Israel menjadi negara kedua di luar Amerika Serikat yang memberlakukan temporary grounded pada armada jet tempur stealth F-35 Lightning II. Sebelumnya, Angkatan Udara Korea Selatan juga pernah melakukan temporary grounded terkait insiden ‘belly landing’ F-35A pada awal Januari 2022. Dan kabar terbaru menyebutkan, Angkatan Udara Negeri Yahudi terpaksa melakukan hal yang sama atas 11 unit F-35A. (more…)
Dihadiri Presiden Ferdinand R. Marcos Jr, HUT ke-87 Angkatan Bersenjata Filipina di Camp Aguinaldo, Kota Quezon, pada 19 Desember 2022 lalu dimeriahkan dengan defile sejumlah alutsista baru. Dan salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan ‘resmi’ perdana tank ringan Sabrah yang dipesan dari Elbit Systems Land Israel untuk Angkatan Darat Filpina. Dengan cat hijau tua, saat ini batch perdana Sabrah sedang dalam serangkaian uji coba sebelum penerimaan akhi ke operator. (more…)
Tank ringan Sabrah identik sebagai ikon kebangkitan kavaleri Negeri Pinoy. Sementara bagi pihak manufaktur, penjualan Sabrah ke Filipina ibarat ‘prestasi’ tersendiri, lantaran tank ringan ini adalah barang baru yang belum punya reputasi tempur. Dan dari akun Twitter @Ronkainen, disebutkan Elbit System selaku manufaktur telah merilis varian baru dari Sabrah Light Tank. (more…)
Dibayangi oleh ancaman serangan rudal balistik dan drone kamikaze dari Iran, Angkatan Laut Israel akhirnya resmi mengumumkan beroperasinya versi Iron Dome yang dipasang di kapal perang. Sistem yang dikenal sebagai C-Dome melakukan tes akhir untuk menghadapi ‘ancaman nyata’ yang mungkin dihadapinya saat dipasang pada korvet, di mana Iron Dome varian naval ini dipersiapkan untuk menjaga instalasi gas alam di pesisir Israel. (more…)
Di masa mendatang, artileri medan Israel akan mengusung self propelled howitzer berbasis roda ban, menggantikan self propelled howitzer berbasis roda rantai. Persisnya, Armed Negeri Yahudi itu akan mengadopsi Roem/Sigma 155 mm self-propelled howitzer (SPH) yang didasarkan pada sasis truk militer Oshkosh 10×10 buatan Amerika yang dimodifikasi dengan kabin lapis baja di bagian depan yang dapat memberikan perlindungan balistik dan ranjau bagi awaknya. (more…)
Selain drone buatan Rusia (Orlan 10), yang disebut banyak menggunakan komponen asal negara-negara Barat dan Amerika Serikat. Rupanya ada dugaan, bahwa drone produksi Iran yang dipersiapkan untuk ‘menyerang’ kubu Barat, ternyata justru menggunakan kandungan komponen asal negara-negara Barat. Uniknya lagi, drone Iran itu disebut malah menggunakan komponen buatan Negeri Yahudi, yang notabene lawan berat Iran di kawasan Timur Tengah. (more…)
Era “Terminator” sudah di depan mata, seperti belum lama berselang Elbit Systems dari Israel, meluncurkan jenis drone berukuran kecil yang punya kemampuan membunuh sebagai loitering munition dengan cara yang senyap. Diluncurkan (disebar) secara berkelompok lewat drone multicopter, drone berukuran kecil yang disebut Lanius, digadang ideal untuk model peperangan urban, termasuk menetralisr sasaran di dalam gedung atau ruangan berkat teknologi 3D mapping. (more…)
SpearUaV, manufaktur wahana nirawak dari Israel, selama ini dikenal dengan inovasinya dalam meluncurkan drone quadcopter berukuran mikro. Sebut saja drone mikro Ninox 40 yang diluncurkan dari pelontar granat kaliber 40 mm, kemudian ada Ninox 103, yang juga drone intai, namun dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam. Dan masih terkait drone copter berukuran mikro, kali ini SpearUAV merilis apa yang disebutnya sebagai Viper. (more…)
Lantaran punya kepentingan strategis dengan Rusia, Israel mengambil sikap netral dalam konflik di Ukraina. Meski ada tekanan dari Amerika Serikat, Negeri Yahudi tetap pada pendiriannya, yakni tidak ingin terlibat atau dilibatkan dalam perang yang meletus sejak 24 Februari 2022. Sebagai bukti, Israel menolak penggelaran sistem hanud Iron Dome oleh AS di Ukraina. (more…)
Namanya mengingatkan pada super hero besutan Marvel, inilah “Iron Fist”, sistem perlindungan aktif anti serangan rudal/roket hasil kolaborasi dua manufaktur kampiun, General Dynamics, AS dan Elbit Systems, Israel. Seperti halnya jenis Active Protection System (APS) yang ada, Iron Fist dirancang dengan modul kompak untuk dipasang pada ranpur dan rantis ringan hingga berat guna memberikan proteksi dari serangan rudal dan roket anti tank. (more…)