Pengadaan Kapal Induk eks ITS Giuseppe Garibaldi, Pemerintah Indonesia Beri Lampu Hijau Pinjaman Luar Negeri Senilai US$450 Juta

Apa yang diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, bahwa Indonesia akan diperkuat eks kapal induk Angkatan Laut Italia yang telah dipensiunkan (ITS Giuseppe Garibaldi), sepertinya mulai mendapat titik terang.

Baca juga: Dikunjungi KSAL, Kapal Induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi Akan Segera Dipensiunkan

Meski masih menanti kontrak pembelian, namun ada kabar menarik terkait pendanaan, yakni Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) telah menyetujui rencana pendanaan akuisisi kapal induk eks-Angkatan Laut Italia dengan pinjaman luar negeri.

Seperti dikutip Janes.com (19/9/2025), dokumen yang diberikan kepada Janes oleh sumber yang dekat dengan masalah ini menunjukkan bahwa rencana tersebut secara resmi disetujui dalam surat tertanggal 29 Agustus 2025,, yang dikirimkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy kepada mitranya di Kementerian Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin.

Sebuah lampiran yang menyertai surat tersebut menunjukkan bahwa BAPPENAS telah menyetujui jumlah pinjaman maksimum sebesar US$450 juta untuk mendanai akuisisi kapal induk tersebut dan untuk membeli peralatan yang diperlukan guna mendukung operasional kapal.

Pinjaman untuk akuisisi ini dapat bersumber dari lembaga kredit ekspor asing, kreditor bilateral, atau lembaga pemberi pinjaman swasta, sebagaimana tercantum dalam lampiran.

Selain akuisisi kapal induk eks-Italia, BAPPENAS juga telah menyetujui rencana Indonesia untuk mengakuisisi helikopter angkut dan utilitas baru dalam surat yang sama. Jumlah pinjaman maksimum sebesar US$250 juta telah disetujui untuk akuisisi helikopter angkut, sementara jumlah batas atas yang ditetapkan untuk akuisisi helikopter utilitas adalah US$300 juta.

Sehubungan dengan hal ini, BAPPENAS telah memasukkan ketiga program ini ke dalam daftar proyek prioritas yang disetujui untuk pendanaan asing. Meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit dalam lampiran, helikopter-helikopter baru ini kemungkinan akan dioperasikan dari kapal induk eks-Italia tersebut jika akuisisi terealisasi.

ITS Giuseppe Garibaldi adalah kapal induk dengan dek penerbangan pertama yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Italia. Kapal ini dibangun untuk mengoperasikan pesawat sayap tetap (fixed wing). Kapal induk ini mulai dioperasionalkan oleh Angkatan Laut Italia pada tahun 1985, dan ITS Giuseppe Garibaldi telah dipensiunkan oleh Angkatan Laut Italia pada 1 Oktober 2024.

Gantikan ITS Giuseppe Garibaldi, Italia Resmikan ITS Trieste – Kapal Induk Serbu Amfibi dengan Desain ‘Twin Island’

Untuk ukuran usia kapal induk, ITS Giuseppe Garibaldi masih belum terlalu tua, kapal induk ini diluncurkan oleh galangan Fincantieri Monfalcone pada 11 Juni 1983 dan masuk kedinasan Angkatan Laut Italia pada 30 September 1985. Dibangun oleh Fincantieri (d/h Italcantieri) di galangan kapal Monfalcone di Teluk Trieste, peletakan lunas pertama kapal ini dilakukan pada tanggal 26 Maret 1981.

Saat diperkenalkan, ITS Giuseppe Garibaldi digolongkan sebagai anti-submarine warfare carrier (ASW) dengan mengambil home base di Taranto, Italia.

Tergolong aktif dioperasikan oleh Italia dalam misi jarak jauh, menyiratkan ITS Giuseppe Garibaldi telah mendapatkan sejumlah modernisasi. ITS Giuseppe Garibaldi mengalami modernisasi pada tahun 2003 dan restrukturisasi besar-besaran pada tahun 2013.

Hari Ini 43 Tahun Lalu, Prototipe AV-8B Harrier II Terbang Perdana, Jet Tempur STOVL Battle Proven

Kapal induk ini dilengkapi dengan pesawat untuk operasional short take-off and vertical landing (STOVL) dan helikopter. ITS Giuseppe Garibaldi sejauh ini terlibat dalam operasi tempur udara di Somalia, Kosovo, Afghanistan dan Libya.

ITS Giuseppe Garibaldi disokong oleh empat turbin Fiat COGAG (Combined gas turbine and gas turbine) di bawah lisensi dari General Electric. Mesin turbin tersebut menawarkan tenaga berkelanjutan sebesar 81.000 hp (60 MW).Kapal induk ini memiliki kecepatan maksimum 30 knots dan dapat menempuh jarak 13.000 km pada kecepatan jelajah sekitar 20 knots.

[the_ad id=”77299″]

ITS Giuseppe Garibaldi dilengkapi dengan empat sistem rudal anti kapal Otomat Mk2 yang dipasang di buritan kapal (dilepas pada tahun 2003 untuk meningkatkan dek penerbangan dan komunikasi satelit) dan dua peluncur torpedo tiga tabung ILAS. Untuk pertahanan digawangi oleh dua peluncur SAM delapan sel yang menembakkan rudal SARH Aspide, dan tiga kanon Oto Melara Twin 40L70 DARDO Close In Weapon System (CIWS).

Dari spesifikasi, ITS Giuseppe Garibaldi dengan nomer 551 punya bobot mati 14.150 ton, panjang lambung 180, 2 meter dan lebar 33,4 meter. Kapal induk yang pernah jadi flagship Italia ini diawaki oleh 550 anak buah kapal, 100 staff dan 180 personel penerbangan. (Gilang Perdana)

HTMS Chakri Naruebet: Nasib Kapal Induk Yang Beralih Fungsi Jadi “ThaiTanic”

15 Comments