Tag: Airbus Defence and Space

TNI AU Dalami Kemampuan MRTT, Australia Siap Datangkan KC-30A Ke Indonesia

Walau hingga kini belum ada kabar mengenai kontrak pengadaan pesawat tanker multi role untuk TNI AU, namun TNI AU terus melakukan upaya persiapan agar kelak dapat mengawaki alutsista baru tersebut dengan baik. Seperti pada 6-7 Februari 2018, pihak AU Australia (RAAF) dan TNI AU menyelenggarakan program pelatihan Air to Air Refuelling Subject Matter Expert Exchange (AAR SMEE) di Jakarta. RAAF tergolong senior dan mitra terdekat dalam penggunaan pesawat tanker di kawasan, lantaran Negeri Kangguru ini telah mengoperasikan MRTT (Multi Role Tanker Transport) sejak Juni 2011. (more…)

Pesan Dua Unit, Indonesia Bakal Gunakan Airbus A400M untuk Operator Sipil

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah menunaikan setengah dari janjinya, pada Januari 2017 diwartakan Menhan telah menjatuhkan pilihan pesawat angkut berat pada Airbus A400M Atlas. Dan kabar tentang pengadaan Airbus A400M makin santer, setelah pilot TNI AU mulai dipersiapkan untuk menerbangkan pesawat turboprop buatan Airbus Defence and Space (ADS) ini. (more…)

Tantang Kedigdayaan Boeing 737 Series, Airbus A320Neo Siap Terjun Ke Segmen Pesawat Intai Maritim dan ISR

Lepas dari kecanggihan perangkat yang ada di dalamnya, salah satu kunci sukses pemasaran pesawat intai maritim PC-8 Poseidon dan AEW&C (Airborne Early Warning and Control System) E-7A Wedgetail adalah pemilihan platform pesawatnya. Dengan basis pesawat narrow body Boeing 737-700/800, negara pengguna akan lebih mudah dalam melakukan perawatan dan ketersediaan suku cadang yang melimpah. Tapi di pasar commercial narrow body, Boeing 737 series faktanya tak melenggang sendiri, dari Eropa ada Airbus A320 series yang populasinya juga sangat besar, termasuk di Indonesia, dan tentunya bersaing keras dengan penjualan Boeing 737. (more…)

AC-235 Gunship: Sang Penggebuk Berbasis Pesawat Angkut Sedang

Di Dubai AirShow 2017, Airbus Defence and Space (ADS) menampilkan pesawat C-295 versi Armed ISR (Intelligence Surveillance & Reconnaissance), karena ada embel-embel kata “armed” maka bisa dipastikan inilah gunship terbaru yang dirilis pihak ADS. Namun flashback ke tahun 2011, titisan dari senior C-295, yakni C/N-235 sudah mengangkasa sebagai gunship yang eksis di Timur Tengah, persisnya menyandang label AC-235. (more…)

Pentingnya Satelit Militer di Slot Orbit 123BT, “Karena Ruang Angkasa Adalah Zona Tanpa Kedaulatan”

Bila ruang udara (airspace) di Bumi adalah bagian dari kedaulatan suatu negara, maka berbeda dengan hukum di ruang angkasa (outer space), disitu tidak ada kedaulatan negara atas suatu wilayah di ruang angkasa. Siapa yang lebih dulu dan bisa ‘memanfaatkan’ akan memetik nilai strategis yang tak terhingga. Maka eksplorasi ruang angkasa, termasuk pengerahan satelit untuk berbagai misi seolah menjadi ajang lomba kepentingan bagi setiap negara. (more…)

Duh! Setelah KFX/IFX, Kini Giliran Pengadaan Satelit Militer Indonesia Dinilai ‘Bermasalah’

Setelah kabar proyek jet tempur KFX/IFX yang bikin geger beberapa hari lalu, warganet pemerhati alutsista kembali dibuat heboh dengan pemberitaan di salah satu harian nasional, poinnya mirip meski tidak sama, yakni terkait soal keterlambatan pembayaran, diwartakan bahwa Indonesia tak kunjung melakukan pembayaran uang muka untuk proyek pengadaan satelit militer dari Airbus Defence and Space (ADS). (more…)

Antara Menhan dan KSAU, Beda Pandangan Soal Pesawat Angkut Berat?

Perbedaan statemen dalam rencana pengadaan alutsista rasanya kerap terjadi. Seperti dalam rencana pengadaan pesawat angkut berat untuk kebutuhan TNI AU, bila Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu pada Januari 2017 telah memutuskan untuk membeli lima unit Airbus A400M Atlas senilai US$2 miliar, maka sebaliknya dari pihak user, yakni TNI AU lewat KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan justru pihaknya akan mendatangkan C-130J Super Hercules. (more…)

Menelusuri Jejak C-295 “Special Mission” Untuk Indonesia

Airbus Defence and Space (ADS) bisa dibilang manufaktur pesawat dan satelit yang cukup ‘terbuka’ berbagi info terkait produk yang dijajakannya. Tengok saja website airbusdefenceandspace.com, begitu menjelaskan tentang spesifikasi pesawat angkut, jet tempur, drone, sampai satelit. Terkhusus ke pesawat angkut sedang C-295, semua varian pesawat angkut yang juga digunakan Skadron Udara 2 TNI AU ini dijelaskan secara panjang lebar, kecuali C-295 varian SIGINT. (more…)

Dua Kali Disebut KSAU, Masa Depan Airbus A330 MRTT Bersinar di Indonesia

Meski statusnya belum mendapatkan kontrak pengadaan, namun Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport) tetap punya peluang kuat untuk diakuisisi TNI AU. Selain kompetitor di segmen pesawat tanker tidak sebesar kue di lini jet tempur, identitas Airbus A330 MRTT sudah disebut oleh dua Kepala Staf Angkatan Udara, sejak era KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (Tahun 2015), dan KSAU saat ini Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, terselip nama Airbus A330 MRTT sebagai salah satu alutsista yang akan didatangkan. (more…)