Kompetisi dalam teknologi anti submarine warfare antara Cina dan Amerika Serikat jauh dari kata redup. Belum lama ini ada kabar datang dari Northwestern Polytechnical University (NPU). Ilmuwan dari Universitas di kota Xian ini berhasil menemukan solusi untuk mendeteksi keberadaan kapal selam nuklir AS yang paling senyap sekalipun. (more…)
Torpedo F21, jenis torpedo berat (heavy torpedo) yang juga ditawarkan sebagai sistem senjata pada kapal selam Scorpene class Indonesia, belum lama ini diuji tembak. Bukan berlangsung di Indonesia, pada 14 Desember 2024, F21 produksi Naval Group diluncurkan dari kapal selam serang nuklir Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) dengan menyasar target berupa eks korvet A69 Premier-Maître L’Her. (more…)
Pengadaan kapal selam bertenaga nuklir Australia, baik Virginia class dan AUKUS class tak pelak membuat Negeri Kanguru punya daya deteren adiguna khas negara adidaya. Meski begitu, kontroversi atas pengadaan alutsista berharga super mahal itu tak kunjung redup. Belakangan muncul komentar bernada miring dari mantan perwira kapal selam Angkatan Laut Australia (RAN). (more…)
Serangan Rusia ke kota Dnipro di Ukraina paa 21 November lalu diklaim menggunakan intermediate-range ballistic missile (IRBM) 9M729 Oreshnik (Kedr), yakni varian rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-26 Rubezh, telah membuka mata dunia tentang eksistensi jenis senjata super strategis jarak jauh, terlebih di dalamnya terdapat hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles). (more…)
Dari beberapa poin yang menjadi lomba senjata antara Amerika Serikat dan Soviet adalah pada kemampuan kapal selam. Meski masing-masing kubu punya klaim tersendiri atas keunggulannya, namun faktanya kapal selam tercepat yang pernah dibuat adalah hasil dari ‘kemengan’ Soviet, yakni lewat kapal selam bertenaga nuklir Alfa class (Lira class) yang mampu mengarung 41 knot (76 km per jam) saat menyelam. (more…)
Dalam hal kuantitas, India tertinggal jauh dari armada kapal selam Cina, bicara tentang kapal selam bertenaga nuklir, Angkatan Laut Cina saat ini mengoperasikan enam kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir dan enam kapal selam serang bertenaga nuklir. Sementara India, saat ini mengoperasikan dua kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, yakni INS Arihant (S2) dan INS Arighaat (S3). (more…)
Dalam setiap program pengadaan alutsista yang melibatkan vendor atau manufaktur dari luar negeri, sudah menjadi standar bagi Australia untuk mendapatkan manfaat dari alih teknologi untuk mendorong pertumbuhan industri pertahanan di dalam negeri. Terlebih pada program pengadaan kapal selam bertenaga nuklir, baik Virginia class dari Amerika Serikat dan AUKUS class yang dibangun bersama Inggris, maka Australia akan mempersiapkan skala besar-besaran untuk pelibatan industri galangan nasionalnya. (more…)
Rusia dikabarkan mulai merancang kapal selam bertenaga nuklir untuk mengekspor gas alam cair – liquefied natural gas (LNG) dari Arktik ke Asia untuk mencoba memangkas waktu tempuh hampir setengahnya di sepanjang Rute Laut Utara – Northern Sea Route (NSR). (more…)
Amerika Serikat dan Cina secara tak langsung saling sindir terkait aktivitas kapal selam, setelah sebelumnya pejabat pertahanan AS mengungkap insiden memalukan, yakni tenggelamnya sebuah kapal selam nuklir terbaru Cina di dermaga kota Wuchang, kini ada ‘balasan’ dari Cina yang menyebut bahwa insiden yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22), kemungkinan bukan karena bertabrakan dengan gunung bawah laut di Laut Cina Selatan. (more…)
Semenanjung Korea kembali memanas, setelah pihak intelijen militer Korea Selatan mendeteksi tanda-tanda Korea Utara tengah membangun kemungkinan kapal selam bertenaga nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan seorang anggota parlemen pada hari Selasa kemarin, di tengah kekhawatiran atas dorongan Pyongyang untuk memperoleh persenjataan canggih. (more…)