Tag: Korea Selatan

BAP Pisco: LPD Makassar Class Made In Peru

Ada sepenggal rasa bangga datang dari Amerika Selatan, ini bukan tentang pencapaian kerjasama atau prestasi di bidang olah raga, melainkan pada 6 Juni 2018, AL Peru (Peruvian Navy) telah meresmikan pengoperasian BAP Pisco (AMP-156), yang tak lain adalah kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock). Lantas apa yang menarik dari BAP Pisco yang dirilis ribuan mil dari Indonesia ini? (more…)

Indonesia Pertimbangkan Mundur dalam Program Jet Tempur KFX/IFX

Setelah ‘indisen’ telat bayar tahunan pada November 2017 lalu, kabar program pengembangan jet tempur generasi 4.5 KFX/IFX kembali mendapat ujian berat. Lantaran pihak Indonesia diwartakan berniat menarik diri alias tak lagi ingin melanjutkan program jet tempur masa depan tersebut. Meski sudah diduga banyak kalangan sebelumnya, dalam beberapa hari ini telah meramaikan jagad netizen penggemar militer di Tanah Air. (more…)

TNI AL Revisi Target Jumlah Kepemilikan Kapal Selam, Dari 12 Jadi 8 Unit Hingga 2024

Berdasarkan rincian MEF (Minimum Essential Force) II periode 2015 – 2019 dan MEF III periode 2020 – 2024, TNI AL secara bertahap mulai mendapatkan modernisasi kapal selam jenis baru, hingga ditargetkan pada tahun 2024 dapat memiliki total 12 unit kapal selam. Tiga unit kapal selam telah beroperasi saat ini, sementara dua lainnya (Nagapasa Class) dalam proses penyelesaian oleh PT PAL dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), Korea Selatan. (more…)

Akibat Indonesia Telat Bayar dan KAI Kesulitan Modal, Proyek Jet Tempur KFX/IFX Terancam Ditunda?

Meski telah dituangkan dalam kesepakatan, kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia untuk produksi jet tempur generasi 4.5 KFX/IFX terbilang banyak menghadapi tantangan, poin terbesarnya adalah merujuk ke pendanaan dan izin lisensi yang belum diberikan oleh Amerika Serikat selaku penyuplai jeroan di pesawat tempur masa depan tersebut. Harapan tentu harus dijunjung setinggi langit, namun belum lama tersiar kabar bahwa karena ‘faktor’ Indonesia proyek KFX/IFX mungkin mengalami penundaan (lagi). (more…)

[Virtual Tour] Lanal Palu: Mengintip Basis Terbaru Kapal Selam TNI AL

Selain di Dermaga Ujung, Surabaya, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palu di Watusampu, Palu, Sulawesi Tengah, kini menjadi basis kedua pangkalan kapal selam TNI AL. Setelah mendapat tinjauan langsung dari Panglima TNI pada pertengahan bulan Juni lalu, fasilitas dermaga kapal selam pertama di luar Pulau Jawa ini sudah hampir rampung pengerjaan fisiknya. Dalam beberapa publikasi, bahkan salah satu kapal selam, KRI Nanggala 402 nampak berhasil sandar di shelter khusus kapal selam. (more…)

Bedah Ranpur “Stupid Crazy” LVTP-7 Resimen Kavaleri Korps Marinir

“Stupid Crazy..,” menjadi julukan yang disebut media di luar negeri saat menyaksikan atraksi nekad awak tank Korps Marinir dalam HUT TNI ke-70 di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten, 5 Oktober 2015. Betapa tidak, beberapa ranpur LVTP-7 berbobot 30 ton digeber full speed dan tanpa keraguan langsung ‘loncat’ menerjang air di bibir dermaga. Ribuan sorot mata tak hanya dibuat kagum, bahkan tak sedikit yang ikut ‘sport jantung’ kala melihat atraksi yang disiarkan langsung di televisi.

(more…)

KRI Nagapasa 403 Tuntas Lakukan Modifikasi, 2 Agustus 2017 Siap Dikirim Ke Indonesia

Bila merujuk ke rencana awal, harusnya pesanan pertama kapal selam terbaru TNI AL, Nagapasa Class Type 209/1400 (aka – Changbogo Class) dari Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), sudah dikirim ke Indonesia pada bulan Maret 2017. Namun karena dilakukan sejumlah modifikasi pasca sea trial, maka jadwal pengiriman kapal selam perdana, yakni KRI Nagapasa Class 403 molor empat bulan dari jadwal seharusnya. Sumber dari pihak DSME menyebut KRI Nagapasa 403 rencananya baru akan dilayarkan ke Indonesia pada tanggal 2 Agustus mendatang. (more…)

Raytheon Anschütz Pasok Teknologi 3D Steering and Submarine Control Untuk Kapal Selam Nagapasa Class TNI AL

Meski kapal selam pesanan TNI AL, Nagapasa Class (Type 209/1400) dibangun di Korea Selatan, namun sentuhan Jerman tak bisa dilepaskan atas kehadiran kapal selam diesel listrik ini. Selain teknologi hardware berupa elektrik motor dan periskop yang mengacu ke pemasok dari Jerman, sistem aplikasi alias perangkat lunak pun masih mengacu pada negara asal Type 209. Merujuk ke siaran pers (13/7/2017) yang dikeluarkan Raytheon Anschütz, penyedia sistem navigasi dan kendali kapal yang berbasis di Kiel, Jerman ini mengumumkan telah berhasil melalui tahapan Sea Acceptance Test onboard pada Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) TNI AL. (more…)

DSME Menangkan Proyek Overhaul Kapal Selam KRI Cakra 401

Flash back ke November 2015, dua galangan kapal kampiun, Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering (DSME), Korea Selatan dan DCNS, galangan kapal asal Perancis, menawarkan proposal paket overhaul untuk kapal selam KRI Cakra 401. Untuk merebut kontrak MRO (Maintenance, Repair dan Overhaul) senilai US$40 juta, kedua galangan menjanjikan paket ToT (Transfer of Technology) kepada pihak mitra lokal, dalam hal ini PT PAL. Seperti DCNS menawarkan combat management system (CMS) SUBTICS (Submarine Tactical Integrated Combat System). SUBTICS bukan sembarang CMS, sistem ini selama ini telah digunakan pada armada kapal selam nuklir Perancis.

(more…)