Pasca invasi Rusia ke Ukraina, Swedia telah melakukan kebijakan strategis terkait pertahanan, selain resmi bergabung sebagai negara anggota NATO, pengadaan alutsista pun digenjot besar-besaran, terutama yang terkait aspek keunggulan udara, sistem pertahanan pantai dan pertahanan udara (hanud). Namun, belum terdengar langkah signifikan di matra daratnya, terkhusus pada elemen Main Battle Tank (MBT). (more…)
Ikut dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) sudah bukan hal baru bagi KRI Sultan Iskandar Muda 367 (SIM 367). Namun, ada yang sedikit berbeda pada penugasan kali ini, saat memberlakukan peran jaga perang melintasi zona merah internasional, korvet Diponegero class ini nampak dilengkapi jenis senjata baru. (more…)
Sebagai bagian dari modernisasi alutsista, pada tahun ini TNI AU akan menerima 25 unit radar pertahanan udara. Persisnya 12 unit radar akan menggantikan radar eksisting, sedangkan 13 unit radar lainnya akan ditempatkan di lokasi baru. Nah, salah dua di antara lokasi baru yang dimaksud adalah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (more…)
Meski getol menggenjot kekuatan tempurnya, Angkatan Laut Taiwan tak melupakan unsur penyelamatan dalam gelar operasi militer. Selain memproduksi korvet, landing platform dock sampai kapal selam. rupanya CSBC Corporation (d/h China Shipbuilding Corporation) juga memproduksi kapal penyelamat atau rescue and salvage ships. (more…)
Konsisten menjadi sekutu Washington dan punya hubungan bilateral erat dengan Israel, rupanya berbuah manis bagi Maroko, yang disebut-sebut bakal menjadi negara Arab pertama yang mendapat restu untuk memborong jet tempur stealth F-35 Lightning II, setelah sebelumnya Uni Emirat Arab (UEA) yang kandas karena dianggap ‘main mata’ dengan spionase Cina. (more…)
Meski Rusia tak menyatakan mundur dari Suriah, namun kehadiran militer Rusia telah dikurangi drastis pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, yang atas pertimbangan geopolitik, kemungkinan Rusia akan bergeser pangkalan udara (Lanud) Al Khadim di Libya, yaitu untuk mempertankan kepentingannya di Mediterania dan Afrika Utara. (more…)
Sebagai negara dengan pengaruh politik paling kuat dan pemangku segudang teknologi inti, maka tak jarang Amerika Serikat mengambil peran dalam persetujuan atas penjualan produk alutsista, meski badan hukum dan basis produksi atas produk yang dimaksud bukan berada di AS. Seperti contoh dalam penjualan dan potensi produksi lokal atas ranpur lapis baja Stryker 8×8 ke India. (more…)
Dikenal menguasai produksi alutsista berat, maka bukan perkara sulit bagi India untuk memproduksi kendaraan tempur (ranpur) lapis baja beroda ban 8×8. Sebagai bukti, India telah memproduksi Kestrel 8×8 buatan Tata Motors. Namun, ada kabar teranyar, bahwa ada potensi India bakal memproduksi panser kondang buatan Negeri Paman Sam, Styrker 8×8. (more…)
Setelah F/A-18E/F Super Hornet, pengebom B-1B Lancer, pesawat intai maritim P-8A Poseidon dan F-35C Lightning II. Kini ada kabar terbaru, bahwa jet tempur F-15E Strike Eagle dan F-15EX Eagle II milik Angkatan Udara AS (USAF), akan bergabung sebagai wahana peluncur rudal anti kapal jarak jauh, AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM). (more…)
Memanfaatkan kedekatan sebagai sesama anggota BRICS, jurus marketing Cina mulai mendekati militer Brasil, yakni ada kabar bahwa Cina menawarkan jet tempur Chengdu J-10CE ke Negeri Samba. Namun, penjualan jet tempur rupanya bukan tujuan utama Cina ke negara di Amerika Latin itu. (more…)