Tag: Indo Defence 2016

Petir: Direvisi dari Rudal Jelajah ke Target Drone

img_0470

Awalnya Petir dirancang sebagai rudal jelajah dengan kecepatan subsonic untuk menghajar sasaran di permukaan sejauh 60 km. Berita penampakan rudal asli buatan PT Sari Bahari ini pun sempat membetot perhatian publik. Selain menjadi bukti inovasi dan kemandirian industri pertahanan nasional, desain Petir yang menyerupai jet tempur F-18 Hornet menjadi perhatian sendiri, bahkan Petir sudah mengadopsi mesin turbin. (more…)

MCCV: Bukan Sekedar Mobile Command Control Vehicle Bagi Drone

Smart bus MCCV di Indo Defence 2014.
Smart bus MCCV di Indo Defence 2014.

Di Indonesia sampai saat ini belum ada ransus (kendaraan khusus) commob (communication mobile) yang berperan sebagai mobile GCS (Ground Control Station) dan sekaligus sebagai ‘rumah’ bagi drone. Umumnya kedua peran tersebut digelar secara terpisah, namun perusahaan swasta nasional, PT Bhinneka Dwi Persada (BDP) punya konsep jitu dengan mengintegrasikan kemampuan commob, kendaraan komando, GCS, dan hanggar drone, semuanya dalam satu platform yang disebut MCCV (Mobile Command Control Vehicle). (more…)

Gama Safe: Pelampung Canggih untuk Misi SAR dan Infiltrasi Senyap

img_0440

Ditengah membanjirnya produk perlengkapan militer dari luar negeri, hadirnya inovasi dari Dalam Negeri seolah menjadi oase yang menyegarkan bagi kebangkitan industri pertahanan di Tanah Air. Seperti salah satunya diperlihatkan PT Stechoq Robotika Indonesia dalam ajang Indo Defence 2016, perusahaan periset, pengembang dan manufaktur robot dari Yogyakarta ini merilis Gama Safe, yakni pelampung dengan remote control yang dapat difungsikan untuk kebutuhan militer dan sipil. (more…)

Posko Dahanud Mobile: Sistem Kendali dan Komando Meriam PSU S-60 Arhanud TNI AD

slide3-litbang

Umumnya setiap satuan tembak (satbak) pada alutsista Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) sudah memiliki unit command and control. Sebut saja pada kanon CIWS (Close In Weapon System) Rheinmetall Oerlikon Skyshield, Kobra Air Defence System pada rudal Grom, rudal QW-3, rudal Mistral, sampai kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) twin gun Giant Bow 23 mm. Namun bagaimana dengan meriam PSU legendaris S-60 kaliber 57 mm? Meski usianya sudah lanjut, sampai saat ini alutsista dari era Uni Soviet ini masih jadi andalan pada elemen hanud titik. Bahkan S-60 sudah mengalami retrofit.

(more…)

Tugasanda Turangga 4×4: Rantis Lapis Baja Kreasi Perusahaan Karoseri Nasional

img_0435

Label “Tugasanda” selama ini telah melekat sebagai merek karoseri kendaraan bus dan truk, namun siapa sangka bila merek asal Pasuruan, Jawa Timur ini sanggup mempersembahkan sebuah rantis (kendaraan taktis) lapis baja jenis APC (Armoured Personnel Carrier) 4×4. Debut kemunculan rantis yang disebut sebagai “Turangga” ini mampu menyedot perhatian selama Indo Defence 2016. Selain tampilan muka bergaya robotic, Turangga juga punya ground clearance yang cukup tinggi (650 mm) dengan konstruksi V hull. (more…)

Balitbang Kemhan RI Pesan Drone “Sayap Lebar” Rajawali 720

img_0448

Setelah berhasil mengirimkan drone/UAV fixed wing (Unmanned Aerial Vehicle) Rajawali 330 ke TNI AD dan mendapat order drone helikopter Rajawali 350 untuk Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, perusahaan swasta nasional PT Bhinneka Dwi Persada (BDP) di Indo Defence 2016 menampilkan sosok drone dengan sayap lebar, Rajawali 720. Bahkan bisa dibilang Rajawali 720 adalah drone dengan bentang sayap terlebar yang diproduksi di dalam negeri. (more…)

P6-ATAV: Rantis Serbu ‘All Terrain’ Terbaru Kopassus TNI AD

img_0482

Dari segi penampakkan, P6-ATAV (All Terrain Assault Vehicle) lebih dikenal sebagai rantis (kendaraan taktis) serbu terbaru milik Paskhas TNI AU. Kemunculan foto rantis ini dibeberapa media sosial membuat banyak orang penasaran, pasalnya rantis 4×4 ini punya ‘bentuk’ yang tak biasa. Meski mengusung desain rangka pipa baja tubular yang mirip-mirip dengan rantis Flyer 4×4 dan P3 Cheetah. P6-ATAV punya dimensi yang terlihat lebih lebar, sekilas selebar jip HUMVEE. (more…)

SDO 50V2: Ini Dia! Drone Copter Andalan BASARNAS

uav-basarnas-1-e1466003692471

Jenis drone dengan kemampuan misi khusus kini bertambah lagi di Indonesia, setelah Badan SAR Nasional (BASARNAS) resmi mengoperasikan drone helicopter jenis SDO 50V2 buatan Swiss Drones Operating AG. Drone dengan dua rotor tegak dan tampil khas dengan balutan cat warna oranye ini menjadi salah satu ikon yang ditampilkan dalam pameran indoor di Indo Defence 2016 yang berlangsung 2 – 5 November 2016. (more…)

Akibat Komodo Rusak, Radar Giraffe 1X Dipasang di Rantis PJD

img-20161102-wa0003

Di berita terdahulu, kami pernah menyebut bahwa radar Giraffe 1X akan dipasang dalam platform rantis (kendaraan taktis) Komodo 4×4 buatan PT Pindad. Instalasi tersebut memang dikaitkan rencana kehadiran arsenal alat-alat perang besutan Saab, perusahaan teknologi persenjataan dari Swedia, dalam ajang Indo Defence 2016. Namun setelah pemeran dua tahunan ini dibuka (2/11/2016), sosok Komodo dengan Giraffe 1X (G1X) tak kunjung terlihat di arena outdoor Indo Defence 2016. (more…)