Durasi Docking Lebih dari 3.000 Hari, Inilah Re-engineering Besar-besaran pada Destroyer Inggris HMS Daring (Type 45)

Kapal perang docking dalam waktu sangat lama, rupanya bukan hanya terjadi di negara berkembang, yang umumnya menghadapi kasus kesulitan anggaran atau macetnya pembiayaan. Di Inggris, yang dikenal sebagai negara maju dengan angkatan laut kelas imperium, nyatanya ada kapal perang yang mengalami waktu docking sangat panjang, bahkan mencapai 3.000 hari.
Yang mengalami docking juga bukan sembarang kapal, melainkan kapal kombatan utrama, yakni kapal perusak (destroyer) Type 45, HMS Daring (D32). Lantaran menjadi kapal pertama di kelasnya, maka HMS Daring menjadi lead pada Daring class, total ada enam unit Daring class yang telah dibangun oleh BAE Systems Maritime, dengan kesemunya telah melewati tahap komisioning.
Sebagai kapal kombatan utama Royal Navy, persenjataan utama HMS Daring berfokus pada pertahanan udara. Kapal perusak ini dipersenjatai dengan sistem rudal pertahanan udara (hanud) canggih Sea Viper, yang menggunakan rudal Aster 15 dan Aster 30 yang diluncurkan dari 48 sel sistem peluncuran vertikal (VLS).
Selain itu, untuk pertempuran di permukaan, kapal perusak ini dilengkapi dengan meriam utama 4,5-inci (114 mm) Mark 8, serta dua sistem senjata jarak dekat (Close In Weapon System/CIWS) Phalanx dan dua kanon meriam 30 mm untuk perlindungan terhadap ancaman yang datang dari jarak dekat.
Mengutip dari UK Defence Journal, HMS Daring telah non-operasional selama lebih dari 3.000 hari — lebih lama dari waktu yang dibutuhkan untuk membangunnya. Kini, setelah bertahun-tahun perbaikan dan regenerasi, kapal perusak ini sedang menjalani uji coba dan bersiap untuk bergabung kembali dengan armada.
Tonggak sejarah yang dicapai minggu ini menyoroti lamanya waktu yang dihabiskan kapal perusak ini untuk menjalani perbaikan dan regenerasi sejak ditarik untuk docking pada tahun 2017.

HMS Daring mulai dibangun pada tahun 2003, diluncurkan pada tahun 2006, dan diresmikan (komisioning) pada tahun 2009. Dari peletakan lunas hingga komisioning, prosesnya memakan waktu 2.307 hari. Sebaliknya, kapal perusak ini kini telah menghabiskan lebih dari 3.000 hari masa non-operasional, melebihi seluruh periode yang dibutuhkan untuk membangun dan membawanya ke dalam kekuatan armada Inggris.
Lantas yang menjadi pertanyaan, apa yang menyebabkan HMS Daring mengalami durasi docking hingga 3.000 hari, atau kurang lebih sama dengan 8 tahun dan 77 hari?
Durasi docking HMS Daring yang sangat lama disebabkan oleh masalah teknis yang serius pada sistem tenaga kapal tersebut, yang memerlukan program perbaikan dan peningkatan besar-besaran. Lebih teknisnya, HMS Daring, dirancang dengan sistem propulsi Integrated Electric Propulsion (IEP) yang mengandalkan turbin gas Rolls-Royce WR-21.

Namun, mesin ini memiliki masalah kritis, seperti mesin tidak dapat beroperasi secara optimal di perairan hangat, seperti Teluk Persia. Suhu tinggi menyebabkan mesin mati dan sering mengalami kegagalan daya, yang membuat kapal rentan saat beroperasi.
Untuk mengatasi masalah fundamental ini, Angkatan Laut Inggris meluncurkan program (Power Improvement Project/PIP) yang sangat mahal dan kompleks. Ini bukan perbaikan sederhana, melainkan rekayasa ulang (re-engineering) besar-besaran terhadap sistem tenaga kapal.
Pekerjaan pada HMS Daring yang menjalani PIP, meliputi penggantian Generator Diesel, yaitu generator diesel asli diganti dengan yang lebih baru. Kemudian penambahan Generator Baru, dua generator diesel tambahan dipasang untuk memberikan daya cadangan dan mengurangi beban pada turbin gas.
HMS Daring slowly coming back to life. Hopefully going tidal soon. @HMSDaring @NavyLookout @WarshipCam @WarshipsIFR @warshipworld @seawaves_mag pic.twitter.com/wn5tD2qcEy
— Steve A Wenham (@AWenham1) August 3, 2025
Tidak cuma itu, dilakukan modifikasi pada Lambung, yang mana para insinyur harus memotong lubang besar pada lambung kapal untuk mengeluarkan mesin lama dan memasukkan unit generator baru, yang menambah kompleksitas dan waktu pengerjaan.
Karena rumitnya program PIP, pengerjaan pada HMS Daring memakan waktu yang sangat lama. Kapal ini masuk ke dok kering pada sekitar tahun 2017 dan terus menjalani perbaikan hingga saat ini, yang menjelaskan mengapa durasinya mencapai lebih dari 3.000 hari. Program PIP untuk seluruh armada kapal perusak Type 45 memang menelan biaya yang sangat besar (lebih dari £1,6 miliar). Namun, dana ini telah dialokasikan untuk menyelesaikan pekerjaan yang diperlukan.
Happy HMS Daring 3000 days (8.2 years) alongside day for those who celebrate. pic.twitter.com/OXF0JrDeEY
— Britsky (@TBrit90) August 18, 2025
Lima kapal perusak Type 45 lainnya berada pada tahap yang berbeda dari proses yang sama. HMS Dauntless telah kembali beroperasi setelah menyelesaikan pekerjaan PIP-nya, HMS Dragon saat ini sedang menjalani peningkatan, dan HMS Defender akan segera dimulai. HMS Diamond dan HMS Duncan akan menyusul.
Rencana saat ini memperkirakan bahwa keenam kapal perusak Daring class akan menyelesaikan program tersebut pada tahun 2028. Pernyataan Parlemen telah mengonfirmasi bahwa tidak ada masalah teknis terkait PIP yang dilaporkan pada kapal-kapal yang telah menyelesaikan pekerjaan tersebut. (Bayu Pamungkas)



Wah, jangan gitu bung Jago. Ntar ada Vatnik yg kebakaran jenggot. Hhhhhhhhh
Hoho
Masih mending 8 tahun
Admiral Nakhimov lebih strong sampe 26 tahun
min, coba bahas artikel sipri yang menyebutkan unit hisar o indonesia 3 unit/sistem dengan 150 rudal