Tag: Korea Selatan

Pilih Radar untuk T-50i Golden Eagle TNI AU? Antara ELM-2032 atau AN/APG-67

Bila merujuk ke pemberitaan pada November 2018, mestinya kini program pengadaan dan instalasi radar pada jet latih tempur taktis T-50i Golden Eagle TNI AU sedang berjalan. Seperti diketahui, bersamaan dengan kontrak pengadaan tiga unit pesawat latih dasar KT-1B Wong Bee, tercantum paket lengkap untuk instalasi radar dan kanon internal untuk T-50i dengan nilai kontrak mencapai KRW100 miliar (setara US$89 juta), pihak Korea Aerospace Industries (KAI) akan mulai mengirimkan pesawat perdana yang telah di upgrade, terhitung 25 bulan semenjak kontrak pengadaan ditandatangani. (more…)

BRP Conrado Yap (Filipina): Korvet ‘Second’ dengan Bekal Senjata Maksimal

Melihat percepatan pembangunan armada laut Filipina saat ini, seolah mengingatkan pada pembangunan postur kekuatan TNI AL di dekade 80/90-an, dimana guna mendapatkam proyeksi armada laut yang relatif memadai, murah dengan proses cepat, maka akuisisi kapal perang bekas pakai menjadi pilihan yang paling mujarab. Seperti baru-baru ini AL Filipina resmi menerima kedatangan BRP Conrado Yap, yang tak lain adalah eks korvet AL Korea Selatan (ROKS Chungju). (more…)

Jino Rex: Kendaraan Barikade Polisi dengan Telescopic Boom Water Cannon

Ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, adalah lumrah bila aparat Kepolisian mempersiapkan berbagai perangkat pengendalian massa pada setiap unjuk rasa berskala menengah dan besar. Selain keberadaan kendaraan water cannon yang bersiaga di beberapa titik penting, ada rantis lain yang melengkapi Korps Sabhara Polri, yang dimaksud adalah Kendaraan Barikade, yaitu rantis dari platform truk yang dilengkapi barikade berupa pagar untuk menahan massa yang akan merangsesk melewati parimeter keamanan. Dan salah satu jenis yang saat ini digunakan Polri adalah Jino Rex (Barricade Truck) buatan Jino Motors, Korea Selatan. (more…)

Thailand Upgrade 12 Unit T-50TH dengan Radar Warning Receiver dan Flare Dispenser

Sebagai pengguna T-50 Golden Eagle, Indonesia adalah yang paling senior di kawasan Asia Tenggara. Persisnya kontrak pengadaan 16 unit T-50i dilakukan pada Mei 2011 dengan nilai US$400 juta, yang kemudian gelombang pengiriman perdana tiba pada September 2013 dan tuntas pada Januari 2014. Baru setelah itu, dalam jumlah yang lebih sedikit, Filipina dan Thailand turut menjadi pengguna keluarga varian T-50. (more…)

ROKS Marado (Dokdo Class): Kapal Induk Helikopter Andalan Korea Selatan

Setelah diluncurkan pada 14 Mei 2018, rencananya ROKS Marado (LPH-6112), yaitu kapal induk helikopter kedua AL Korea Selatan akan resmi masuk kedinasan pada tahun 2020. Pasca diluncurkan oleh galangan Hanjin Heavy Industries, kapal induk helikopter yang juga menyandang label Landing Platform Helicopter (LPH) amphibious assault ships ini memasuki masa sea trial dan instalasi berbagai perangkat serta persenjataan. ROKS Marado adalah kapal kedua dari Dokdo Class (ROKS Dokdo – LPH-6111) yang telah dioperasikan AL Korsel sejak Juli 2007.

(more…)

Jose Rizal Class: Frigat Multirole Semi Stealth Kebanggaan AL Filipina

Belum lama ini AL Filipina telah menerima dua unit AW159 Wildcat, yakni salah satu helikopter anti kapal selam tercanggih besutan Leonardo. Namun yang menjadi pertanyaan, akan ditempatkan dimana kedua “Kucing Liar” tersebut? Mengingat kebanyakan kapal perang Filipina saat ini tergolong oldskul dengan tingkat kesiapan tempur rendah. Namun, ternyata AL Filipina dalam program modernisasi, telah mencanangkan penempatan kedua Wildcat sebagai bagian dari sistem senjata di frigat Jose Rizal Class. (more…)

Telat Pengiriman, Korps Marinir Filipina Akhirnya Terima Gelombang Pertama KAAV

Setelah mengalami keterlambatan pengiriman, pada April 2019 akhirnya Korps Marinir Filipina kedatangan gelombang perdana ranpur amfibi APC Korean Amphibious Assault Vehicles (KAAV) – atau yang lebih kondang dikenal sebagai LVTP-7. Gelombang perdana ini terdiri dari empat unit KAAV, total KAAV yang diakuisisi Filipina ada delapan unit. Kontrak pengadaan senilai US$52,6 juta ditandatangani di Manila pada tahun 2015. Lantas apa yang membuat pengiriman KAAV telat? (more…)

K745 Blue Shark, Inilah Torpedo pada Helikopter AW159 Wildcat AL Filipina

Menyambung berita sebelumnya tentang kedatangan dua helikopter anti kapal selam AL Filipina, AW154 Wildcat. Disebutkan bahwa paket pengadaan helikopter canggih tersebut sudah mencakup torpedo untuk melibas kapal selam. Yang unik, pilihan adopsi torpedo untuk Wildcat Filipina adalah K745 Blue Shark buatan LIGNex1, Korea Selatan. Padahal Leonardo sebagai manufaktur Wildcat juga punya produk torpedo ringan yang lebih kondang, yaitu A244S Mod 3, jenis torpedo yang diakuisisi TNI AL untuk helikopter AKS AS556 MBe Panther. (more…)