Secara tak sengaja, untuk pertama kalinya terlihat sosok ranpur ‘misterius’ yang digadang sebagai pengganti IFV (Infantry Fighting Vehicle) M2 Bradley. Ranpur roda rantai yang yang disebut sebagai Optionally Manned Fighting Vehicle (OMFV) tertangkap kamera di jalan umum, yakni saat diangkut sebuah truk trailer di jalan raya kota Michigan, Amerika Serikat. (more…)
Korps Marinir AS (USMC) untuk sementara waktu akan membatasi operasional dari ranpur amfibi barunya – Amphibious Combat Vehicle (ACV) 8×8, setelah dilaporkan terjadi insiden ranpur tersebut terbalik saat melakukan latihan pendaratan di Camp Pendleton, California pekan lalu. Sebelumnya, sudah terjadi dua insiden ACV yang terbalik saat latihan pendaratan dari laut ke pantai. (more…)
Nama Malloy Aeronautics ikut terangkat saat produknya, yaitu drone copter Malloy T150 digunakan sebagai wahana pengangkut logistik dan munisi ke garis depan perang di Ukraina. Dan masih berupa jenis drone copter, Malloy Aeronautics dan BAE Systems memperkenalkan konsep drone Malloy T650 yang dapat membawa tiga rudal Brimstone. (more…)
Gangguan berupa jamming pada pesawat militer sudah jamak terjadi, salah satu kasus yang banyak dialami adalah jamming pada sinyal GPS (Global Positioning System). Dengan jamming pada sinyal GPS, bukan saja panduan navigasi pesawat yang menjadi kacau, melainkan sistem senjata yang berpemandu akses GPS, seperti rudal jelajah udara ke permukaan juga bisa dibuat malfungsi, atau minimal presisinya pada sasaran akan menurun. (more…)
Meski beda kondisi, ada sedikit persamaan antara Indonesia dan Inggris dalam rencana pengembangan drone tempur (UCAV), dimana kedua negara sama-sama menghentikan rencana untuk memproduksi drone tempur masa depan. Seperti diketahui, proyek Elang Hitam yang telah lama molor dari jadwal, kabarnya dialihkan untuk pengembangan ke drone sipil. Sementara dari Negeri Britania, per 24 Juni 2022, telah diputuskan penghentian program pengembangan UCAV dan Loyal Wingman Mosquito. (more…)
Untuk pertama kalinya sejak berakhirnya era Perang Dingin, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) kembali mengorder tank ringan. Persisnya General Dynamics Land Systems (GDLS) pada 29 Juni 2022 telah mengumumkan, telah terpilih untuk memasok tank ringan dalam desain Mobile Protected Firepower (MPF). GDLS dalam proyek ini berhasil mengalahkan BAE Systems yang menawarkan desain tank ringan dari basis M8 Buford. (more…)
Ada satu hal yang luput dicermati saat peluncuran Kapal Cepat Rudal (KCR) 60m keenam KRI Panah 626 pada 20 April 2022 lalu. Menjadi latar peluncuran yang dilakukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bersanding tiga KCR 60M produksi PT PAL Indonesia, dari kiri ke kanan, yaitu KRI Sampari 628, KRI Tombak 629 dan yang terbaru KRI Panah 626. (more…)
(Bofors 57 MK.3 pada KCR 60M kelima produksi PT PAL Indonesia)
Setelah pada 27 Mei 2021 dilangsungkan seremoni jabat tangan virtual antara Presiden Direktur PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod dan CEO BAE Systems Bofors AB Lena Gillström. Maka pada 29 November 2021, PT PAL Indonesia telah resmi menyandang status sebagai mitra global BAE Systems Bofors AB (Bofors) dalam pemeliharaan dan perbaikan (MRO) senjata kapal. (more…)
Sudah bukan rahasia, bila Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M produksi PT PAL Indonesia sebagian akan dipasangi meriam Bofors 57 MK.3. Pihak BAE Systems, selaku produsen merilis kabar itu pada Agustus 2019, bahwa telah mendapatkan kontrak pengadaan empat unit Bofors 57 mm MK.3 untuk KCR-60M. Dan dari foto-foto yang beredar di jagad media sosial, diketahui PT PAL Indonesia telah memasang Bofors 57 MK.3 pada KCR-60M terbaru. (more…)
Sebagai kekuatan laut dengan populasi kapal perang terbesar di Asia Tenggara, TNI AL juga dikenal sebagai pengguna meriam produksi Bofors dalam jumlah yang tak sedikit. Meriam produksi Bofors (saat ini – BAE Systems Bofors) digunakan dalam beragam jenis dan kaliber oleh TNI AL, mulai dari kaliber 120 mm, 57 mm dan 40 mm, yang tersebar di kelompok Kapal Cepat Rudal (KCR), Kapal Cepat Torpedo (KCT) dan Landing Ship Tank (LST). (more…)