Category: lanud

Mulai 2029, Singapura Tempatkan Skadron F-15SG dan F-16 di Guam

Bicara tentang kedekatan Singapura dan Amerika Serikat tentu sudah bukan hal baru, mitra strategis Paman Sam di Asia Tenggara ini dapat menjelma sebagai kekuatan militer terkokoh di kawasan tentu berkat restu dan dukungan AS. Bahkan dengan latar keterbatasan ruang udara, Singapura mendapatkan penempatan empat detasemen unsur angkatan udara (RSAF) di wilayah teritori AS. (more…)

Tambah dua Skadron Tempur, TNI AU Segera Perluas ADIZ di Wilayah Perbatasan

Bila tak ada aral melintang, dalam waktu dekat Indonesia akan bergabung dengan negara-negara ‘besar’ yang telah menerapkan Air Defense Identification Zone (ADIZ). Dan saat ADIZ diterapkan, maka Indonesia pun menjadi negara pertama yang mengadopsi ADIZ di kawasan Asia Tenggara. ADIZ atau Zona Identifikasi Pertahanan Udara selama ini sudah ada, namun hanya terbatas di area Jawa, yakni di Madiun sebagai basis pangkalan TNI AU terbesar. (more…)

Goose Neck Flare: Alat Bantu Navigasi Darurat di Lanud Iswahjudi

Peralatan navigasi yang ada di pangkalan udara TNI AU tak melulu harus menghadirkan sesuatu yang serba canggih, sebab dalam kondisi darurat, boleh jadi yang akan berguna banyak adalah alat bantu navigasi (albanav) lansiran era Perang Dunia II ini. Yang dimaksud adalah Goose Neck Flare, alat dengan desain mirip leher angsa ini besar fungsinya, terutama untuk menerangi landas bagi pesawat tempur yang akan melakukan proses take off dan landing, khususnya pada operasi terbang malam. (more…)

Inilah Solusi Rheinmetall Air Defence Untuk Pertahanan Udara di Natuna

Dalam perspektif manufaktur persenjataan, bila alutsista yang mereka jual benar-benar menjadi andalan di negeri pembeli, maka hal tersebut ibarat prestasi luar biasa, artinya ada kepercayaan dari aspek kualitas. Dan jika berkaca di Indonesia, salah satu hotspot yang menjadi konsentrasi pertahanan TNI ada di Pulau Natuna, dimana gelar alutsista tercanggih dari ketiga matra TNI semaksimal mungkin dikerahkan dalam berbagai uji dan latihan tempur di kawasan yang langsung berhadapan dengan Laut Cina Selatan. (more…)

Pangkohanudnas: ALKI III Jadi Wilayah ‘Favorit’ Pelanggaran Wilayah Udara Nasional

Keberadaan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) tak hanya menjadi magnet bagi lalu lalangnya kapal selam asing, lebih dari itu ALKI faktanya juga menjadi rute favorit bagi pelanggaran wilayah udara nasional atau yang populer disebut “black flight.” Dan diantara tiga ALKI, ALKI III yang menghubungkan wilayah Pasifik Selatan (Laut Filpina) dan Samudera Hindia adalah yang paling kerap menerima aksi pelanggaran udara. (more…)

Aero India 2017: Saab Perkenalkan Hanggar Kamuflase dan Deployable Aircraft Maintenance Facility

Dalam operasi udara yang membutuhkan penggelaran kekuatan (deployment) dari pangkalan utama (home base) ke pangkalan aju (terdepan), selain bicara tentang taktik dalam misi tempur, salah satu yang mutlak menjadi pemikiran adalah ketersediaan fasilitas hanggar yang memadai di pangkalan aju, hanggar yang tak hanya berperan sebagai tempat berlindung jet tempur, melainkan juga dapat difungsikan sebagai area pemeliharaan.

(more…)

Merespon Memanasnya Laut Cina Selatan, TNI AU Gelar Kanon Oerlikon Skyshield di Natuna

image150

Bakal ada yang berbeda dari Pangkalan Udara (Lanud) Ranai di Pulau Natuna, sebab dalam waktu dekat Lanud kelas B ini akan dilengkapi senjata kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) paling mutakhir, Oerlikon Skyshield 35 mm Air Defence System. Karena memang masih terbilang baru, kanon buatan Rheinmetall Defence ini baru sebatas ditempatkan di Lanud Hasanuddin, Lanud Halim Perdanakusuma, dan Lanud Supadio. Yang ketiga lanud diatas masuk kategori Lanud kelas A. (more…)