Ditempatkan di Selatan Indonesia, Angkatan Laut Australia Resmikan Dua Kapal Patroli Evolved Cape Class

Selain mengumumkan komisioning kapal kombatan bertonase besar, Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) belum lama ini meresmikan (komisioning) atas dua unit kapal patroli Evolved Cape class – HMAS Cape Schanck 313 dan HMAS Cape Solander 312 di pangkalan angkatan laut (Lanal) di HMAS Coonawarra, Darwin.
“Peresmian HMAS Cape Schanck dan HMAS Cape Solander menunjukkan pentingnya dua kapal kapal patroli tersebut bagi Australia dan rakyat Australia, dan apa yang kita perjuangkan sebagai sebuah negara,” kata Komodor Morrison, Komandan Surface Force Angkatan Laut Australia.
Kapal-kapal tersebut telah beroperasi sebagai Australian Defence Vessels, dan akan terus digunakan untuk berbagai operasi kapal patroli, termasuk perlindungan perbatasan, sumber daya dan perikanan, operasi penegakan hukum bea cukai dan narkoba, serta keterlibatan internasional.
Cape class patrol boat sejatinya bukan barang ‘baru’ di Australia, pasalnya kapal patroli ini sejak 2013 lalu telah dioperasikan sebanyak delapan unit oleh Australian Border Force. Baru kemudian, Angkatan Laut Australia menyusul akuisisi enam unit Cape class.

Austal Ship sebagai galangan menyebut order keenam kapal patroli untuk Angkatan Laut Australia sebagai “Evolved” Cape class. Dari spesifikasi, Cape class dirancang dengan desain monohull aluminium sepanjang 58 meter dan lebar 10,3 meter.
Kapal patroli ini ditenagai mesin (diesel) utama 2 x Caterpillar 3516C dengan output power 2525kW pada 1.800 rpm. Selain itu ada 2 x ZF 9055A gearboxes, 2 x fixed pitch propellers dan HRP 2001 TT 160kW bow thruster untuk manuver tinggi. Kecepatan maksimum Cape class dipatok 25 knots, sementara jarak jelajahnya mencapai 7.400 km pada kecepatan ekonomis 12 knots.

Diawaki 18 personel, Cape class dapat berlayar terus-menerus selama 28 hari. Sebagai kapal patroli, Cape class dibekali dua pucuk senapan mesin berat kaliber 12,7 mm yang dikendalikan secara remote.
Kelengkapan Cape class mencakup 2 unit Gemini Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) ukuran 7,3 meter dan 1 unit small boat. Dari sisi sensor, Cape class dibekali perangkat elektronik berupa 2 x electronic chart display and information systems (ECDIS), 2 x gyro compasses, 2 x differential global positioning systems (DGPS), 1 x secure marine automatic identification system (AIS-S), 1 x electro-optical sensor system (EOSS) dan 1 x radars and voyage data recorder (VDR).
[the_ad id=”77299″]
Tentang HMAS Coonawarra yang menjadi basis kapal patroli Evolved Cape dan Armidale class, adalah pangkalan utama Angkatan Laut Australia di wilayah utara, terletak di kota Darwin, Northern Territory. Pangkalan ini memiliki peran strategis penting dalam mendukung operasi maritim Australia di kawasan Indo-Pasifik.
Pangkalan ini mampu menampung hingga 6 kapal secara bersamaan dan dilengkapi dengan fasilitas seperti pengisian bahan bakar, listrik, udara bertekanan, pengelolaan limbah, dan sistem pembuangan minyak. Dermaganya dapat menampung kapal dengan draft hingga 2 meter pada semua kondisi pasang surut. Dermaga baru sepanjang 322 meter yang memungkinkan kapal besar seperti HMAS Adelaide (Landing Helicopter Dock) untuk bersandar. (Gilang Perdana)
AL Australia Mulai Pensiunkan Kapal Patroli ‘Canggih’ Armidale Class



Terimakasih buat Australia tempatkan kapal patroli di selatan Indonesia, kalau ada intruder mau ganggu kami tolong ditindak, lumayan ini bantu kita yg kekurangan bbm buat meronda laut