(Video) Pasukan Rusia Uji Kendali Jarak Jauh MBT T-72 dengan Virtual Reality

Bila di Perang Ukraina masif digunakan drone kamikaze PFV (First Person View), maka tak lama lagi mungkin akan mulai digunakan Main Battle Tank (MBT) dengan kendali jarak jauh lewat VR (Virtual Reality) layaknya pada drone kamikaze. Seperti belum lama ini beredar video yang memperlihatkan pasukan Rusia tengah menguji kendali MBT T-72 secara remote lewat VR.

Baca juga:ย Targetkan MBT Rusia, Ukraina Operasikan Ratel-S, UGV Kamikaze dengan Hulu Ledak Ranjau Anti Tank

Dari postingan yang beredar di media sosial, disebut yang digunakan dalam uji coba oleh pasukan Rusia adalan MBT T-72 hasil tangkapan dari pasukan Ukraina.

Mengendalikan ranpur sejenis MBT dengan VR remote control melibatkan penggunaan teknologi canggih yang memungkinkan operator untuk mengendalikan kendaraan militer dari jarak jauh dengan cara yang sangat intuitif dan imersif. Selain bekal headset VR dan kontroler VR, pada sisi tank juga perlu dibenamkan kamera 360 derajat yang dapat mengirimkan video real-time ke headset VR operator. Kamera ini memberikan pandangan penuh dari lingkungan sekitar tank.

MBT T-72 yang kini menjadi UGV (Unmanned Ground Vehicle) juga dilengkapi dengan berbagai sensor dan sistem kendali yang mengirimkan data ke operator, termasuk kecepatan, arah, posisi senjata, dan status sistem tank lainnya.

Contoh implementasi dari teknologi ini termasuk sistem seperti Ripsaw MS1, yang merupakan kendaraan tempur tanpa awak (UGV) yang dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan teknologi VR dan kontroler canggih.

Penggunaan teknologi VR untuk mengendalikan MBT secara remote adalah konsep yang sangat menarik dan sedang dalam pengembangan dan uji coba di beberapa tempat. Seperti yang dilakukan DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) di AS, yang sering terlibat dalam proyek pengembangan teknologi canggih untuk penggunaan militer, termasuk teknologi kontrol jarak jauh dan VR. Mereka telah menguji konsep kendaraan tempur yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, meskipun tidak selalu MBT.

Beberapa perusahaan pertahanan besar, seperti BAE Systems, Rheinmetall, dan Lockheed Martin, sedang meneliti dan mengembangkan teknologi VR dan kontrol jarak jauh untuk berbagai aplikasi militer, termasuk tank dan kendaraan tempur lainnya.

Meski uji coba kendali MBT lewat remote control VR berhasil dijalankan, namun masih ada tantangan yang harus dipecahkan oleh para kreator, salah satunya kemampuan loading amunisi pada MBT, meski T-72 menganut sistem auto loading, tetap saja dibutuhkan pekerjaan ekstra untuk mensinkronkan perintah, belum lagi control remote untuk pembidikan sampai penembakan. (Gilang Perdana)

Sambut MBT Abrams dan Leopard di Ukraina, Rusia Siapkan Robot “Penghancur Tank” Marker UGV