Tag: Raytheon

Lockheed Martin Siap Genjot Produksi Rudal FGM-148 Javelin Hingga Dua Kali Lipat

Seperti halnya kasus pada rudal MANPADS FIM-92 Stinger, Amerika Serikat kini mulai kekurangan stok rudal anti tank FGM-148 Javelin, maklum ribuan peluncur dan rudal produksi Raytheon dan Lockheed Martin ini telah dikirim sebagai bagian dari hibah persenjataan ke Ukraina. Namun, berbeda dengan kasus Stinger, pihak pabrikan menyatakan akan meningkatkan produksi Javelin menyusul adanya peningkatan kebutuhan di segmen rudal anti tank man portable. (more…)

Muncul Opsi Buka Kembali Jalur Produksi Rudal FIM-92 Stinger, Ini Kata Produsen

FIM-92-Stinger (Foto: istimewa)

Berusia tua namun battle proven, demikian status rudal hanud MANPADS FIM-92 Stinger. Ketika lama disimpan di depo dan kemudian harus digelar di laga Perang Ukraina, nyatanya kinerja rudal besutan Raytheon Technologies yang moncer di Perang Afghanistan ini masih punya gigi, beberapa helikopter dan jet tempur Rusia masih bisa dirontokkan oleh rudal panggul ini. (more…)

Untuk Pertama Kali, F-15EX Lakukan Uji Tembak Rudal, Menggunakan AIM-120D AMRAAM

Boeing F-15EX atau F-15 Eagle II yang dikenal sebagai salah satu jet tempur idaman TNI AU, diwartakan untuk pertama kalinya pada 25 Januari 2022 melakukan uji penembakan rudal udara ke udara (live fire) di atas Teluk Meksiko. Jenis rudal yang ditembakan oleh jet tempur terbaru Angkatan Udara AS ini adalah AIM-120D AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile). (more…)

Gagal dalam Uji Coba, Northrop Grumman Mundur dari Program SHORAD Senjata Laser

Adopsi laser sebagai bagian dari elemen pertahanan udara (hanud) kini menjadi acuan pengembangan oleh beberapa manufaktur alutsista. Dari basis teknologi tinggi, nilai kontrak pengembangan dan pengadaan di lini senjata laser tak pelak ikut mendorong inovasi yang diluncurkan, baik implementasi di segmen hanud permukaan (darat) dan hanud kapal perang. (more…)

AU Korea Selatan Resmi Pensiunkan Rudal Hanud Raytheon MIM-23 Hawk

(RoKAF)

Setelah beroperasi 39 tahun, Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (RoKAF), resmi memensiunkan rudal hanud jarak sedang MIM-23 Hawk buatan Raytheon, Amerika Serikat. Rudal Hawk sendiri posisinya akan digantikan oleh rudal hanud buatan dalam negeri, Cheongung Block-1. (more…)

Pertama Kali, Artileri AS Sukses Uji Penembakan Munisi Howitzer Jarak Jauh, 70 Km dengan Akurasi Tinggi!

(US Army)

Ada kabar anyar dalam jagad kesenjataan artileri global, dimana Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) untuk pertama kalinya mewartakan, bahwa berhasil melakukan tembakan lengkung dari howitzer hingga jarak 70 km. Bukan hanya soal jarak jangkauan, namun lebih dari itu, tembakan tersebut dikatakan punya akurasi sangat tinggi. (more…)

AL Korea Selatan Adopsi Kanon CIWS Phalanx Generasi Terbaru, Ini Kemampuannya

(Raytheon)

Setiap angkatan laut punya preferensi tersendiri atas adopsi kanon reaksi cepat – Close In Weapon System (CIWS). Lantaran adanya dinamika dan kebutuhan, ada kalanya penggunaan jenis kanon CIWS bisa berbeda-beda jenis, ambil contoh TNI AL yang mengadopsi kanon CIWS dari pabrikan Rheinmetall dan Norinco. Serupa tapi tidak sama, AL Korea Selatan dikabarkan akan menggunakan kanon CIWS Phalanx generasi terbaru untuk kapal perusak rudal Sejong Daewang Class (KDX III) batch II. Yang unik, Sejong Daewang Class batch I yang terdiri dari tiga unit kapal perusak, justru mengusung kanon CIWS Goalkeeper besutan Thales Nederland. (more…)

Dianggap Uzur, Angkatan Darat AS Berencana Pensiunkan Rudal Hanud MANPADS Stinger

FIM-92-Stinger (Foto: istimewa)

Rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) terpopuler sejagad, FIM-92 Stinger, diwartakan akan dipensiunkan secara bertahap dari inventaris AD Amerika Serikat. Meski battle proven dalam banyak laga peperangan, namun usia rudal produksi Raytheon Missile Systems ini sudah terbilang tua dan dikhawatirkan tidak adaptif pada tantangan hanud di masa depan. (more…)

Belanda Pesan Rudal AIM-120C-8, Apa Bedanya dengan AIM-120C-7 AMRAAM untuk Indonesia?

Soal kadar battle proven, rasanya tak perlu lagi diceritakan lagi, bahwa rudal udara ke udara besutan Raytheon, AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) memang jaguh dan handal di banyak palagan. Jet tempur F-16 TNI AU pun dipastikan, sebagai salah satu yang menggunakan varian AMRAAM, persisnya AIM-120C-7. Meski F-16 TNI AU agak telat mengadopsi beyond-visual-range air-to-air missile (BVRAAM), namun kehadiran 36 unit AIM-120C-7 paling tidak dapat menambah efek deteren bagi jet tempur TNI AU. (more…)

Di ‘Daur Ulang’ Sebagai Rudal Udara Ke Permukaan, AIM-9L/M Sidewinder Kini Berpemandu Laser

Bahwa rudal udara ke udara jarak dekat besutan Raytheon AIM-9 Sidewinder punya kemampuan ‘plus’ sebagai rudal udara ke permukaan sudah pernah dikupas di artikel terdahulu. Kebisaan tersebut bukan hanya pada varian anyar AIM-9X Block II, melainkan varian lawas AIM-9P2 pun terbukti sukses diuji tembak ke sasaran di permukaan, seperti yang telah dilakukan penerbang jet tempur F-5E Tiger II TNI AU pada sasaran eks KRI Hiu. Namun, ada fakta baru seputar kebisaan Sidewinder sebagai rudal udara ke permukaan. (more…)