Dalam kegiatan latihan di malam hari, sebuah jet tempur MiG-29 Fulcrum milik Angkatan Udara India dilaporkan jatuh di wilayah Barmer, Rajasthan pada hari Senin, 2 September 2024. Meski penyebabnya masih dalam investigasi, kabar sementara kecelakaan diakibatkan karena kerusakan teknis. Sementara pilot MiG-29 berhasil menyelamatkan diri dengan kursi lontar. (more…)
Guna menggantikan jet tempur tua seperti Mirage 2000 dan MiG-29, Angkatan Udara Peru (Peruvian Air Force/FAP) sedang mempersiapkan perombakan besar-besaran pada armada pesawat tempurnya. Panglima Angkatan Bersenjata Peru, Jenderal Carlos Enrique Chávez Cateriano, pada tanggal 8 Juli 2024, mengumumkan studi pasar komprehensif untuk jet tempur baru telah selesai. (more…)
Dengan menggunakan berbagai strategi, Amerika Serikat dan negara-negara Barat berusaha untuk memperlemah Rusia, terutama dalam aspek pertahanan, salah satunya dengan menanamkan pengaruh di negara-negara eks Soviet yang berbatasan langsung dengan Rusia. Setelah apa yang terjadi di Ukraina, Kazahkstan kini mulai menampakan kedekatannya dengan Barat. Selain pesanan pesawat angkut Airbus C-295 dan A400 Atlas, dan isu jet tempur Rafale, kini ada berita lain yang memancing amarah Kremlin. (more…)
Setelah pada tahun 2022 berhasil memodifikasi jet tempur MiG-29 Fulcrum yang bisa meluncurkan rudal anti radiasi AGM-88 HARM (High Speed Anti Radiation Missile), maka menyusul serangan presisi Ukraina ke basis pertahanan Rusia di Oblast Kherson pada 4 Maret 2024, militer Ukraina kini mengonfirmasi bahwa jet tempur MiG-29 miliknya dapat membawa dan meluncurkan bom pintar hybrid AASM-250 HAMMER yang dipasok Perancis. (more…)
Rusia dan Ukraina ibarat beradu tanding dalam kemampuan drone kamikaze. Menyadari suksesnya serangan drone kamikaze adalah bentuk propaganda yang apik, maka pelibatan drone kamikaze dengan fitur FPV (First Person View) terus dikedepankan, lantaran bisa menjadi bukti otentik atas keberhasilan serangan. Seperti belum lama ini sebuah video pendek muncul di media sosial, yang menunjukkan drone kamikaze Lancet 3 Rusia sukses menghantam MiG-29 Fulcrum Angkatan Udara Ukraina dalam jarak yang belum pernah terjadi sebelumnya. (more…)
Netizen yang budiman tentu masih ingat dengan Corvo PPDS? Inilah drone intai dan kargo berbahan karton yang dipasok Australia untuk Ukraina. Meski debutnya di medan perang sempat diragukan, namun pemberitaan beberapa hari ini telah membetot perhatian. Meski belum dapat diklarifikasi, beredar kabar bahwa Corvo PPDS adalah ‘aktor’ dibalik serangan drone kamikaze ke wilayah Rusia yang disebut telah menghancurkan jet tempur MiG-29 Fulcrum dan Sukhoi Su-30. (more…)
Setelah sebelumnya membuat geger, karena sukses meluncurkan rudal anti radiasi/anti radar AGM-88 High-speed Anti-Radiation Missile (HARM), kini jet tempur MiG-29 Fulcrum milik Angkatan Udara Ukraina kembali membuat sensasi, yakni dengan adanya pylon di bawah sayap yang misterius. (more…)
Duel udara antara jet tempur F-15 Eagle dan MiG-29 Fulcrum menjadi sekuel utama dalam film – Return to Base (R2B) – yang dirlis tahun 2012. Dalam film tersebut, dogfight antara F-15K (Korea Selatan) dan MiG-29 (Korea Utara) ditampilkan secara dramatis. Namun, adakah ‘pertemuan’ antara kedua fighter tersebut dalam dunia nyata? (more…)
15 April 2023, meletus perang saudara di ibu kota Sudan, Khartoum, dan sampai tulisan ini diturunkan lebih dari 200 orang tewas dan dua ribuan lainnya mengalami luka-luka. Perang yang melibatkan militer dan kelompok paramiliter yang disebut Pasukan Pendukung Cepat (RSF) terus berlangsung. Bukan sebatas mengerahkan senjata darat, perang juga telah menaikan pamor jet tempur legendaris, MiG-29 Fulcrum. (more…)
Pemerintah Slovakia belum lama ini dikabarkan telah mengirim batch pertama (empat unit) jet tempur MiG-29 Fulcrum, dari total 13 unit MiG-29 yang akan diserahkan kepada Angkatan Udara Ukraina. Tidak seperti (rencana) pasokan MiG-29 dari Polandia yang ramai disebutkan tahun lalu, maka pengiriman MiG-29 milik Slovakia telah menuai protes keras dari Rusia. Protes yang dilayangkan Rusia ternyata bukan terkait hal teknis, melainkan pada pelanggaran kontrak ekspor ulang persenjataan. Kok Bisa? (more…)