Author: indomiliter

Thales MW08: Radar Intai Korvet SIGMA Class TNI AL

diponegoro24

Hingga kini, korvet SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) masih menjadi flagship bagi armada kapal perang TNI AL. Selain datang dengan kondisi beli baru, 4 korvet SIGMA yang terdiri dari KRI Diponegoro 365, KRI Sultan Hasanuddin 366, KRI Sultan Iskandar Muda 367 dan KRI Frans Kaisiepo 368, memang punya bekas sistem senjata dan seabreg perangkat elektronik yang paling maju diantara kapal perang TNI AL lainnya. (more…)

[Open Sale] Navy Shirt Kilo Class – The Indonesian Submarine

image

Selama tahun 2013 lalu, sosok kapal selam Kilo Class telah menjelma sebagai alutsista “most wanted” di Indonesia. Publik di Tanah Air begitu mengidamkan agar Kementerian Pertahanan RI sesegera mungkin mendatangkan kapal selam buatan Rusia ini untuk memperkuat armada Satuan Kapal Selam TNI AL. Bahkan, saking mengidamkannya kehadiran Kilo Class, sampai-sampai muncul rumor bahwa kapal selam diesel listrik ini sudah hadir di lautan Indonesia, seperti yang diperlihatkan dalam foto di kalender TNI AL tahun 2012.
(more…)

Terma SCANTER 4100: Radar Intai Terbaru Untuk KRI Fatahillah 361

KRI_Fatahillah_(361)

Meski tergolong alutsista tua, tapi keberadaan frigat Fatahillah Class punya arti tersendiri bagi TNI AL. Selain dibekali persenjataan yang cukup padat dengan kaliber besar, seperti meriam Bofors 120 mm dan rudal anti kapal MM-38 Exocet, Fatahillah Class yang terdiri dari KRI Fatahillah 361, KRI Malahayati 362 dan KRI Nala 363, adalah produk gress yang dibeli baru. Setelah sekian lama sebelumnya lebih banyak membeli alutsista bekas. (more…)

T-33A Bird: Jadi Ikon Komik Hingga Operasi Tempur di Timor Timur

11

Tak banyak perangkat militer yang sukses dijadikan sebagai ikon dalam komik. Tapi ada satu yang dirasa sangat menarik, yaitu pesawat latih T-33A Bird. Tidak tanggung-tanggung, T-33A menjadi ikon dalam komik tahun 80-an asal Perancis, Tanguy dan Laverdure. Dimulai dari judul “Pendidikan Para Elang”, kemudian berlanjut di sekuel kedua “Demi Kehormatan.” T-33A menjadi pesawat andalan bagi para siswa pilot pemburu Perancis. (more…)

Wulung UAV: Pesawat Tanpa Awak Pengawal Perbatasan RI

202598_puna-wulung_663_382

Kepadatan lalu lintas penerbangan di lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, boleh jadi bakal meningkat. Pasalnya di pangkalan udara yang landasannya juga digunakan bersama PT. Angkasa Pura untuk melayani penerbangan sipil, sebentar lagi akan ketempatan skadron pesawat baru. Saat ini, lanud Supadio bisa disebut sebagai pangkalan strategis TNI AU, karena wilayahnya relatif dekat dengan perbatasan RI – Malaysia, hingga lanud Supadio dipercaya sebagai home base dari Skadron Udara 1 yang berisi jet tempur Hawk 100/200. (more…)

NC-212 200 MPA TNI AL: Memantau Perairan Dengan Teknologi FLIR

1

Pertama kali melihat penampilan pesawat ini pada ajang Indo Defence 2010, jujur saja, rasanya kurang meyakinkan untuk mengemban fungsi intai maritim. Maklum, platform pengusungnya adalah pesawat angkut ringan NC-212 200 Aviocar yang desainnya begitu mini, dan identik dengan penerbangan perintis komersial di Tanah Air. Berbeda dengan penampakan pesawat intai maritim CN-235 MPA atau Boeing 737-200 Surveillance milik Skadron 5 TNI AU yang terkesan sangar. Tapi bila dicermati lebih detail, pesawat angkut ringan ini sudah dibekali sistem penjejak yang cukup canggih di kelasnya. (more…)

Indomiliter Telah Mendarat di Google Play Store

indo-1

Kemudahan dalam mengakses suatu blog atau situs menjadi kebutuhan yang penting saat ini. Dan, guna mendekatkan ke para pembaca sekalian, perkenankan di penghujung akhir tahun ini, kami mempersembahkan Indomiliter dalam aplikasi launcher di Google Play Store. (more…)

Kilo Class: Sosok Kapal Selam dalam Kalender TNI AL

Kilo Class milik AL Iran
Kilo Class milik AL Iran

Setelah lebih dari dua dekade, kecanggihan alutisista Indonesia boleh dibilang lumayan tertinggal dari Singapura dan Malaysia. Baru pada program MEF (minimum essential force) 2014, militer Indonesia mulai merasakan angin segar dengan pencanangan pemerintah untuk mendatangkan alutsista yang ‘berkelas.’ Di matra udara, ada maskotnya yakni Sukhoi Su-27/30 Flanker, sementara di matra darat maskotnya MBT Leopard 2A4 buatan Jerman.
(more…)

B-26B Invader: The Last Indonesian Bomber

1

Militer Indonesia tempo dulu memang digdaya, seperti di lini alutsista udara dahulu mengenal segmen pesawat pembom. Dan, bila bicara pembom maka asosiasi kebanyakan orang di Republik ini langsung mengarah pada sosok Tu-16 Badge dan Il-28 Beagle. Tidak salah memang, karena pembom besutan Uni Soviet adalah yang tecanggih pada jamannya, dan jelas ada kebangaan tersendiri tatkala Indonesia mempunyai pembom jarak jauh sekelas Tu-16. (more…)