Sea Trial Tuntas, “Amiral Ronarc’h” Unit Pertama Fregat FDI Class Perancis Memasuki Tahap Komisioning

Diluncurkan pada 7 November 2022, tanda-tanda komisioning BPC Amiral Ronarc’h (D660), unit pertama dari fregat Frégate de Défense et d’Intervention (FDI) – Belharra class kian terasa dekat, setelah Amiral Ronarc’h dilaporkan telah meninggalkan galangan kapal Naval Group di Lorient, menuju pelabuhan asalnya di Brest.
Baca juga: HS Kimon, Fregat FDI (Belharra Class) Pertama Pesanan Yunani Memulai Tahapan Sea Trial
Menurut pernyataan dari Badan Pengadaan Pertahanan Perancis – Direction générale de l’armement (DGA), keberangkatan ini menyusul selesainya uji coba laut (sea trial) dan menandai dimulainya fase penerimaan Amiral Ronarc’h oleh Angkatan Laut Perancis.
Kapal ini mewakili generasi baru kapal tempur permukaan tingkat pertama dan dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan operasional di masa depan di semua domain.
Selain Canggih, Frigat FDI (Belharra Class) Naval Group Unggul Berkat Desain Lambung “Inverted Bow”
Sebagaimana dicatat oleh DGA, fregat FDI class mengintegrasikan “4.500 ton teknologi yang mendukung keunggulan operasional” dan mencakup kemampuan canggih dalam pertahanan udara, peperangan anti-permukaan dan anti-kapal selam, serta ketahanan siber dan pengerahan dalam mendukung operasi khusus.
Dalam rilis yang diterbitkan DGA, disebut Amiral Ronarc’h dirancang untuk adaptabilitas, dengan arsitektur modular guna mengakomodasi lingkungan ancaman di masa mendatang. Sistem kapal dioptimalkan untuk integrasi dengan Angkatan Laut Perancis dan sekutu, yang menggarisbawahi komitmen Perancis untuk tetap menjadi yang terdepan dalam inovasi maritim.
Kapal perang ini dikembangkan melalui kolaborasi yang melibatkan DGA, Naval Group, dan jaringan subkontraktor pertahanan yang luas. Naval Group memimpin upaya industri di balik program FDI, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Angkatan Laut Perancis dalam melakukan operasi tempur intensitas tinggi sekaligus mendukung proyeksi kekuatan strategis.
Amiral Ronarc’h adalah kapal pertama dalam keluarga fregat FDI class yang direncanakan akan dibuat sebanyak lima unit. Kapal ini juga diharapkan dapat berfungsi sebagai platform untuk kemajuan peperangan digital dan siber di masa mendatang. Naval Group menyatakan bahwa sistem tempur kapal ini didasarkan pada teknologi Thales terbaru, termasuk radar Sea Fire dan fully digital fire control.
Setelah uji coba laut selesai, fregat tersebut akan menjalani prosedur perlengkapan akhir dan serah terima resmi di Brest sebelum memasuki tugas aktif (komisioning) yang dijadwalkan pada musim panas tahun 2026. (Gilang Perdana)
Mau Beli Frigat FDI (Belharra Class)? Naval Group Otomatis Tawarkan Kecanggihan CMS SETIS



Pembelian aset tidak realistis & ugal ugalan. dibeli Istif class tapi kopong. Mending Ada class aja deh hemat biaya tp armament full
Sehubungan fregat, ada rumor soal istif class yang katanya kopongan. Semoga saja tidak kopong. Kalo bener kopong maka mending batalin aja sebab usd 1,1 miliar itu kalo dapat 2 unit kopongan maka akan jadi terlalu mahal. Mending duit segitu untuk bikin opv 98 meter full armament 9-11 unit. Atau dibelikan 12 unit helikopter ASW MH60R ex US Navy.
andai kata indonesia mau nambah fregat pake tawaran prancis ini yang awalnya kalah sama bergamini lebih baik tahan dulu aja, proyekan sudah terlampau banyak dan mahal, ragam banyak tapi unit sedikit, ragam bayak pun, fungsinya juga palingan itu lagi itu lagi a.k.a sama aja antar platfrom. akan lebih baik jika platfrom yang sudah ada dioptimalkan serta bagi yang kompatibel diperluas kerjaannya, semisal untuk anti balistik lah contoh, ini indonesia belum ada (cukup yang terminal interceptor aja dulu semisal siper/aster 30, ngga usah yang midcourse kayak arrow 3 itu lebih baik gausah, kemahalan)