Bisa dikatakan K9 Thunder adalah salah satu produk persenjataan ‘berat’ asal Korea Selatan yang paling sukses di pasaran global. Betapa tidak, self tracked propelled howitzer (SPH) ini terbilang laris digunakan oleh beberapa negara besar yang punya reputasi militer kelas dunia. Yang terakhir, pengguna K9 Thunder adalah Angkatan Darat Australia. (more…)
Terkait Peringatan 100 Tahun berdirinya Partai Komunis Cina, otoritas Beijing menyebut tak akan digelar parade militer besar-besaran pada 1 Juli mendatang, maklum selama ini HUT Partai Komunis selalu dirayakan dengan parade militer akbar yang menjadi perhatian dunia. Meski begitu, beberapa formasi latihan pesawat dan helikopter belakangan kerap melintasi langit Beijing. (more…)
Konsekuensi atas barang sewaan tentu ada, bila sudah habis masa pakainya, maka barang yang dimaksud harus dikembalikan kepada sang pemilik atau pemberi sewa. Dan begitu halnya dengan India yang menganut mazhab leasing untuk beberapa alutsista di matra laut dan udaranya. Kabar terbaru menyebutkan, bahwa kapal selam nuklir India, INS Chakra, telah dikembalikan ke negara pemiliknya. (more…)
Meriam A-220M di haluan KRI Tombak 629 (Foto: Istimewa)
Mungkin karena beragam alasan, paket persenjataan pada KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M tidak sama satu dengan yang lainnya. Bila pada batch ketiga, yaitu unit ke-5 dan ke-6, KCR 60M akan dipasangkan senjata pada haluan berupa meriam Bofors MK.3 kaliber 57 mm, maka pada kapal KCR 60M batch pertama, terlihat belum lama ini sudah dipasangkan meriam kaliber 57 mm, namun bukan lansiran BAE Systems Bofors AB, Swedia. (more…)
Bicara tentang sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System), maka tak bisa dilepaskan dari negara penciptanya, yakni Norwegia. Dan terkait negara asal NASAMS tersebut, ada kabar bahwa Angkatan Darat Norwegia (Norwegian Armed Forces) telah mengoder jenis radar baru yang terkait dengan kemampuan mengidentifikasi keberadaan lokasi artileri lawan. (more…)
Modernisasi alutsista besar-besaran tengah dijalankan Australia, di lini darat, selain sedang mengevaluasi dua ranpur roda rantai lapis baja, antara IFV (Infantry Figting Vehicle) Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence. Rupanya ada kabar bahwa Angkatan Darat Australia akan segera kedatangan gelombang (batch) pertama dari ranpur IFV roda ban Boxer 8×8. (more…)
Latihan udara gencar dilakoni para penerbang militer Cina, salah satunya oleh penerbang tempur Angkatan Laut Cina dengan Shenyang J-15. Belum lama ini media milik Pemerintah Cina merilis rekaman video yang memperlihatkan aktivitas latihan J-15, bukan di kapal induk, melainkan di Pangkalan Udara (lanud) Lingshui di Pulau Hainan, Laut Cina Selatan. (more…)
Insiden melintasnya 16 pesawat angkut Angkatan Udara Cina di wilayah udara Malaysia pada 31 Mei 2021, rupanya ikut mengangkat nama ‘si kecil cabe rawit’ penempur taktis Hawk 200, atau versi yang digunakan AU Malaysia (TUDM) Hawk 208. Diwartakan, jet tempur yang di Indonesia punya seri Hawk 209 inilah, yang melakukan scramble dan mengintersep kelompok terbang pesawat angkut AU Cina di lepas pantai Sarawak, Laut Cina Selatan. (more…)
Polemik perihal pengadaan alutsista di Indonesia belum juga reda, selain bahasan warganet seputar anggaran pertahanan yang mencapai ribuan triliun, tak bisa dilupakan adalah realisasi rencana pengadaan jet tempur pengganti F-5E/F Tiger II yang tak kunjung rampung. (more…)
Progres pembangunan kapal BRS kedua (Foto-foto: PT PAL)
Di tengah kegaduhan soal anggaran pertahanan yang mencapai ribuan triliun, ada kabar terbaru dari BUMN Pertahanan, yakni PT PAL Indonesia, dimana tengah berlangsung proses pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) unit kedua pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk kebutuhan TNI AL. Bila merujuk ke jadwal saat keel laying pada 21 Januari 2020, dijadwalkan kapal BRS kedua akan diluncurkan pada Desember 2021. (more…)