
Kemampuan Shoot-and-Scoot, yakni mampu menembakkan amunisi pertama dalam waktu kurang dari 30 detik dan dapat segera bergerak untuk menghindari tembakan balasan (counter-battery fire), menjadi ciri khas dari self propelled howitzer (SPH) beroda ban seperti CAESAR (Perancis) dan Archer (Swedia). Berangkat dari keunggulan kemampuan tersebut, Turki pun punya solusi tersendiri yang dapat dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Ada kabar mengejutkan dari Ukraina, bahwa negara yang telah berperang sejak Februari 2022 itu, kini dinobatkan sebagai pengguna terbesar kedua Self Propelled Howitzer (SPH) CAESAR (Camion Équipé d’un Système d’Artillerie), sistem senjata artileri medan yang juga digunakan oleh satuan artileri medan TNI AD. (more…)

Perang berlarut di Ukraina membawa konsekuensi pada penggunaan alutsista di luar batas. Salah satu yang mendapat perhatian dalam hal ini adalah Self Propelled Howitzer (SPH) CAESAR yang telah digunakan hingga batas maksimal, yang meski membawa kerentanan pada aspek keamanan operasi, tapi juga menjadi kebanggaan bagi pihak manufaktur atas kualitas produknya. (more…)

Bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa malam, 27 Mei 2025, maka harian ternama Perancis, La Tribune menurunkan tulisan bahwa Indonesia bisa membeli 12 unit tambahan jet tempur Rafale, seiring peningkatan kapasitas produksi Dassault Aviation. (more…)

Estonia, negara anggota NATO yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Rusia, kini telah bergabung sebagai klub negara pengguna self propelled howitzer (SPH) CAESAR 155 mm. Angkatan Darat Estonia belum lama ini telah menerima pengiriman batch pertama yang terdiri dari enam unit SPH CAESAR MK1, yang dipasang pada sasis 6×6. (more…)

Jika ingin mengetahui kinerja alutsista, maka paling ideal adalah melihat kemampuannya di medan perang, bahkan jika memungkinkan memantau penggunaan senjata tersebut sampai batas maksimal. Dan untuk yang satu ini, rupanya TNI AD tidak salah pilih dengan mengakuisisi self propelled howitzer CAESAR 6×6 buatan Perancis, pasalnya alutsista armed ini disebut punya kinerja tempur yang memuaskan. (more…)

Sejak era MEF (Minimum Essential Force) tahap I, pengadaan alutsista di lini artileri medan TNI AD mendapat perhatian serius dari pemerintah. Lebih mengerucut lagi pada hadirnya SPH (Self Propelled Howitzer) jenis TRF-1 CAESAR kaliber 155 mm buatan Nexter GIAT, Perancis. Kemhan pun tak ‘pelit,’ 37 unit CAESAR resmi didatangkan ke Indonesia untuk memperkuat dua batalyon armed (artileri medan).
(more…)

Ibarat klub otomotif, Perancis belum lama ini membentuk klub untuk para pengguna self propelled howitzer (SPH) CAESAR. Klub CAESAR ini diluncurkan pada 14 November 2023 di kamp Canjuers oleh Angkatan Darat Perancis (Armée de Terre), DGA (Direction Générale de l’Armement) dan KNDS (KMW+Nexter Defense Systems). (more…)

Setelah melakukan uji coba pada April 2022, akhirnya pada Latihan militer multilateral Super Garuda Shield 2023, Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 9 Kostrad Purwakarta, berhasil unjuk kemampuannya dalam Operasi Udara Angkut Artileri Medan bersama dengan United States Indo-Pacific Command (USPACOM) di Bandara Blimbingsari (BWI), Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023). (more…)

Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) dalam siaran pers belum lama ini menggelar uji coba sertifikasi munisi kaliber 155 mm produk Expal Systems dari Spanyol untuk self propelled howitzer CAESAR yang diajukan oleh PT Expalindo Sukses Pratama di Lapangan Tembak Sub Lab Uji Laboratorium Dislitbangad, Ambal, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (11/05/2023). (more…)