
Fungsionalitas drone kembali memasuki babak baru, dimana wahana tanpa awak ini kelak dapat menjadi platform peluncur satelit. Sudah barang tentu untuk misi yang terbilang spektakuler ini, sosok drone juga dirancang dengan tak lazim. Drone yang dimaksud adalah Ravn X, rancangan perusahaan asal Alabama, Aevum. Disebut tak lazim, lantaran bobot maksimum Ravn X mencapai 25 ton. (more…)

Peristiwanya sudah berlangsung 35 tahun lalu, atau saat Perang Dingin masih bergelora, namun momen pada 13 September 1985, akan selalu dikenang dalam jagad dirgantara dan antariksa global, pasalnya untuk pertama kalinya dan boleh dibilang satu-satunya, sebuah satelit berhasil ditembak dan dihancurkan oleh rudal yang dilepaskan dari jet tempur. Sang algojo adalah F-15A Eagle dengan rudal anti satelit (anti satellite missile) ASM-135 ASAT (Anti-satellite weapons). (more…)

Saling pepet dan intai dari jarak dekat rupanya bukan cuma terjadi antar jet tempur atau pembom Amerika Serikat versus Rusia. Di ruang angkasa pun, pepet memepet juga terjadi antar satelit kedua negara. Seperti ada kabar yang menyebut satelit mata-mata (spy satellite) milik AS diduga telah dikuntit dari jarak dekat oleh satelit milik Negeri Beruang Merah. (more…)

Ada banyak jalan bagi Cina untuk ‘menguasai’ dunia, selain dikenal sebagai poros ekonomi, bisnis dan investasi global, Cina merupakan pemain super tangguh di lini sistem teknologi informasi dan komunikasi. Bukan saja berjaya lewat vendor jaringan seluler seperti Huawei, tapi lebih dari itu, Cina punya sistem navigasi berbasis satelit yang berani menantang dominasi dan kedigdayaan GPS (Global Positioning System) asal Amerika Serikat. Lewat BeiDou Navigation Satellite System (BDS), navigasi berbasis satelit bukan hanya penting bagi kebutuhan sipil, tapi militer Cina juga sangat berkepentingan atas BeiDou. Dan pada Selasa kemarin (23/6/2020), Cina telah meluncurkan satelit terakhir BeiDou-3 ke luar angkasa. (more…)

9 April 2020 sejatinya bakal menjadi momen yang menggembirakan bagi operator satelit di Indonesia, namun harapan tersebut buyar setelah Satelit Nusantara Dua (Palapa N-1) yang diluncurkan pada Kamis (9/4) malam, dari China, gagal mencapai orbit karena kegagalan roket yang membawanya ke angkasa. Satelit ini dimiliki oleh PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS), yang merupakan perusahaan patungan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Indosat Ooredoo dan PT Pintar Nusantara Sejahtera. (more…)

Dalam terminologi rudal jelajah, mempertahankan tingkat akurasi sampai saat ini masih menjadi tantangan tersendiri, terutama pada rudal jelajah jarak jauh. Tak jarang kita dengar rudal sekelas Tomahawk pun meleset mengenai sasaran dan malah menghantan area sipil. (more…)

Seandainya tak ada masalah pembayaran uang muka kepada Airbus Defence and Space (ADS), sejatinya pada tahun ini (2019-red) satelit komunikasi militer pertama milik Indonesia telah mengorbit, dalam paketnya Indonesia akan mengorbitkan satu satelit geostationer (GSO) dan dua satelit non geostationer (NGSO). Tapi sayang, lantaran sengkarut masalah pembayaran, termasuk pada kasus antara Kementerian Pertahanan dengan Avanti Communication, sang operator satelit Artemis, menjadikan impian Indonesia memiliki satelit pertahanan harus tertunda lagi. (more…)

Tentu bukan cerita baru bahwa jalur komunikasi penting di Indonesia telah disadap atau berpotensi kuat disadap pihak asing. Maklum, sampai saat ini lebih dari 90 persen teknologi perangkat komunikasi di Indonesia didominasi produk dari luar negeri. Itu baru dari sisi perangkat, belum lagi dari sisi aplikasi yang marak menggunakan layanan OTT (Over The Top) dari luar negeri seperti Facebook, Twitter, BlackBerry dan WhatsApp. Maka tak heran bila komunikasi di level taktis dan strategis juga rentan penyadapan meski telah dilakukan enkripsi sekalipun. Namun penyadapan komunikasi di era terestrial yang melibatkan peran satelit baru dihadapi Indonesia pada dekade 70-an.
(more…)

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah menunjuk Airbus Defence and Space (ADS) untuk menggarap proyek satelit militer untuk Indonesia. Dan jika tiada aral melintang, di tahun 2019 tiga unit satelit sudah rampung dan selajutnya dapat diorbitkan ke luar angkasa. Namun pertanyaanya, tipe satelit apakah yang diakuisisi untuk kebutuhan strategis pertahanan militer Indonesia? (more…)

TNI AD dalam strategi pengembangan sistem komunikasinya telah mencanangkan deployment Open BTS (Base Transceiver Station). Akses jaringan seluler mandiri ini digadang untuk menyambung urat komunikasi hingga wilayah pedalaman, terutama di area yang tak terjamah coverage operator seluler. Lain dari itu, Open BTS juga dirancang sebagai jejaring akses kendali bagi drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle). (more…)