North Sea Boats G7 Fast Interceptor: Rebut Predikat Kapal Tercepat di Indonesia!

Selain tank boat X18 Antasena yang unit prototipenya telah dipesan Kementerian Pertahanan, yang menjadi primadona PT Lundin Industry Invest dalam Indo Defence 2018 adalah sosok kapal G7 Fast Interceptor, yakni jenis kapal berbasis RIB (Rigid Inflatable Boat) Carbotech. Selain digadang sebagai kapal permukaan tercepat buatan dalam negeri, G7 juga layak menjadi kebanggaan industri alutsista nasional, lantaran tujuh unit kapal serbu ini telah dipesan oleh militer Rusia.

Baca juga: Lurssen VSV 15 – Kapal Interceptor dengan Kecepatan Maksimum 50 Knot!

Dalam beberapa pemberitaan, disebut G7 Fast Interceptor mampu dibawa ngebut hingga kecepatan 85 knot, atau setara 160 km per jam. Sebagai perbandingan, kapal interceptor andalan Bea Cukai Kementerian Keuangan, Lurssen VSV 15 buatan Jerman, paling mentok kecepatannya 50 knot (92 km per jam).

Untuk bisa mendapatkan kecepatan spektakuler tersebut, G7 Fast Inteceptor disokong mesin 3x 400 HP. Meski pihak Lundin juga menawarkan varian mesin 2x 400 HP, dengan kecepatan maksimum 60 knot. Jangankan kecepatan maksimum, kecepatan jelajah kapal serbu ini dipastikan mampu menguber perompak, yaktu masing-masing varian dengan cruise speed 50 knot dan 40 knot.

Selain sokongan mesin, kinerja G7 Fast Inteceptor juga diperoleh dari adopsi material pada hull yang menggunakan full carbon fibre, vacuum infused dan three stepped deep V. Bodi kapal ini dirancang mampu menahan impact kekuatan di atas gravitas 7 (G7).

Sistem kelistrikan kapal cepat mencomot teknologi yang sama dengan yang digunakan pada kapal cepat Combat Boat 90, menjadikan sistem kelistrikan aman dalam penggunaan di medan operasi yang menantang. 12 volt terbagi dalam dua seksi baterai lithium, bila di total ada empat baterai, yang dipersiapkan untuk mendukung 8 jam operasional tanpa pasokan kelistrikan dari mesin kapal.

Konfigurasi G7 dapat disiapkan sampai lima baris kursi untuk 10 kru, atau bagian belakang dapat disiapkan untuk cargo track. Yang paling menarik, kapal ‘balap’ ini dilengkapi peratanan navigasi dan komunikasi canggih. Untuk komunikasi misalnya, ada marine VHF radio, combat net radio HF/VHF dan UHF, serta wireless communication secure link full duplex multiuser conference simultaneous voice and built in GPS.

Baca juga: North Sea Boats X2K Special Forces – Andalkan Akselerasi dan Kecepatan Hingga 60 Knot!

Tidak itu saja, di bagian atap kompartemen kemudi disematkan modul thermal imaging, night vision and infrared camera systems. Guna memindai adanya aktivitas sniper, G7 juga dibekali acoustic multi mission system. Berperan sebagai interceptor, pada bagian haluan dapat dipasangkan RCWS (remote control weapon system) untuk senapan mesin berat kaliber 12,7 mm. (Gilang Perdana)

Spesifikasi G7 Fast Interceptor
– Panjang: 11,8 meter
– Lebar lambung: 3 meter
– Bobot penuh: 3.800 kg
– Kecepatan maksimum: > 70 knot
– Kecepatan jelajah: 50 knot
– Jarak jelajah: 560 km

7 Comments