Lebih cepat sehari dari jadwal yang telah diwartakan sebelumnya, Kamis siang ini (11/4) bertempat di Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL Surabaya, kapal selam ketiga dari Nagapasa Class yaitu KRI Alugoro 405 diluncurkan. Peluncuran dihadiri Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. Pengukuhan nama KRI Alugoro 405, secara simbolis akan diberikan oleh Ibu Nora Ryamizard Ryacudu. (more…)
Setelah melewati beberapa kali penundaan, unit ketiga dari kapal selam Nagapasa Class yang disebut dengan identitas KRI Alugoro 405, kabar terakhir diwartakan bahwa kapal selam Type 209/1400 tersebut akan diluncurkan secara resmi pada 12 April mendatang. Molornya jadwal peluncuran dikarenakan adanya pendangkalan berat pada area dermaga utama PT PAL di Surabaya. (more…)
Pendangkalan menjadi momok tersendiri dalam pengelolaan jasa dermaga, maklum pendangkalan menjadikan pergerakan kapal, terutama kapal dengan tonase besar menjadi terhambat. Peningkatan sedimentasi perairan karena faktor alam dan dampak industri mengharuskan upaya pengerukan perlu dilakukan secara periodik. Dan ternyata soal pendangkalan pada area pelabuhan ini langsung berdampak pada lalu lintas kapal selam.
Setelah melakukan sejumlah survei untuk pengadaan kapal selam untuk kebutuhan Korps Hiu Kencana, termasuk penjajakan serius dengan pihak Gölcük Naval Shipyard dari Turki yang menawarkan kapal selam Type 214 dan Naval Group dari Perancis yang menawarkan kapal selam litoral Scorpene Class 1000, namun informasi terakhir menyebutkan bahwa pilihan bakal (kembali) kepada pihak Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Korea Selatan, yang sudah menjadi mitra PT PAL dalam pembuatan 3 unit kapal selam Type 209/1400 – Nagapasa Class. (more…)
Di sekitaran Oktober 2017, berita tentang protes Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tentang performa baterai di kapal selam KRI Nagapasa 403 (aka – Changbogo Class) mengemuka ke publik. Seperti telah banyak diwartakan, Menhan menyebut Kapal selam dirasa kurang bertenaga karena berbadan besar tapi tenaga listrik yang dipasok kecil. (more…)
Di tengah situasi Surabaya yang sedang Siaga 1, rupanya ada sosok Monster Bawah Laut yang secara senyap merapat ke Dermaga Ujung, Komando Armada II. Yang dimaksud tak lain adalah KRI Ardadedali 404, kapal selam kedua dari tiga unit Nagapasa Class yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan RI. (more…)
Belum sampai setahun sejak KRI Nagapasa 403 merapat di Dermaga Ujung, Surabaya, kini ada kabar bahwa kapal selam kedua dari Nagapasa Clasa, yakni KRI Ardadedali 404 segera dilayarkan menuju Tanah Air. KRI Ardadedali 404 merupakan kapal selam Type 209/1400 yang dibangun oleh DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering) di Okpo, Korea Selatan. (more…)
Setelah combat management system, radar intai dan periskop untuk kapal selam Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) dipaparkan pada artikel terdahulu, kini giliran sistem sonar yang menjadi perhatian pada kapal selam terbaru TNI AL tersebut. Wärtsilä, perusahaan teknologi dan energi asal Finlandia disebut-sebut menjadi pemasok solusi untuk sistem sonar untuk ketiga unit Nagapasa Class. (more…)
Dari penampakkannya jelas yang satu ini layak disebut sebagai “Yellow Submarine,” pasalnya sosok berbentuk kapal selam ini punya warna kuning polos. Namun melihat dari desainnya, bisa dipastikan ini adalah model kapal selam Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) yang unit perdananya KRI Nagapasa 403 telah diserahterimakan ke TNI AL pada bulan Agustus lalu. Lalu apa yang menarik dari model Nagapasa Class berbahan kayu ini? (more…)
Tak butuh waktu berbulan-bulan, sejak KRI Nagapasa 403 diserahterimakan ke TNI AL pada 2 Agustus lalu di Okpo, Korea Selatan, kapal selam Type 209/1400 itu kemudian dilayarkan ke Tanah Air, dan kini kurang dari empat minggu, tepatnya hari ini (28/8/2017), KRI Nagapasa 403 telah resmi tiba dan merapat di Dermaga Ujung Koarmatim, basis pangkalan terbesar dan terkuat TNI AL yang berada di Surabaya, Jawa Timur. (more…)