Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kembali mencuri perhatian dunia lewat kunjungan kerja ke sebuah fasilitas industri militer rahasia. Foto-foto yang dirilis kantor berita KCNA memperlihatkan Kim meninjau barisan rudal taktis baru yang secara fisik sangat identik dengan Spike NLoS (Non-Line-of-Sight) buatan Rafael, Israel. (more…)
Setelah sekian lama menjadi bahan spekulasi dan perdebatan, pemerintah Korea Selatan akhirnya mengungkap label harga resmi untuk jet tempur generasi 4.5 buatan dalam negeri mereka, KF-21 Boramae. Pengumuman ini muncul di tengah dinamika kerja sama dengan Indonesia yang masih menjadi sorotan, terutama terkait komitmen pembiayaan dan kepastian jumlah pesanan. (more…)
Industri pertahanan Turki (Presidency of Defense Industries/SSB) baru saja mengumumkan keberhasilan besar dalam pengembangan Main Battle Tank (MBT) Altay. Mesin BATU yang dikembangkan oleh BMC Power secara resmi telah menyelesaikan prosedur penerimaan pabrik (factory acceptance tests), menandai berakhirnya ketergantungan Turki pada mesin impor untuk lini depan kavaleri mereka. (more…)
Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) resmi memensiunkan kapal selam pertamanya, ROKS Jang Bogo (SS-061), pada Rabu, 31 Desember 2025. Upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan pada Senin (29/12/2025) di Komando Pasukan Kapal Selam, Jinhae, Changwon, yang dihadiri oleh para petinggi militer serta kru pertama dan terakhir kapal tersebut. (more…)
Pada dini hari 24 November 2025, ketegangan regional di Laut Kuning mendadak meningkat bukan karena aksi provokasi, melainkan karena insiden teknis. Sebuah drone canggih tak berawak milik Angkatan Udara AS (USAF), MQ-9 Reaper, yang dioperasikan oleh 431st Expeditionary Reconnaissance Squadron dari Pangkalan Udara Kunsan, dilaporkan mengalami malfungsi teknis dan terpaksa ‘dijatuhkan’ ke perairan dekat Pulau Maldo-Ri. (more…)
Seperti halnya di Indonesia, Korps Marinir di Korea Selatan adalah elemen tempur yang berada di bawah angkatan laut, dan pada 11 Desember 2025, Korps Marinir Korea Selatan (Korsel) mendapatkan perkuatan berupa hadirnya alutsista baru, yaitu kapal tempur (combat vessel), yang merupakan pertama kali diadopsi oleh Korps Marinir Negeri Ginseng. (more…)
Tak ingin insiden brutal “Northern Limit Line” di tahun 2002 terulang, yaitu saat kapal patroli Angkatan Laut Korea Selatan PKM-357 terlibat kontak senjata dengan kapal patroli Angkatan Laut Korea Utara di Laut Kuning, maka Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) kini menghadirkan kapal patroli Chamsuri class dengan persenjataan yang jauh lebih canggih dan mematikan, yang dikenal sebagai Chamsuri class Batch II. (more…)
Selain integrasi dengan rudal udara ke udara jarak pendek IRIS-T, Korea Selatan rupanya punya rencana besar untuk melengkapi KF-21 Boramae dengan rudal udara ke udara jarak pendek (Short-Range Air-to-Air Missile/SRAAM).) produksi dalam negeri yang dirancang sesuai standar rudal udara ke udara generasi kelima. (more…)
Selain kemunculan rudal udara udara ke udara yang mirip rudal IRIS-T (InfraRed Imaging System – Tail/Thrust vector controlled) buatan Jerman, saat peninjauan alutsista oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di HUT ke-80 Angkatan Udara Korea Utara, juga nampak rudal jelajah jarak jauh yang secara desain mirip Taurus KEPD 350, yang selama ini menjadi andalan Korea Selatan. (more…)
Sebagai sebuah sistem yang kompleks, kapal selam dibangun dari berbagai macam perangkat elektronik dan navigasi, yang dipasok oleh beberapa perusahaan. Salah satu informasi yang menarik, kapal selam tercanggih produksi Korea Selatan, KSS-III (Jangbogo III), ternyata mengadopsi sistem kendali dan navigasi inti dari perusahaan asal Perancis. (more…)