Salah satu keunggulan dari drone tempur Bayraktar TB2 adalah mampu menghancurkan sasaran dari jarak 7 km. Dengan jarak 7 km dari sasaran, menjadikan drone kebanggaan Turki ini dapat lolos dari terjangan sistem hanud jarak dekat konvensional. Namun, lain dari itu, kemampuan serangan jarak jauh dari drone tersebut tentu sangat terkait pada jenis sensor penjejak yang dibawanya. (more…)
Menyadari taring Bayraktar TB2 cukup tajam di palagan peperangan, rupanya hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ukraina, yang tak bisa dipungkiri kehadiran Bayraktar TB2 dimanfaatkan sebagai efek deterens guna menghadapi ancaman dari Rusia. Tak tanggung-tanggung, dua matra sekaligus, yaitu angkatan udara dan angkatan laut Ukraina mengandalkan sosok drone tempur buatan Turki ini. (more…)
Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin kini tengah pusing, lantaran serba salah menempatkan posisinya dalam konflik antara Turki dan Suriah. Di satu sisi Turki adalah pasar potensial penjualan alutsista Rusia, terbukti dengan akuisisi sistem rudal hanud S-400 beberapa waktu lalu. Namun disisi lain, Rusia selama ini merupakan sekutu dekat Suriah. Bahkan selama ini Rusia menempatkan peralatan tempur dan pasukannya di Suriah. Dan babak yang telah diduga banyak orang akhirnya kejadian juga beberapa waktu lalu. (more…)
Drone mini quadcopter dominan digunakan untuk misi pemetaan, pembuatan video sampai pengintaian taktis, pun ada juga rintisan yang dilakukan dunia militer dengan melengkapi drone ini dengan senjata, seperti Dislitbang TNI AD yang pernah merilis TOPX4-B132, prototipe quadcopter yang dilengkapi dengan pistol kaliber 9 mm dan roket anti tank C90-CR Instalaza. Namun, sejauh ini instlasi senjata di drone mini quadcopter kebanyakan masih dalam tahap uji coba dan pengembangan, lantaran bukan perkara mudah untuk melakukan pembidikan dan penembakan. (more…)