Pabrik Belum Lama Dibangun, Kongsberg Defence Australia Raih Kontrak Produksi Peluncur Rudal NSM untuk Tiga Negara Eropa

Buah manis dari alih teknologi pengadaan alutsista sepertinya tak sulit diraih industri pertahanan Australia. Berdasarkan kontrak pengadaan, sejumlah rudal jelajah anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan Joint Strike Missile (JSM), Kongsberg dari Norwegia telah memberi lampu hijau kepada Kongsberg Defence Australia guna membangun fasilitas produksi dan pemeliharaan rudal di Australia.

Baca juga: Kongsberg Bangun Fasilitas Produksi Rudal Jelajah NSM dan JSM di Australia, Satu-satunya di Luar Norwegia

Dan setelah pembangunan pabrik rudal jelajah di Williamtown, dekat Newcastle di NSW (New South Wales) pada awal Desember 2024, maka ada kabar lanjutan, persisnya pada tanggal 14 Agustus 2024, pemerintah Australia telah menyetujui dua kontrak ekspor senilai total US$80 juta kepada Kongsberg Defence Australia untuk memproduksi peluncur rudal NSM dan konsol komando dan kendali ke beberapa negara Eropa.

Kontrak tersebut mencakup pengiriman ke Polandia, Spanyol, dan Denmark. Kontrak ini merupakan bagian dari national Global Supply Chain Program, yang telah diikuti perusahaan tersebut pada tahun 2024, dan merupakan produksi pertama peluncur rudal NSM di luar Eropa dan Amerika Serikat.

Melalui program ini, perusahaan-perusahaan Australia Selatan kini berkontribusi pada ekspor alutsista canggih ke Eropa. Melalui perusahaan induknya, Kongsberg Defence and Aerospace, yang berbasis di Norwegia, Kongsberg Defence Australia akan memasok Polandia dengan konsol komando dan kendali untuk Naval Strike Missile Coastal Defence System berdasarkan kontrak pertama senilai US$30 juta. Kontrak kedua, senilai US$50 juta, mencakup produksi Naval Strike Missile launcher systems untuk Spanyol dan Denmark.

Kongsberg Mulai Bangun Fasilitas Produksi dan Pemeliharan Rudal Jelajah NSM dan JSM di Australia

Proyek-proyek ini menandai perkembangan kapasitas nasional Australia untuk memproduksi sistem pemandu dan persenjataan. Peluncur dan konsol akan dirakit dan diuji di fasilitas produksi dan pemeliharaan perusahaan di Mawson Lakes, Australia Selatan, menggunakan komponen dan subsistem yang sepenuhnya bersumber dari perusahaan-perusahaan Australia yang berbasis di Adelaide, Melbourne, dan Sydney.

Sekitar 60 lapangan kerja berkeahlian tinggi akan diciptakan atau dipertahankan di Kongsberg Defence Australia dan di seluruh rantai pasokan lokalnya.

Dalam konteks ketegangan regional dan internasional saat ini, kemampuan untuk memproduksi sistem pertahanan canggih dengan cepat telah menjadi faktor strategis yang menentukan.

Kendali penuh atas proses manufaktur di Australia mengurangi penundaan terkait impor, mengamankan pasokan komponen penting, dan memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan operasional yang mendesak, baik untuk angkatan bersenjata Australia maupun pelanggan asing.

Rudal NSM Sukses Diluncurkan dari Platform MARS 3 8×8 – Kini Menjadi Rudal Pertahanan Pantai Eropa

Kecepatan produksi juga memberikan keunggulan kompetitif di pasar senjata internasional, di mana kemampuan memenuhi pesanan dalam tenggat waktu yang singkat dapat memainkan peran penting dalam mengamankan kontrak baru. Dengan mengandalkan jaringan industri lokal yang ada dan beroperasi, Kongsberg Defence Australia memposisikan dirinya sebagai pemasok yang mampu memastikan kualitas, keandalan, dan responsivitas dalam memenuhi kebutuhan sektor pertahanan yang terus berkembang.

Dikembangkan oleh Kongsberg Defence & Aerospace, NSM menggabungkan jangkauan, kemampuan stealth, dan presisi untuk berfungsi sebagai sistem senjata serbaguna.

Destroyer HMAS Sydney (Hobart Class) Australia Jadi Kapal Perang Pertama di Indo Pasifik yang Dipasangi Rudal NSM

Desain aerodinamis dan rasio daya dorong terhadap berat yang tinggi memberikan kemampuan manuver yang tinggi. Sepenuhnya pasif untuk mengurangi deteksi, sistem ini dapat terbang pada ketinggian sea-skimming dan melakukan manuver terminal canggih untuk menghindari pertahanan udara. Pencarinya dilengkapi kemampuan Autonomous Target Recognition (ATR) untuk memastikan identifikasi dan penargetan target yang tepat.

Dengan jangkauan lebih dari 300 km, kecepatan high subsonic, panjang 3,96 meter, dan berat 407 kg, NSM dapat diluncurkan dari berbagai platform, termasuk kapal angkatan laut, sistem berbasis darat, dan, dalam konfigurasi tertentu, pesawat terbang.

Ekspor ini merupakan bagian dari investasi Pemerintah Australia di sektor senjata berpemandu dan amunisi, yang didukung oleh Program Investasi Terpadu Pertahanan, yang mengalokasikan antara US$16 dan US$21 miliar selama dekade mendatang. (Gilang Perdana)

Pesanan Meroket, Kongsberg Tingkatkan Kapasitas Produksi Rudal Jelajah Anti Kapal NSM