Lindungi Alutsista Strategis, Angkatan Udara Norwegia Tempatkan F-35A di Hanggar Gunung Lanud Bardufoss

Sebagai anggota senior NATO di kawasan Skandinavia, Norwegia sudah sejak November 2017 mengoperasikan jet tempur stealth F-35A Lightning II. Dan terkait konflik di Ukraina, Norwegia yang juga menjadi donatur persenjataan ke Ukraina, harus bersiap diri bila suatu waktu terseret perang dengan Rusia.

Baca juga: Lakukan “hotpit refueling,” Jet Tempur F-35A Norwegia Take-off dan Landing di Jalan Raya Finlandia

Mengingat F-35 adalah alutsista yang bernilai strategis dan menjadi target utama dihancurkan bila terjadi perang, maka Norwegia sejak dini telah mempersiapkan hanggar perlindungan khusus untuk jet tempur generasi kelima itu. Dari beberapa sumber yang beredar di media lokal, disebut bahwa Angkatan Udara Norwegia (RNoAF) menggunakan hanggar di dalam pegunungan yang berada di area Pangkalan Udara (Lanud) Bardufoss.

Angkatan Udara Norwegia menggunakan hanggar gunung tersebut untuk pertama kalinya dalam 40 tahun. Konflik yang sedang berlangsung di Ukraina memperjelas kerentanan pesawat terhadap serangan drone kamikaze ketika berada di apron dan mendapatkan perlindungan yang memadai. Seperti kasus belum lama ini, ketika Angkatan Udara Rusia melaporkan jet tempur stealth Sukhoi Su-57 Felon menjadi sasaran drone kamikaze di lapangan terbang Akhtubinsk di Oblast Astrakhan, padahal jarak pangkalan udara sekitar 600 kilometer dari perbatasan. Pesawat tempur siluman, meskipun memiliki teknologi canggih, rentan ketika ditempatkan atau berada di darat.

Dengan menempatkan pesawat di bunker bawah tanah dan hanggar gunung, otomatis menambah lapisan perlindungan tambahan. Tempat perlindungan ini dapat menahan serangan yang akan menghancurkan bangunan konvensional, sehingga menjaga aset militer yang berharga.

Sadar akan pentingnya tempat perlindungan yang tersebar dan diperkuat dalam skenario saat ini dan masa depan, Angkatan Udara Norwegia baru-baru ini “membersihkan” hanggar gunung di Pangkalan Udara Bardufoss yang berlokasi di Norwegia utara.

Berdasarkan gambar yang dirilis Forsvaret, setidaknya dua jet tempur F-35A dikerahkan di hanggar gunung dan memanfaatkan hanggar untuk memvalidasi konsep operasional.

Menurut Angkatan Bersenjata Norwegia, hanggar gunung di pangkalan tersebut telah ditingkatkan dan dilengkapi dengan lebih baik untuk penggunaan operasional dan dalam jangka panjang, hal ini dapat mendukung aktivitas pesawat tempur nasional dan sekutu.

Meski mulai menerima F-35A pada November 2017, Angkatan Udara Norwegia mendeklarasikan kemampuan operasional awal (Initial Operational Capability, IOC) untuk F-35A pada November 2019. Norwegia saat ini mengoperasikan 34 unit F-35A sebagai bagian dari upaya modernisasi angkatan udara mereka, dan tengah mengorder tambahan 12 unit lagi. (Bayu Pamungkas)

Pensiunkan F-16, Norwegia Aktifkan Armada F-35 Lightning II Sebagai “Quick Reaction Alert”