehicles Conference (IAVC) 2024 (22- 25 Januari 2024) di London, sosok prototipe Main Battle Tank (MBT) terbaru Inggris, yakni Challenger 3 sampai saat ini belum diperlihatkan secara langsung di hadapan publik. Namun, ada kabar bahwa MBT garapan Rheinmetall BAE Systems Land, telah diseberangkan ke Jerman. (more…)

Seolah mengikuti langkah Austria, Jerman diwartakan juga mengorder sistem hanud mobile Skyranger 30. Bedanya, bila Austria akan memasang turret Skyranger 30 pada ranpur Pandur Evolution 6×6, maka angkatan bersenjata Jerman akan mengintegrasukan turret Skyranger 30 pada ranpur roda ban yang lebih besar, yakni Boxer 8×8. (more…)

Meski sebatas prototipe, namun penampilan ranpur Pindad Badak 6×6 dengan dummy kanon Rheinmetall Skyranger 30 pada Indo Defence 2022, telah menarik perhatian banyak kalangan, pasalnya secara konsep kanon reaksi cepat untuk SHORAD (Short Range Air Defence) tersebut ideal untuk dipasang pada ranpur 6×6 produksi dalam negeri. Serupa tapi tidak sama, rupanya konsep integrasi Skyranger 30 pada Badak 6×6 telah dilirik oleh angkatan bersenjata Austria. (more…)