Jagat pemerhati militer global pada Maret 2026 ini diguncang oleh kabar mengejutkan dari palagan panas Laut Merah. Kapal induk tercanggih dan termahal di dunia milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford (CVN-78), dilaporkan harus ditarik mundur dari penugasan aktif menuju Pelabuhan Souda Bay di Kreta, Yunani. (more…)
Di tengah bayang-bayang serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran memperkenalkan varian terbaru dari keluarga rudal balistiknya, Khorramshahr-4, yang juga diberi julukan Kheibar. Rudal ini bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan representasi dari doktrin militer Iran yang semakin matang dalam menghadapi ancaman dari sistem pertahanan udara modern. (more…)
Di tengah eskalasi ketegangan yang mencapai titik didih akibat potensi serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran telah mengubah garis pantainya menjadi benteng pertahanan yang mematikan. Kekuatan utama dari strategi “sea denial” atau penolakan akses laut Iran tidak hanya terletak pada kapal perangnya, melainkan pada satuan elit yang dikenal sebagai Komando Rudal Angkatan Laut Republik Islam Iran (IRIN Missile Command) serta unit kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). (more…)
Tom Cruise “Maverick” di kokpit F/A-18F Super Hornet.
Insiden tragis yang melibatkan sebuah jet tempur F/A-18F Super Hornet milik Angkatan Laut AS yang ditembak jatuh oleh kapal perang AS sendiri di Laut Merah pada akhir tahun lalu kembali mengguncang media massa. Pemicu viralitas kembali ini bukanlah insiden baru, melainkan rilisnya laporan investigasi akhir oleh militer AS pada Awal Desember 2025, setahun setelah insiden. (more…)
Seperti kasus yang kerap terjadi di Laut Cina Selatan, ada kabar untuk pertama kalinya sebuah ‘serangan’ sinar laser diarahkan ke pesawat militer Jerman Namun, TKP (Tempat Kejadian Perkara-red) kini berada di atas Laut Merah, yakni dilaporkan pada tanggal 8 Juli 2025, pesawat intai Udara Jerman yang berbasis di Djibouti mendapat tembakkan laser dari sebuah kapal perang Cina. (more…)
Digempur habis-habisan lewat serangan udara oleh Amerika Serikat, maka tak ada pilihan bagi milisi Houthi di Yaman untuk melancarkan serangan balasan yang juga dilakukan secara masif atas sasaran strategis armada laut AS di Laut Merah. Dan yang ditakutkan AS selama ini nyaris kejadian, yakni serangan rudal balistik diarahkan ke kapal induk nuklir USS Harry S. Truman (CVN-75). (more…)
Milisi Houthi di Yaman telah melancarkan serangan terpilih kepada kapal-kapal dagang berbendera Amerika Serikat, Inggris, Israel dan sekutu-sekutunya yang terkait dengan konflik di Gaza. Namun, bukan perkara mudah untuk melancarkan serangan dengan rudal balistik dan drone kamilkaze, pasalnya ada ratusan kapal yang melintasi kawasan Laut Merah, Teluk Aden dan Laut Arab. (more…)
Guna memantau jalur udara di Laut Merah, ada kabar Iran telah menempatkan radar canggih peringatan dini di bagian utara Pelabuhan Sudan, yang memang berada di pesisir Laut Merah. Radar yang dimaksud adalah Matla-ul-fajr, jenis radar yang beroperasi di frekuensi rendah VHF (Very High Frequency) dengan kemampuan dapat mendeteksi pergerakan jet tempur stealth. (more…)
Pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, posisi Rusia di Suriah menjadi simalakama, secara politik dan keamanan, instalasi militer Rusia langsung terancam, namun di satu sisi Moskow ogah pergi dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Rusia di kota pelabuhan Tartus dan Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim, yang punya nilai strategis di Laut Mediterania. (more…)
Sebuah insiden terjadi di kegelapan malam langit Laut Merah, pada 22 Desember 2024, jet tempur F/A-18F Super Hornet Angkatan Laut AS dari USS Harry S. Truman (CVN-75) telah ditembak jatuh. Tapi bukan oleh sengatan rudal hanud milisi Houthi di Yaman, tumbangya Super Hornet akibat ditembak oleh kawan sendiri (friendly fire) oleh sistem hanud dari kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg (CG-64) – Ticonderoga class. (more…)