Rencana modifikasi kapal induk ringan KRI Sriwijaya (100) kembali menjadi perbincangan. Kapal ini disebut akan menggunakan produk dalam negeri, yaitu CMS Mandhala MK2 buatan PT LEN Industri sebagai “otak” kapal, serta akan diintegrasikan dengan drone tempur siluman Kizilelma dari Turki. Harapannya, kekuatan drone Indonesia bertambah dan daya gentar militer kita meningkat di mata dunia. (more…)
Pembicaraan mengenai kapal induk KRI Sriwijaya perlu dimulai dari ruang mesin. Berapa daya yang tersedia, berapa bahan bakar yang diperlukan, dan berapa biaya untuk menyesuaikan kapal tersebut dengan kebutuhan Indonesia? Setelah itu, pembahasannya harus sampai pada pertanyaan yang lebih mendasar: apakah kapal ini memperkuat kemampuan yang kita perlukan, atau justru mendorong anggaran dan cara berpikir pertahanan menyesuaikan diri dengan kapal yang telanjur dimiliki? (more…)
Resminya komisioning KRI Sriwijaya 100 (eks ITS Giuseppe Garibaldi) ke dalam jajaran Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL menandai babak baru hadirnya pangkalan udara terapung bergeladak penuh (flat-deck) di Indonesia. Kehadiran kapal induk ringan ini membuka ruang bagi pengembangan Penerbangan Angkatan Laut (Naval Aviation), lengkap dengan fasilitas geladak penerbangan, hanggar helikopter, serta potensi proyeksi kekuatan dari laut. (more…)
Peresmian kapal induk eks Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, menjadi KRI Sriwijaya 100 pada 24 September 2026 menandai babak baru dalam sejarah armada TNI AL. Namun, di balik seremonial berdirinya kapal induk pertama Indonesia ini, terdapat analisis teknis dan finansial yang sangat krusial dari purnawirawan perwira tinggi TNI AL, Laksda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto. (more…)
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Ke-81 tahun 2026 diwarnai oleh diskursus menarik mengenai arah penataan postur kekuatan laut Indonesia. Salah satu sorotan tajam datang dari tulisan kritis mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (KABAIS) TNI, Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B. Ponto, yang mengulas secara mendalam kehadiran KRI Sriwijaya 100 —kapal induk eks ITS Giuseppe Garibaldi asal Italia. (more…)
Langkah besar dalam sejarah alutsista Angkatan Laut Indonesia (TNI AL) memasuki babak baru. Galangan kapal raksasa asal Italia, Fincantieri, secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan BUMN perkapalan Indonesia, PT PAL Indonesia. (more…)
Sektor pertahanan maritim Indonesia mencatat sejarah baru seiring peresmian bekas kapal induk Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, menjadi kapal perang utama jajaran TNI AL dengan nama KRI Sriwijaya bernomor lambung 100 pada Kamis (24/9/2026). Dan guna memastikan kesiapan tempurnya di wilayah perairan Nusantara, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa KRI Sriwijaya 100 perlu segera menjalani proses modernisasi mendalam. (more…)
Kedatangan kapal induk eks-ITS Giuseppe Garibaldi (C551) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menandai tonggak sejarah baru bagi alutsista maritim Indonesia. Kapal induk hibah dari Pemerintah Italia tersebut dijadwalkan akan resmi menyandang nama KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 mendatang. (more…)
Selama puluhan tahun, TNI AL lebih berperan sebagai green-water force, dengan fokus operasional yang berpusat pada pertahanan perairan internal kepulauan daripada proyeksi kekuatan ke luar batas tersebut. Namun, akuisisi ITS Giuseppe Garibaldi – mantan kapal induk Angkatan Laut Italia – menandai pergeseran fundamental dalam doktrin kita. (more…)
Momen bersejarah bagi pertahanan maritim Indonesia makin dekat. Kapal induk eks-Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi (C551), dijadwalkan tiba di Jakarta pada 18 September 2026. Dalam pelayarannya menuju Tanah Air, kapal tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari dua fregat PPA (Pattugliatore Polivalente di Altura) terbaru milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321. (more…)