Di tengah dentuman konflik yang mengguncang kawasan Teluk sebagai akibat dari Operasi Epic Fury, sebuah sistem pertahanan udara asal Asia Timur tiba-tiba mencuri perhatian dunia. Bukan Patriot dari Amerika Serikat atau S-400 buatan Rusia yang menjadi bintangnya, melainkan Cheongung-II (KM-SAM II) buatan Korea Selatan. (more…)
Mengikuti langkah Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, Irak dikabarkan juga akan mengakuisisi sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang KM-SAM Block II dari Korea Selatan. Menurut Defense Arabic pada 9 September 2024, Menteri Pertahanan Irak Thabet Al-Abbasi mengumumkan bahwa kontrak untuk sistem rudal KM-SAM Block II (Cheongung II) telah dirampungkan dan akan ditandatangani minggu depan. (more…)
Dua negara Petro Dollar di Timur Tengah, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) ternyata punya kesamaan selera dalam pilihan sistem hanud rudal jarak sedang, yakni sama-sama telah menetapkan pilihan pada KM-SAM (Korean Medium-range Surface-to-Air Missile) Block II atau disebut Cheongung II. (more…)
Hanwha Systems, perusahaan pertahanan terkemuka dari Korea Selatan, mengumumkan pada 9 Juli 2024, bahwa mereka akan memasok versi modifikasi dari Multi-Function Radar (MFR) untuk mendukung sistem baterai rudal pertahanan udara (hanud) Cheongung II atau Korean Medium-range Surface-to-Air Missile (KM-SAM) Block II, yang dipesan oleh Arab Saudi. (more…)