Kekuatan pemukul TNI AL kini memasuki babak baru yang lebih gahar. Bertempat di galangan kapal Muggiano, La Spezia, Italia, Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL secara resmi telah menerima unit kedua kapal kombatan serbaguna PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) class. Kapal perang canggih ini resmi menyandang nama KRI Prabu Siliwangi 321 dalam upacara serah terima yang berlangsung khidmat pada Senin, 22 Desember 2025. (more…)
Jagad radar pada kapal kombatan TNI AL akan diramaikan dengan merek baru dari Jerman, yakni TRS-4D, jenis radar AESA (Active Electronically Scanned Array) buatan Hensoldt, Jerman. TRS-4D disebut akan melengkapi ‘mata indra’ bagi korvet/OPV (Offshore Patrol Vessel) 90M “Baby SIGMA” Raja Haji Fisabilillah class yang saat ini sedang menjalani melaksanakan SAT (Sea Acceptance Test). (more…)
Banyak yang mengira bahwa ranpur (kendaraan tempur) amfibi milik Korps Marinir ini tidak akan kembali lagi ke Indonesia, maklum penugasan ranpur APC beroda ban 8×8 ini begitu lama di wilayah operasi. Namun, ada kabar baik bagi Resimen Kavaleri 1 Marinir (Menkav 1 Mar) yang pada tanggal 10 November 2025, telah menerima kembali 12 unit BTR-80A setelah 16 tahun dioperasikan dalam mendukung misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). (more…)
PT PAL Indonesia kembali unjuk kemampuan hasil pengembangan penguasaan teknologi bawah air yakni uji penembakan torpedo 324 mm dari KSOT (Kapal Selam Autonomous) di perairan Koarmada II di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini menandai kemajuan signifikan dalam penguasaan teknologi pertahanan bawah laut karya anak bangsa. (more…)
Galangan kapal Abeking & Rasmussen di kota Lemwerder, Jerman, boleh jadi tak lama lagi akan punya hajatan besar, yakni mengirimkan kapal terbaru pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk Pushidrosal TNI AL. Foto-foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan kapal BHO (Bantu Hidro Oceganografi) Ocean Going yang diberi nama KRI Canopus 936 telah diluncurkan dari fasilitas produksi. (more…)
Lirak lirik alutsista, namun tak berlanjut ke tahap transaksi, rupanya bukan terjadi di zaman ini saja. Di dekade 70-an, sebuah dokumen menjelaskan bahwa Indonesia pernah tertarik untuk mengakuisisi kapal selam diesel listrik Barbel Class dari Amerika Serikat. Barbel Class adalah kapal selam diesel terakhir yang diproduksi dan dioperasikan AS, setelah kemudian beralih total ke kapal selam bertenaga nuklir. (more…)
Berselang satu minggu setelah peluncuran Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M KRI Belati 622 oleh galangan PT Tesco Indomaritim di Pantai Mutiara, Jakarta (1/10/2025), maka Havelsan, perusahaan teknologi dan pertahanan Turki, pada 8 Oktober lalu mengumumkan penggunaan dua solusinya yang telah terintegrasi sistem sennjata KRI Belati 622. (more…)
Setelah diluncurkan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) pada 18 September 2024, kapal perang jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) 90M KRI Raja Haji Fisabilillah 391, dikabarkan telah memasuki tahap SAT (Sea Acceptance Test). (more…)
Jagad Kapal Cepat Rudal (KCR) Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL memasuki era baru, yakni dengan hadirnya KCR 60M KRI Belati 622, produksi galangan swasta nasional, PT Tesco Indomaritim. Disebut era baru, pasalnya KRI Belati 622 menjadi kapal cepat pertama TNI AL yang mengadopsi propulsi hybrid dan yang pertama dipersenjatai rudal anti kapal Atmaca. (more…)
Meski jarang terdengar aktivitasnya, rupanya untuk misi anti kapal selam (AKS), TNI AL masih mengandalkan bom laut (depth charge). Seperti pada Pameran Alutsista TNI 2023 di Lapangan Monas, TNI AL memperlihatkan jenis bom laut tipe BB-1. (more…)