Tag: Airbus Defence and Space

Low CBR Test: Uji Take off and Landing Airbus A400M di Landasan Pasir

Adalah wajar bila setiap manufaktur pesawat angkut taktis/strategis mengedepankan bahwa produk yang mereka tawarkan punya kemampuan plus-plus. Selain handal dari aspek permesinan, endurance, payload, dan jarak jangkau, kriteria pesawat angkut militer juga harus mampu beradaptasi pada landasan yang tidak beraspal, makum misi militer menuntut pesawat angkut yang tangguh dan tidak ‘manja’ dalam gelar operasinya. (more…)

Airbus A400M RAF “Open Cockpit” di Lanud Halim Perdanakusuma

Setelah menjelajah lebih dari separuh putaran Bumi, pesawat angkut berat Airbus A400M milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force) resmi mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada hari Minggu (5/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Dan sehari sesudahnya, pesawat yang tiba dari Australia ini mengundang media nasional untuk melihat dari dekat sosok pesawat bermesin empat yang kondang berkat tampil dalam film Mission Impossible 5 “Rogue Nation.” (more…)

Senin 6 Maret, Airbus A400M RAF Unjuk Kebolehan di Lanud Halim Perdanakusuma

Bukan sekali saja Airbus A400M bertandang ke Indonesia, terakhir pesawat angkut berat produksi Airbus Defence and Space (ADS) ini mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada 23 Maret 2015, kala itu Airbus A400M berperan sebagai pesawat pendukung dan logistik pada kunjungan dua jet tempur Rafale Angkatan Udara Perancis. Dan ada kabar terbaru, rencananya pada hari Senin depan (6/3/2016), Airbus A400M milik AU Kerajaan Inggris (Royal Air Force) akan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma. (more…)

Akhirnya! Indonesia Putuskan Beli Lima Unit Airbus A400M Senilai US$2 Miliar

Selang sehari pasca pergantian posisi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), diperoleh kabar yang cukup menggembirakan seputar alutsista TNI AU. Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah menjatuhkan pilihan pesawat angkut berat untuk TNI AU pada Airbus A400M Atlas. Dalam rencana belanja alutsista di MEF (Minimum Essential Force) II periode 2015 – 2019 memang sudah disiapkan alokasi pembelian tiga unit pesawat angkut berat. Namun dalam rencana MEF II belum dijelaskan apa jenis pesawat tersebut. Dan berita terbaru sudah ada titik terang tentang berapa unit Airbus A400M yang bakal diakuisisi TNI AU. (more…)

Garap Proyek Satelit Militer Indonesia, Airbus Defence and Space Gandeng GigaSat

112309skynet02

Ada kabar terbaru terkait proyek satelit komunikasi militer untuk TNI, hari ini Airbus Defence and Space (ADS) dikabarkan telah resmi menggandeng GigaSat ke dalam program kemitraan penyediaan kanal untuk layanan Skynet-nya. GigaSat akan menawarkan layanan Skynet sebagai bagian dari portofolio komunikasi mobile dan fly-away-nya kepada pasukan Tentara Nasional Indonesia yang area operasinya termasuk ke dalam kawasan Asia Pasifik. (more…)

Eurostar E3000: Platform Satelit Komunikasi Untuk Militer Indonesia

eurostar-3000-picture-courtesy-of-european-space-agency-and-airbus-defence-and-space

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah menunjuk Airbus Defence and Space (ADS) untuk menggarap proyek satelit militer untuk Indonesia. Dan jika tiada aral melintang, di tahun 2019 tiga unit satelit sudah rampung dan selajutnya dapat diorbitkan ke luar angkasa. Namun pertanyaanya, tipe satelit apakah yang diakuisisi untuk kebutuhan strategis pertahanan militer Indonesia? (more…)

[Polling] Global 6000 Saab GlobalEye: Pesawat AEW&C Paling Ideal Untuk TNI AU

GlobalEye

Di level pemangku kebijakan, pembahasan tentang pengadaan pesawat intai, khususnya dari jenis AEW&C (Airborne Early Warning & Control) memang kurang greget, maklum fokus pengadaan matra udara masih berkutat di proses pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II yang tak kunjung rampung. Ditambah kabar pemangkasan anggaran pertahanan, menjadikan pengadaan pesawat intai seolah tenggelam. (more…)

Matangkan Kerjasama dan Penawaran A400M, Pimpinan Airbus Defence and Space Bertandang ke Indonesia

Fernando Alonso
Fernando Alonso

Dalam amanahnya, Presiden Jokowi telah meminta agar di tahun 2019 kesemua matra harus menunjukkan kerangka modernisasi alutsista. Di matra udara, selain kehadiran pesawat tempur generasi baru (pengganti F-5 E/F Tiger II), juga telah dicanangkan pengadaan rudal hanud jarak menengah, pesawat intai radar AEW&C (Airborne Early Warning and Control), pesawat tanker, dan pesawat angkut berat. Khusus bicara pesawat angkut berat, pilihannya sudah terfokus pada sosok Airbus A400M Atlas buatan Airbus Defence and Space. (more…)

2019! Satelit Militer Indonesia Resmi Mengorbit di Luar Angkasa

skynet-5_700

Betapa rawan Indonesia, negara dengan postur militer terbesar di kawasan Asia Tenggara, namun hingga kini belum juga mempunyai satelit khusus militer. Padahal negara tetannga, seperti Australia, Singapura dan Malaysia sudah mengorbitkan satelit militernya. Karena tiadanya satelit militer, TNI pernah menggunakan satu transponder Satelit Papala B4 milik PT Telkom. Satelit Palapa B4 dioperasikan pada tahun 1992 hingga berakhir pada tahun 2005. Terakhir ada BRIsat yang baru diluncurkan dan digunakan oleh Siskomsat (Sistem Komunikasi Satelit) TNI AL. (more…)