TERKUAK! NASA Temukan Camp Century, Pangkalan Militer Rahasia AS di Bawah Es

Camp Century. Sumber: istimewa

Dari sekian banyak pangkalan militer milik AS, seperti Fort Bragg (AD) di Carolina Utara, Naval Station Norfolk (AL) di Virginia hingga Eglin Air Force Base (AU) di Florida, siapa sangka bahwa AS punya satu pangkalan militer super rahasia yang dibangun di bawah lapisan es, yaitu Camp Century di Greenland.

Baca Juga: Pantau Pergerakan Kapal Selam Cina, Sekutu AS di Asia Tenggara Bangun Pangkalan Militer di ‘Choke Point’ Selat Luzon

Keberadaan “Kota di Bawah Es” ini terungkap secara tidak sengaja berkat teknologi radar canggih milik NASA, yang pada April 2024, tengah dalam misi penelitian iklim, bukan pencarian pangkalan militer rahasia. Pada saat ditemukan, Camp Century berada di kedalaman sekitar 100 kaki (30 meter) di bawah lapisan es yang menumpuk.

Camp Century ini sendiri didirikan oleh Korps Zeni Angkatan Darat AS (US Army Corps of Engineers) pada Juni tahun 1959 dan selesai setahun berselang – era yang bertepatan dengan berkecamuknya Perang Dingin antara AS dengan Uni Soviet. Pada awalnya, Camp Century diperkenalkan ke publik sebagai pusat penelitian ilmiah Arktik dengan tujuan untuk menguji konstruksi dan teknologi di lingkungan beku, serta melakukan pengeboran inti es yang berharga.

Namun nyatanya, ada tujuan super rahasia pihak AS dibalik didirikannya Camp Century ini; yaitu fasilitas uji coba Project Iceworm, sebuah rencana ambisius dan rahasia Angkatan Darat AS untuk membangun jaringan terowongan sepanjang ribuan kilometer di bawah lapisan es Greenland.

Tidak lain dan tidak bukan, tujuan dari Project Iceworm ini adalah untuk menyembunyikan 600 rudal balistik antarbenua (ICBM) dan menjamin serangan balasan, mengingat lokasinya yang tersembunyi dan berdekatan dengan Uni Soviet.

Chengdu J-10 Bakal ‘Bersanding’ dengan Rafale di Indonesia, Bagaimana Sikap Perancis?

Menurut salah satu situs terkemuka (interestingengineering.com), Camp Century terdiri dari 21 terowongan bawah tanah yang membentang sepanjang 9.800 kaki. Untuk mempelajari pangkalan tersebut, NASA menggunakan Uninhabited Aerial Vehicle Synthetic Aperture Radar (UAVSAR), sebuah teknologi serupa LiDAR yang umum digunakan untuk mencari struktur tersembunyi.

Lalu, jika dengan adanya Project Iceworm ini AS bisa berada di atas angin atas Uni Soviet, mengapa projek ini ditinggalkan begitu saja? Jawabannya sederhana, karena kendala teknis dan lingkungan.

Para insinyur AS awalnya berasumsi bahwa lapisan es Greenland di lokasi Camp Century (yang berfungsi sebagai prototipe) adalah massa padat yang statis. Namun, penelitian ilmiah yang dilakukan selama pengoperasian Camp Century menunjukkan bahwa es tersebut terus bergerak dan bergeser.

Australia Meradang, Solomon Islands dan Cina Bahas Kerja sama Pembangunan Pangkalan Militer

Pergerakan es ini menyebabkan terowongan-terowongan Camp Century mulai berubah bentuk, menyusut, dan retak dengan kecepatan yang jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan. Dalam waktu empat tahun, banyak terowongan sudah mencapai batas desain strukturalnya, memerlukan upaya pemeliharaan yang intensif dan mahal untuk mencegah keruntuhan.

Lebih lanjut, militer AS menyimpulkan bahwa jika Camp Century yang bertindak sebagai prototipe saja tidak dapat dipertahankan, maka mustahil untuk membangun dan mempertahankan jaringan terowongan sepanjang 4.000 km (rencana Project Iceworm) yang akan menampung ratusan rudal selama bertahun-tahun. Biaya dan logistik untuk terus-menerus membangun kembali terowongan yang runtuh menjadi tidak realistis.

Laporan ilmiah menunjukkan bahwa akibat pemanasan global, lapisan es yang mengubur Camp Century kemungkinan akan mencair pada akhir abad ini. Saat es tersebut mencair, pangkalan itu akan terungkap dan membawa serta: 9.200 ton material fisik, 53.000 galon bahan bakar diesel, limbah radioaktif dari reaktor yang dioperasikan di sana (walaupun inti reaktor dikeluarkan, lokasi itu sendiri telah terkontaminasi) hingga zat kimia beracun seperti Poliklorinasi Bifenil (PCB). Limbah-limbah ini, yang saat ini disegel dalam es, berpotensi mencemari lingkungan laut dan ekosistem pesisir Greenland saat lelehan es membawa mereka ke samudra. (Nurhalim)

Terungkap! Ini Dia Alasan AS Ingin ‘Akuisisi’ Greenland

3 Comments