
Mengikuti langkah Filipina dan Thailand, Angkatan Darat Brasil secara resmi telah memilih self propelled howitzer (SPH) Autonomous Truck Mounted Howitzer System (Atmos) 155 mm buatan Elbit Systems, Israel. Atmos terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi VBCOAP 155 SR, yang bertujuan untuk memodernisasi armada artileri medan dengan peralatan berteknologi tinggi. (more…)

Di luar dugaan, pasca serangan Israel ke Iran pada 19 April lalu, belum nampak aksi balasan lanjutan dari Iran, sikap Teheran justru cenderung melunak, padahal sebelumnya petinggi Negeri Para Mullah telah memproklamirkan serangan balasan yang lebih besar dan brutal bila Israel berani menyerang Iran. (more…)

Selain rudal anti tank Kornet (Dehlavieh), debut rudal anti tank lain yang diharapkan ikut ambil bagian dalam perang di Gaza, Palestina, adalah rudal anti tank Almas (Diamond dalam Bahasa Persia). Seperti halnya Dehlavieh, Almas juga diproduksi oleh Iran, namun lantaran kontrol ketat dari pasukan Israel di perbatasan, maka harapan penggunaan rudal Almas ada di tangan milisi Hizbullah yang berada di Lebanon. (more…)

Meski tak diakui oleh Iran, Israel pada 19 April 2024 telah melakukan serangan udara terbatas ke wilayah Iran, sumber media internasional menyebut serangan Israel dilakukan dengan menargetkan tujuh kota besar, bahkan secara bersamaan Isreael juga menyerang target proxy Iran yang ada di Suriah dan Irak. Lantaran setiap serangan Israel ke Iran (begitu pula sebaliknya) harus melewati ruang udara negara lain, maka ada potensi rudal dan pesawat Israel jatuh di teritorial negara tetangga. (more…)

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu rupanya tak ingin negerinya diintervensi oleh negara mana pun, setelah usaha dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat untuk membujuk Israel agar tak menyerang balik Iran, maka pada dini hari 19 April 2024, Israel telah nekad membuka serangan balasan langsung, bukan hanya ke Iran, Israel juga menyerang secara bersamaan ke wilayah Suriah dan Irak, di mana terdapat basis proxy Iran disana. (more…)

Di tengah ancaman serangan balasan Israel ke Iran, pada hari ini, 18 April 2024, Angkatan Darat Iran merayakan hari jadinya (Iran Army Day) ke-103 lewat sebuah parade militer di Teheran. Dari serangkaian alutsista yang dipamerkan, mata dunia tertuju pada sistem senjata pertahanan udara (hanud) Iran, pasalnya atas titah dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, maka Israel dalam waktu dekat akan melancarkan serangan udara ke Israel, dan kemampuan hanud Iran akan diuji untuk bisa menghadapinya.
(more…)

Saat rudal balistik Iran meluncur di tengah kegelapan malam pada 13 April lalu, maka hampir tak mungkin untuk mengetahui jenis rudal balistik yang dimaksud. Nah, keeseokan harinya, dari puing-puing yang tersebar di beberapa lokasi di Israel, mulai diketahui jenis rudal balistik yang dimaksud. Seperi salah satiu yang viral adalah temuan puing booster rudal balistik jarak menengah atau Medium-range ballistic missile (MRBM) di Laut Mati. (more…)

Di antara jenis senjata yang digunakan Iran untuk menyerang Israel, maka nama drone kamikaze Shahed-136 menjadi ‘kasta’ terendah, maklum komposisi senjata pada serangan Iran pada 13 April 2024 adalah rudal jelajah dan rudal balistik yang harganya jauh lebih mahal. Meski efektivitas serangan Iran belum diketahui persis, namun, kehadiran sekitar 170 unit Shahed-136 dalam serangan satu malam ke Israel, seolah membangkitkan kenangan buruk bagi Ukraina, yang lumayan lama sistem petahanan udaraya diobrak abrik oleh drone bermesin propeller ini. (more…)

Iran menyadari bahwa cepat atau lambat akan ada serangan balasan dari Israel, selain menempatkan sistem pertahanan udara berbasis rudal di sekitar Teheran, maka sebelum serangan akbar Iran ditunaikan pada 13 April 2024, otoritas pertahanan udara Iran diketahui telah menggelar sistem jammer (electronic warfare) canggih buatan Rusia. Yang dimaksud adalah Kvant 1L222 Avtobaza Electronic Intelligence (ELINT) system. (more…)

Serangan akbar Iran ke wilayah Israel akhirnya ditunaikan pada malam hari 13 April 2024, dengan ratusan rudal balistik dan drone kamikaze diluncurkan dari wilayah Iran dan Yaman. Dan tak lama setelah gelombang serangan udara Iran, Israeli Air Force One atau dikenal sebagai “Wing of Zion” nampak telah mengudara dengan lepas landas dari Pangkalan Udara Nevatim di Israel selatan dan meninggalkan ruang udara Israel. (more…)